Lois Tangel Putri Pariwisata Indonesia 2016 Prihatin Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Lois Tangel Putri Pariwisata Indonesia 2017 turut hadir hari Rabu (21/7/2017) dalam Deklarasi Stop! Kekerasan, Eksploitasi dan Persekusi Pada Perempuan dan Anak bersama komunitas Torang Samua Basudara.

Turut hadir juga Prof. DR. dr. Vennetia Danes (Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian PPPA), Arist Merdeka Sirait (Ketua Umum Komnas Anak), Ratih Ibrahim (Psikolog) dan Kanit PPA Subit Renakta Ditreskrimum Polda Metrojaya AKP Endang Sri Lestari,SH, MSi, dipandu moderator Jeffry Waworuntu.

Sementara itu dalam talkshow tersebut Arist Merdeka Sirait selaku Ketua Umum Komnas Anak, menuturkan bahwa sejak tahun 2013 Indonesia mulai serius dilanda krisis kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Melihat langsung pernyataan Arist Merdeka Sirait tersebut, Lois Tangel merasakan bahwa deklarasi seperti itu sangat dibutuhkan untuk terus menyadarkan dan membangkitkan semangat wanita indonesia melawan kekerasan, eksploitasi, persekusi terhadap kaum perempuan. Bukan sekedar deklarasi tapi aksi nyata yang harus lebih banyak dilakukan.

Wanita yang akan mewakili Indonesia diajang Miss Tourism International 2017, 17 November – 7 Desember di Kuala Lumpur, Malaysia.

Memberikan pernyataan bahwa, tidak akan membiaran kebiasaan yang salah terhadap sebuah hal akan menjadi stigma pembenaran yang benar ditengah masyarakat.

“Komitmen aku tetap akan terus melakukan aksi nyata yang dimulai dari diri sendiri untuk terus menyuarakan bahwa saya menentang setiap tindak kekerasan, eksploitasi, dan persekusi terhadap perempuan dan anak”

Diakhir acara semua komunitas, pemerintah dari Sulawesi Utara dan pembicara membubuhkan tanda tangan, menyatakan sikap yang sama Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak.

Penulis : Irwansyah

Comments

comments