Sosok Kartini Ada Didalam Diri Miss Earth Indonesia 2013 Nita Sofiani

nita1

Menyambut Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April, Miss Earth Indonesia 2013 Nita Sofiani merasakan, sosok Kartini ada dalam dirinya, seperti pelajaran hidup dari Papa, Saat mengikuti karantina Miss Earth International di Philippines tahun 2013, Sosok Kartini didalam keluarga, Berkat Kartini dari remaja sudah mulai belajar hidup mandiri, Kartini dan kesetaraan gender antara wanita dan pria.

Pelajaran hidup dari Papa:

Dalam hidup, saya banyak diajar oleh Papa saya yg memiliki background seorang pengusaha Chinese di kota Bandung. Beliau adalah seorang yg keras, tough dan selalu mengajarkan kepada saya bahwa seorang wanita harus bisa berdiri di kakinya sendiri. Hal itu selalu menempel di benak saya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Salah adalah hal yg wajar, asal dari kesalahan tersebut kita bisa belajar dan memperbaiki untuk menjadi lebih baik. Menjadi seorang wanita itu harus kuat, tegas, percaya diri dan pantang menyerah. Terkadang karena hal itu selalu menempel di benak saya, ketika saya sedang bekerja suka lupa waktu, sampai-sampai Papa saya selalu bilang “Badan Nita sih udah kaya besi dan baja aja, ga kenal cape. Tapi harus bisa sortir pekerjaan dan waktu juga supaya ga kecapean.”

Saat mengikuti karantina Miss Earth International di Philippines tahun 2013 yang lalu:

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, saya selalu berfikir ingin melakukan yg terbaik dalam berbagai hal. Setiap manusia tidak sempurna, setidaknya mencoba untuk melakukan yg terbaik. Jangan pernah setengah-setengah, harus 100% full usaha bahkan lebih. Selama ada usaha dan kerja keras yg maximal, hasil pun akan maximal.

Ketika di ajang International, Miss Earth 2013 di Phillipines, saya berhasil membawa 7 special awards.. Seru banget karena setiap harinya saya merasa harus berkompetisi. Berkompetisi ini ternyata bukan hanya dengan kontestan lain, tapi dengan diri sendiri. Ternyata, mengalahkan diri sendiri yg paling sulit, dimana pada saat saya kelelahan, kecapaian, mumet dan sebagainya harus tetap bisa tampil semaximal mungkin untuk mendapatkan hasil yg maximal, karena jujur kegiatan disana padat sekali dan sangat melelahkan.

nita

Sosok Kartini didalam keluarga :

Kartini.. Terngiang di dalam benak saya sejenak apa yg menarik dari dirinya yg harus diangkat dan berhubungan dengan kehidupan saya. Ya, ternyata ada beberapa point dari diri saya yg related dengan Kartini, salah 1 nya adalah dimana Kartini berada pada lingkungan yg sangat konservatif dan ingin membuat sesuatu perubahan dalam dirinya lewat pola pikirnya yg terbuka yg ia sharing bersama dengan temannya di Eropa.

Sama hal nya, saya berada di keluarga yg konservatif, memiliki banyak aturan yg menurut saya aturan tersebut bisa ditolerir seperti jam pulang malam saya diatur, karena peraturan di rumah saya, anak gadis jam malam maximal adalah 9 / 10 malam. Lewat dari itu, pintu rumah dikunci dan saya harus “mengemis-ngemis” kepada mama saya untuk membukakan pintu agar saya bisa masuk rumah.

Pola pikir seperti itu yg saya ingin bawa keluar dari keluarga saya. Saya selalu punya prinsip pada diri sendiri, pulang malam tidak masalah asal kita tahu kemana kita pergi dan bisa jaga diri sendiri. Selain itu, pengetahuan, jaringan dan emansipasi wanita yg Kartini perjuangkan yg saya lihat ternyata dalam kehidupan pribadi saya sangat berhubungan. Wanita harus bisa berdiri di kakinya sendiri, cerdas, mandiri dan harus berbeda dari orang lain. Itu point yg selalu ada di dalam benak saya dalam menjalani kegiatan sehari-hari.

Berkat Kartini dari remaja Nita mulai belajar hidup mandiri  :

Dari umur 16 tahun saya sudah mencari uang dimulai dari mengikuti sanggar / group tari, disana mendapatkan ilmu tari dan juga dibayar jika ikut perform di luar. Lalu ikut kegiatan modeling, pagar ayu hingga saya membuat bisnis sendiri sebagai Event Organizer, Makeup Artist dan saya juga menjadi seorang guru di tempat saya sekolah SMA. Banyak hal yg saya bisa pelajari dari setiap orang yg saya temui dan ternyata berbeda-beda. Jaringan..

Menurut saya, jaringan yg dibuat oleh Kartini sangat luar biasa. Ia pandai menggunakan situasi dimana ia memiliki banyak rekan di luar Negeri dan ia bisa mempromosikan sekolah yg ia buat hingga ke luar negeri. Jaringan sangat penting, kita tidak bisa hidup tanpa koneksi, buatlah hubungan yg baik dengan semua orang karena kita tidak akan pernah tahu suatu hari nanti mereka akan menjadi seseorang yg penting dan bisa membantu hidup kita di masa yg akan datang.

Kartini dan kesetaraan gender antara wanita dan pria :

Dan yg terakhir adalah emansipasi wanita. Ya, kesetaraan gender dengan pria dimana bukan merendahkan pria tapi kita memiliki kesamaan hak suara dan tidak bisa diperlakukan seenaknya oleh kaum pria. Ini yg sangat menarik karena tanpa saya sadari, sejak kecil saya melihat keluarga saya dimana mama saya sangat menurut dengan papa saya, dan saya mulai berfikir bahwa perempuan tidak selayaknya diperlakukan seperti itu. Kita bisa berharga tanpa harus mengikuti semua keinginan pasangan kita dari A-Z walaupun menurut kita itu adalah pendapat yg salah. Perempuan berhak memberikan hak suara pada saat menurut kita itu tidak benar dan mempertahankan suara tersebut jika memang itu bisa kita pertahankan. Jika memang kita benar, mengapa harus takut dan mengatakan kita kalah?

Kartini selalu ada didalam hatiku:

Menjadi seorang wanita itu harus tahu dimana kita harus sejajar dengan pria dalam mengemukakan pendapat, ide, pernyataan yang ada. Pada saat kita berada pada posisi di bawah pria bukan berarti kita kalah, tetapi kita tahu bagaimana memposisikan diri kita. Wanita itu harus cerdas, penuh dengan wawasan, tahu bagaimana bergaul dan menjaga hubungan baik dengan orang di sekitarnya. Wanita harus tahu bagaimana memposisikan dirinya, kapan mereka harus di atas, sejajar bahkan pada titik di bawah kaum pria. Mengetahui apa hak dan kewajiban mereka untuk menjalankan kodratnya sebagai wanita.

Penampilan luar tidak menjamin bahwa wanita itu cantik, tapi penampilan / bagian dalam wanita lah yg akan memancarkan kecantikan itu jika wanita itu. Cantik itu tidak hanya dimiliki sendiri, tapi harus dibagikan kepada semua orang. Selalu menjadi diri sendiri yg 100% dan original, lakukan yg terbaik untuk mendapat hasil yg maximal. Jadilah generasi muda khususnya wanita yg good quality inside and outside, selalu semangat dan totalitas pada saat muda untuk menuai pada hari tua dan pada saat gagal maju terus jangan pernah mundur  jadi  Selamat Hari Kartini! (is)

Comments

comments