It’s Me: Finalis Miss Earth Indonesia 2018 – Kia

Nama Lengkap : Saskia Auruma
Nama Panggilan : Kia
Tempat, Tanggal Lahir : Jember, 16 Januari 1996
Umur dan Tinggi Badan : 22 tahun /169 cm
Pekerjaan : Reporter at Liputan6.com
Pendidikan : Sarjana Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Indonesia
Hobby : Olahraga, Scuba Diving, Travelling, Photography
Motto : keep believing in yourself and dream, because you are what you believing.
 
Prestasi dan Pengalaman Pembicara :
– Researcher at UI Go Green 2017
– Top 10 Duta Bahasa Prov. DKI Jakarta 2017
– Top 5 the most outstanding delegates on Youth Leadership Camp on Climate Change by UNESCO 2017
– Indonesian Delegates for World Youth Forum at Russia, 2017
– Awardee of CIMB Young ASEAN Leader at Malaysia, 2017
– Indonesian Delegates on International Youth Forum on Climate Change and Sustainable Development 2016
– Delegates of Youth For Change 2016
– Finalist of Miss Scuba Indonesia 2016
– Delegates of APUFY Youth Meeting and UN Annual Meeting 2016
– Delegates of Youth Action for Change, PLAN International Indonesia 2016
– Best Team of YSEALI Ecopreneurship, UNAIR,2016
– Delegates of YSEALI Biomarine Student Camp, 2015
– Delegates of Indonesia Environmental Summit, 2015
– Delegates of Future Leader Summit, Room Environmental, 2014
– First Place of Environmental Photography Challenge, Hegaswana 2013
– 3rd Place on Casual Fashion show, Jember 2012
– 1st Runner up on Kebaya Fashion show, Jember 2012
– Finalis Putri Lingkungan Hidup Jember 2012
– Delegates of Youth Forum on Climate Change (COP 13), 2007
 
Speakers experiences :
– Speaker on Akpro, 2016
– Speaker on BEAT programe faculty of Engineering, University of jember 2016 (about environmental)
– Sustainable Development Speaker on Indonesia Youth Action 13.0, Yogyakarta, 2017
– First Speaker at Gamabeta, Jember 2017
– Speaker at UI Youth Environmental Action 2016
– Speaker at LSPR Environmental Event 2018
1. Ceritakan singkat tentang diri anda ?
Saya Saskia Auruma, saya berasal dari Jember, Jawa Timur. saat ini kegiatan saya bisa dibilang sebagai seorang aktivis, utamanya aktivis lingkungan dan hak anak sejak tahun 2007 atau sejak kelas 1 SMP. Ketertarikan saya untuk menjadi seorang feminis dan environmentalis sebenarnya secara tidak sengaja, tetapi berkat ketertarikan dan ketekunan saya untuk terus bergerak dalam bidang ini mampu membawa saya berkeliling berbagai tempat secara gratis, dan sampai hari ini saya terus aktif dengan menjadi seorang Jurnalis di liputan khusus dan membuat organisasi yang bergerak dalam bidang sustainable development di kota kelahiran saya di Jember. Selain aktif sebagai aktivis saya sekarang juga aktif dalam bidang olahraga, utamanya olahraga lari dan scuba diving. Bisa dibilang saya sebagai pelari jarak jauh atau marathones atau terkadang trail running. Bisa dibilang saya cukup tomboi dan menyukai olahraga ekstrem juga.
 
2. Siapa sosok yang paling menginspirasi Anda ? jelaskan !
Nadine Chandrawinata ! Seorang mantan Puteri Indonesia yang saat ini aktif dalam penyelamatan lingkungan. Menurut saya dia salah satu orang yang mampu membuktikan bahwa Perempuan juga bisa kok sama seperti laki-laki, mendaki gunung, menyelam dan menjadi inspirasi. Selain itu Nadine juga sangat ramah dan membumi.
 
3. Apa menu healthy food yang menjadi favorite anda ?
Saya setiap hari mengkonsumsi pressed juice dan low sugar pancake, dimana pancake dibuat tanpa tepung dan gula, sehingga hanya menggunakan oatmeal atau pisang saja yang dihaluskan kemudian digoreng. selain itu saya suka buah-buahan serta fruit bowl.
 
4. Sebutkan salah satu olahraga favorite Anda dan kenapa memilih olahraga tersebut ?
Sebenarnya saya suka hampir semua olahraga, hanya saja saat ini saya suka lari. kenapa ya ? karena murah dan mudah, selain itu lari mengajarkan kesabaran dan banyak pelajaran hidup sih. terutama lari jarak jauh, awalnya kita senang nih, makin lama makin banyak tantangan utamanya dari dalam diri, mulai dari panas, capek, cidera, sampai heat stroke atau bahkan muntah dan pingsan. Terkadang juga rasanya ingin menyerah, menangis tapi di setiap jalan selalu ada yang menyemangati, dan rasanya ketika sampai garis finish dan mendapatkan medali itu sangat menyenangkan ! Bikin ketagihan sama rasa sakitnya dan mau terus berusaha lagi dan lagi. Hal itulah yang akhirnya membuat kita lebih menghargai proses dan perjalanan.
 
5. siapakah pelaku pageant favorite Anda dan mengapa ?
Anindya Kusuma Putri ! Dia adalah salah satu Puteri Indonesia yang saya sangat kagumi selain Nadine. Bisa dibilang dia itu inspirasi perempuan. Saya lihat dari awal dia terpilih yang dibully dan banyak sekali hatersnya, tetapi dia bisa membuktikan bahwa dia bisa dan mau terus berusaha. Selain itu Kak Anin juga Ramah dan sosok pemimpin yang sangat mengagumkan. Dia juga bisa melewati batas bahwa seorang Puteri bisa kok naik motor trail dari Malang ke Bromo, atau lari gunung dan marathon.
6. Destinasi wisata manakah yang Anda ingin kunjungi dalam waktu dekat? dan mengapa ?
Tanjung Puting, Kalimantan Selatan. Saya ingin belajar mengenai konservasi hutan dan orang utan disana. selain itu saya mau belajar mengenai kehidupan masyarakat adat Kalimantan. Inginnya sih semua bisa dikunjungi untuk bikin project film dokumenter kecil-kecilan tentang permasalahan lingkungan di Indonesia dari dana saya sendiri, doakan ya 🙂
 
7. Menurut Anda, apa masalah lingkungan terbesar di Indonesia sekarang ?
Polusi dan Sampah, karena dua hal ini disumbang oleh setiap individu yang ada di Indonesia dan masih belum ditemukan solusi terbaik di dalam mengatasinya. Banyak dari kita yang masih kurang sadar terhadap polusi gas rumah kaca yang kita hasilkan sehari-hari melalui aktivitas kita, bahkan kita diam di rumah pun bisa menyebabkan gas rumah kaca dengan penggunaan AC dan parfum semprot, selain itu sampah kita juga yang menumpuk atau kita bakar dapat merusak ozon lho. Untuk masalah sampah, di Indonesia sendiri merupakan negara penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia di bawah China, seremkan ? dan sebagian besar sampah ini kita buang ke laut dan tau dampaknya ? garam-garam yang kita makan mengandung partikel plastik serta banyaknya ekosistem laut yang mati karena sampah. Selain itu sampah yang ada di darat, jika diendapkan seperti di Bantar Gebang, akan menghasilkan gas metan yang berdampak buruk bagi ozon dunia.
 
8. seperti apa Anda melihat diri anda dalam 10 tahun kedepan ?
10 tahun berarti saya sudah umur 32 tahun. Saya melihatnya saya akan tetap berada dalam dunia lingkungan dan sudah menyelesaikan satu dokumenter lingkungan saya, kemudian saya juga telah menyelesaikan pendidikan S2 saya dalam bidang Ilmu Lingkungan. Saya sih melihatnya di umur 32 tahun saya sudah bekerja di United Nation of Environmental Programme atau UNEP dan sedang dalam penataan karir saya untuk menjadi Menteri Lingkungan Hidup.
 
Thank You Kia dan Yayasan El John Indonesia untuk kesempatan interview exclusivenya.
 
Editor: Aditiya Yasmin

Comments

comments