Putri Pariwisata Indonesia 2015 Hadiri Nobar Gerhana Matahari Total

dikna-1

Indonesia adalah negara satu-satunya didunia yang akan dilewati Gerhana Matahari Total, fenomena alam yang terjadi GMT akan berlangsung selama 1 hingga 3 menit pada tanggal 9 Maret 2016.

Fenomena ini dapat disaksikan secara utuh di Palembang, Bangka Belitung, Palangkaraya, Balikpapan, Sampit, Luwuk, Ternate, Tidore, Palu, Poso dan Halmahera.

Ada beberapa kota yang juga dapat menyaksikan peristiwa ini. Namun hanya gerhana matahari sebagian saja yang dapat terlihat. Beberapa kota tersebut adalah Jakarta, Padang, Bandung, Surabaya, Pontianak, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Kupang, Manado dan Ambon.

Gerhana Matahari Total 2016 terjadi ketika piringan Bulan menutupi seluruh area piringan Matahari. Fenomena ini tidak akan terjadi di seluruh daerah. Fenomena ini merupakan potensi untuk meningkatkan pariwisata di Indonesia.

Sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2015 Dikna Faradiba berkesempatan hadir melihat secara langsung atas fenomena alam yang pernah terjadi pada 32 tahun lalu, pada tahun1983 dan peristiwa ini akan kembali terjadi pada tahun 2046.

Hari ini Dikna Faradiba sudah tiba di propinsi Bangka Belitung, Dikna mendampingi Arief Yahya Menteri Pariwisata dalam seminar “Gerhana Matahari Total dan Fenomena Alam” dan esok harinya jam 7 pagi di Tanjung Kelayang mendampingi Bapak Presiden Joko Widodo, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Dampak pariwisata khususnya diberbagai daerah mulai terasa dengan hadirnya wisatawan mancanegara dan dalam negeri, akibatnya hotel dan penginapan didaerah yang dilewati Gerhana Matahari Total sudah penuh.

Satu tips sederhana untuk menghindari kerusakan mata akibat radiasi inframerah yang memberikan efek panas pada mata dengan melihat secara langsung. Bisa melihat Gerhana Matahari Total dengan memakai kacamata khusus seperti kacamata 3D atau bisa juga melihat pantulan bayangan Gerhana Matahari Total dari permukan air.

Photo source Detik

(is)

Comments

comments