Surga Menanti Jangan Biarkan Al-Quran Tidak Dibaca

Surga-Menanti

Surga Menanti mengisahkan sepasang keluarga kecil muslim mempunyai seorang anak bernama Dafa (Syakir Daulay) bercita-cita menjadi seorang hafizh (penghafal) Quran.

Di saat keinginannya hampir tercapai, cobaan berat datang. Sang ibu, Humaira (Umi Pipiek Dian Irawati) mendapat vonis dokter menderita leukimia. Sang ayah, Yusuf (Agus Kuncoro) meminta Dafa untuk pulang dan menemani ibunya yang dalam keadaan kritis. Dafa terpaksa kembali ke rumah dan sekolah di kampungnya.

Bertempat di XXI Epicentrum, senin (30/5) press conference dihadiri seluruh pemain dan kru film. Umi Pipiek Dian Irawati, Agus Kuncoro, Syakir Daulay, Della Puspita, Astri Ivo dan Syech Ali Jaber.

Ada 2 pemain yang dimasa mudanya pernah mengikuti ajang model majalah remaja, Umi Pipiek Dian Irawati (finalis Cover Girl Aneka 1997) dan Della Puspita (finalis Cover Girl Aneka 1999) dan ditambah kehadiran semifinalis Puteri Muslimah Indonesia 2016 Rahayu Aftina.

“Filmnya ringan namun maknanya dapat banget ” jawab Della Puspita

Sementara itu Syech Ali Jaber (juri ajang hafizh) menuturkan keterlibatannya difilm ini karena film ini banyak mengandung hal positif bagi para penonton, tujuan utamanya adalah sebagai sarana syiar, ia ingin umat muslim terutama penghapal al-quran tuna netra, targetnya dari 37 ribu tuna netra yg ada (4ribu sudah mendapatkan al-quran breille) bisa mendapatkan al-quran breille digital.

CYMERA_20160531_093533

Peran sentral Menanti Surga jatuh kepada pemuda asal Aceh berusia 14 tahun, Syakir Daulay anak ke- 4 (empat bersaudara) kelahiran Bireuen, Aceh 10 Januari 2002. Menempuh pendidikan Daarul Qur’an Internasional, Tangerang.

Banyak prestasi yang sudah ia raih saat di Aceh maupun di Jakarta, di Aceh ia pernah menjadi Peserta Cilik Tilawah Anak-Anak Putra Seleksi MTQ Kecamatan Kota Juang Tahun 2008. Peserta Eksibisi MTQ Kabupaten Bireuen Tahun 2008. Peserta Eksibisi MTQ Provinsi Aceh Tahun 2009 (usia 7 tahun) dan di Jakarta Harapan I MTQ Cabang Tartil Prov. DKI Jakarta 2010. Juara I Loketa Tartil Putra antar SD Kec. Cilandak, Jaksel dan Juara 1 Audisi Azan Anak Indonesia Global TV. (Syakir Daulay menjadi pengisi suara azan magrib di Global TV dan Trans 7)

Saat prescon tersebut Syakir mengaku awalnya ia minder ditawarin bermain film, yang mana dalam pikirannya pemain film kebanyakan orang yang bukan dari kalangan santri, karena dorongan dari sutradara Hasto  Broto ia pun bersedia main.

“Ummi (Pipiek Dian Irawati) dan Abi (Agus Kuncoro) sangat membantu dalam hal akting mereka sudah seperti saudara” ungkapnya Syakir

Syakir sendiri diangkat menjadi anak asuh oleh Ustad Yusuf Mansyur pendiri Daarul Qur’an, pemuda berwajah tampan ini mempunyai hal unik, mampu menirukan logat ayah angkatnya dalam berceramah dan dikesempatan prescon tersebut ia juga membaca ayat suci al-quran secara langsung dengan suara indahnya dihadapan media.

Untuk soundtracknya berjudul Nasehat Bunda dinyanyikan oleh Illiza Saaduddin Djamal (Walikota Banda Aceh, NAD) judul awalnya Wasiat Bunda dengan memakai bahasa Aceh kemudian digubah kedalam bahasa Indonesia. Dengan mengambil lokasi syuting di Yogyakarta, Wonosobo, Cirebon, Banda Aceh dan Beijing (Tiongkok).

Banyak pesan moral yang terkandung dalam film Surga Menanti yang akan tayang 2 Juni 2016, salah satunya pesan dari Umi Pipiek Dian Irawati jangan biarkan Al-quran tidak dibaca, karena menjadi hafizh akan mendapatkan mahkota berkilauan dan dipadang mahsyar ia akan berbeda dengan manusia yang lainnya.

(is)

Comments

comments