Wakil D.I Yogyakarta Meraih Juara Manhunt Indonesia 2018


Calvino-Cester-Manhunt-Indonesia-2018

Calvino Cester, Perwakilan D. I. Yogyakarta Juarai Manhunt Indonesia 2018
 
Malam final Manhunt Indonesia 2018 diadakan Sabtu, 15 September 2018 di De Majestic, Braga, Bandung. Dalam tahun kedua penyelenggaranya, GT organizer memilih 14 finalis dengan latar belakang yang beragam, mulai dari mahasiswa, entrepreneur, PNS, dan anggota kepolisian. 
 
Ke-14 finalis tersebut adalah, Calvino Cester (D. I. Yogyakarta), Rangga Dika (Kalimantan Barat), Akhsan Hariri (Banten), Puvenraj Gunasekaran (DKI1), Rhio Widodo (Jawa Tengah), Yoga Laksmana (Sumatera Utara), Andrean Louis (DKI2), Rian Anton (Jawa Timur), Putra Wira (DKI4), Paul Macney (Sulawesi Utara), Dika Vembriadi (Jawa Barat), Muchamad Arif (DKI5), Victor Satria (DKI3), dan Getar Saputra (Bengkulu).
 
Mereka tampil energik dalam opening dance, dilanjutkan sesi parade fashion show mengenakan busana batik dan pengumuman top 10 Manhunt Indonesia 2018. Kesepuluh kontestan tersebut yaitu D. I. Yogyakarta, Kalimantan Barat, Banten, DKI1, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DKI2, Jawa Timur, DKI4 dan Sulawesi Utara. 
 
Manhunt Indonesia 2018 dihadiri oleh 5 Dewan Juri dan mereka adalah Ilham (GT Organizer), Maurizka Khanza (Miss Earth Indonesia Water 2018), Lauwardy (Edulab), Roy Darmawan (Public Speaker), dan Hamzah (GT Organizer) yang bertugas menyeleksi top 5.
 
Hadir pula alumni pemenang tahun 2017, Abdul Qowi Bastian (Manhunt Indonesia 2017), Gogo Afwan (Mister Eco Indonesia 2017), Adjie Subing (top 15 dan best national costume Mister Model International 2018), dan Awi Chin (top 5 dan best national costume Mister Model of the World 2018). Mereka berempat menceritakan kenangan selama karantina setahun yang lalu dan pengalaman mereka bertanding di ajang international.
 
Akhirnya terpilihlah top 6 yaitu, D. I. Yogyakarta, Kalimantan Barat, Banten, DKI1, Jawa Tengah, dan Sumatera Utara (best favorit). Kembali dalam sesi ini keenam finalis mendapatkan pertanyaan dari public figure dan pelaku pageants.
 
Dewan juri berunding cukup lama, kemudian memutuskan Calvino Cester sebagai juara Manhunt Indonesia 2018. Terpilihnya Calvino memang sebuah kejutan, pemuda berusia 21 tahun dengan tinggi 183 cm ini sempat sakit saat preliminary traditional costume dan talent show. Ilham dari GT Organizer mengaku Calvino adalah sosok yang sangat mewakili Indonesia di ajang international.
 
“Penilaian bukan hanya di malam preliminary saja, tetapi juga saat masa karantina dan sesi deep interview, Calvino memiliki semua kriteria itu, yaitu dari segi fisik, brain, dan atittude sudah sangat pas untuk mewakili Indonesia di Manhunt International 2019″, ucap Mas Ilham usai acara.
 
Calvino mengaku bahwa ia sangat senang bisa terpilih sebagai Manhunt Indonesia 2018, untuk kedepannya ia juga akan melakukan sharing dengan alumni Manhunt Indonesia 2017 untuk mempersiapkan keberangkatannya di ajang international.
Calvino-Cester-Manhunt-Indonesia-2018
 
Berikut hasil malam final Manhunt Indonesia 2018:
 
– Manhunt Indonesia 2018: Calvino Cester (D. I. Yogyakarta) 
– 1st runner up Manhunt Indonesia 2018: Rangga Dika (Kalimantan Barat)
– 2nd runner up Manhunt Indonesia 2018: Akhsan Hariri (Banten)
– 3rd runner up Manhunt Indonesia 2018: Rhio Widodo (Jawa Tengah) 
– 4th runner up Manhunt Indonesia 2018: Puvenraj Gunasekaran (DKI1) 
– 5th runner up Manhunt Indonesia 2018: Yoga Laksmana (Sumatera Utara)
 
Top 10 Manhunt Indonesia 2018.
– Andrean Louis (DKI2) 
– Rian Anton (Jawa Timur) 
– Putra Wira (DKI4) 
– Paul Macney (Sulawesi Utara)
 
Spesial Awards Manhunt Indonesia 2018.
– Best Traditional Costume – Puvenraj Gunasekaran (DKI1)
– Best Ideal Body – Rian Anton (Jawa Timur)
– Best Talent – Paul Macney (Sulawesi Utara)
– Best Transformation – Andrean Louis (DKI2)
– Best Video – Rangga Dika (Kalimantan Barat)
– Best Favorit – Yoga Laksmana (Sumatera Utara)
– Best Photogenic – Akhsan Hariri (Banten)
– Best Intelegensia – Rhio Widodo (Jawa Tengah)
– Best Sporty – Getar Saputra (Bengkulu)
– Best Friendship – Victor Satria (DKI3)
 

Penulis : Irwansyah
Editor: Aditiya Yasmin & Muhammad Herry

Comments

comments