3 Fakta Unik Saat Thailand Menjadi Tuan Rumah Miss Universe

Thailand resmi menjadi ‘rumah’ bagi perhelatan Miss Universe 2018. Maka ini akan jadi kali ketiga bagi Negeri Gajah Putih sebagai tuan rumah ajang Miss Universe. Sebelumnya Thailand menjadi host di tahun 1992 dan 2005. Berikut beberapa trivia ajang Miss Universe di Thailand, termasuk 2018 Thailand resmi ditunjuk kembali sebagai tuan rumah.

1. 13 tahun sekali. Dengan tahun ini Thailand kembali menjadi tuan rumah, maka ini akan menjadi tradisi baru di mana Thailand menjdi tuan rumah berselang masing-masing 13 tahun: 1992, 2005 dan 2018.

2. Hanya 1 wakil Asia lolos ke semifinal. Di tahun 1992, hanya India, diwakili Madhu Sapre, yang berhasil lolos ke semifinal dan berhasil menjadi Runner-Up 2. Sementara itu, di 2005, Indonesia menjadi satu-satunya negara Asia yang lolos ke semifinal, saat Artika Sari Devi menjadi satu dari 15 besar terpilih (pada tahun 2005, Israel di kontes kecantikan dimasukkan ke wilayah Eropa).

3. Tuan rumah tidak lolos ke babak semifinal. Baik di 1992, yang diwakili Ornanong Payawong, dan 2005 yang diwakili Chananporn Rosjan, Thailand sebagai tuan rumah tidak berhasil masuk ke babak penyisihan awal. Namun demikian, di tahun 2005, Thailand sukses menjuarai Best National Costume award. Akankah Sophida Khanchanarin mematahkan ‘kutukan’ tersebut?

Dan berikut beberapa hal yang mungkin terulang di ajang Miss Universe tahun ini.

1. Another Miss World Top 5 to win Miss Universe? Di tahun 1992, Michelle McLean menjadi wakil Namibia pertama yang memenangkan Miss Universe. Sebelum menjadi Miss Universe, Michelle adalah 5 besar dan Runner Up 4 Miss World 1991. Tahun ini, Philippines diwakili oleh Top 5 Miss World 2016 dan kemungkinan Miss Universe digelar di negara yang sama dengan 1992. Akankah sejarah tersebut berulang?

2. Another semifinal spot for Indonesia? Seperti yang kita ketahui, di tahun 2005 Indonesia diwakili oleh gadis asal provinsi Bangka Belitung yang sukses lolos ke babak 15 besar Miss Universe. Tahun ini, Sonia Fergina Citra yang berasal dari provinsi yang sama, akan mewakili Indonesia di Miss Universe yang kemungkinan juga diadakan di Thailand. Akankah kita kembali mendapatkan posisi di 15 besar? Atau justru prestasi Sonia melebihi pendahulunya?

3. Another Top 10 finisher for USA? Di 1992 yang diwakili Shannon Marketic dan 2005 yang diwakili Chelsea Cooley, USA terhenti langkahnya di babak 10 besar. Apakah Sarah Rose Summers akan mengulang kejadian serupa, atau hasil berbeda akan Miss USA dapatkan di tahun ini?

Bagaimana menurut IP Friends?

Penulis : Andri Hermawan
Editor : Nursasongko

Comments

comments