Sarinah The Home Of Indonesia Heritage

sarinah

Mengenal Sarinah salah satu ikon gedung kota Jakarta yang tetap bertahan dari dulu sampai sekarang, ditengah serbuan berbagai mall, ia tetap eksis sampai saat ini.

Kunjungan KOPI bersama ibu Ira Puspadewi Direktur Sarinah pada hari kamis (28/1) dimulai dengan ramah tamah dan makan siang bersama di Ruang Tengah Cafe dan Restoran, wanita ramah memakai jilbab ini mengajak berkeliling Sarinah, menjelaskan sejarah Sarinah dari berawal dari Presiden Republik Indonesia pertama Ir. Soekarno yang meresmikan berdirinya Sarinah pada tahun 1968.

Berawal dari wanita bernama Sarinah yang dari muda mengasuh Soekarno, atas jasa beliau mengajarkan dan mencintai masyarakat dari berbagai golongan, memberikan padangan untuk mencintai masyarakat tanpa terkecuali. Karena beliaulah Soekarno ingin memuliakan nama beliau dengan meresmikan bangunan terkenal yang juga menjadi icon kota jakarta dulu dan sekarang.

Ada 400 ukm yang ada di Sarinah, sebagian besar berasal dari kaum perempuan, produk-produk yang diunggulkan adalah produk Indonesia, apalagi jika ada yang ingin mencari berbagai produk Indonesia dari berbagai daerah semua ada di Sarinah.

Salah satu tokoh dunia yang pernah mampir berkunjung ke Sarinah adalah Nelson Mandela.
Dalam usia 50 tahun tradisi dan mendidik oleh Ibu Sarinah, didirik dan dilakukan oleh 3 generasi direksi. 70 % UMKM di Sarinah dikepalai oleh perempuan.

Satu hal yang menarik, produk Indonesia yang hadir di Sarinah adalah produk baru dan lama, seperti produk dari Mustika Ratu, menurut Ibu Ira produk kecantikan dan jamu ini sudah ada sejak tahun 90an dan tetap setia memasarakannya di Sarinah.

Memasuki usia berdirinya Sarinah 50 tahun, Sarinah berbenah diri dengan mendekor berbagai display barang dengan suasana Indonesia, ada ukiran batik, untuk food court dan makanan juga mengalami perubahan, dimana banyak makanan Indonesia yang bisa dicicipi disini.

Sedangkan untuk pengunjung tidak mengargetkan siapa yang mau datang, siapa saja bisa berkunjung ke Sarinah, tapi ada juga wisatawan dari mancanegara, yang sering cukup hadir dari China, Jepang dan Korea, mereka suka mencari benda cinderamata seperti batik dan kayu gaharu, menurut kepercayaan mereka bagi siapa yang memakainya akan membawa energi positif.

Bagi Indonesian Pageants, Sarinah adalah tempat dimana team IP dan para pelaku pageants sering mengadakan kumpul bersama dan berbagai sharing.

Misi kedepannya ingin the global peace Indonesia. Selain produk teksil, kerajinan di Sarinah ada juga makanan khas Indonesia seperti Coklat, dimana Indonesia dikenal sebagai produsen Kakao terbesar ketiga didunia. Sarinah mengeluarkan tagline terbaru mereka dengan nama The Home Of Indonesia Heritage.

(is)