Puteri Indonesia 2015 Hari ke 8: Tetap Semangat!

cumi

Kegiatan karantina hari ke 8 ini dimulai dengan treatment di Taman Sari Royal Heritage Spa, Wahid Hasyim agar para finalis tampil segar dan maksimal. Setelah treatment dan kembali ke hotel, mereka mengikuti sesi oleh ketiga Puteri Indonesia tahun 2014, yaitu Elvira Devinamira, Elfin Pertiwi dan Estelita Liana. Mereka bertiga dengan penuh semangat bercerita mengenai pengalaman mereka selama menjadi Puteri Indonesia. Elvira juga berbagi tips, salah agar selama pembekalan tidak ngantuk, jangan menggunakan bulu mata yang tebal karena akan membuat mata menjadi berat. Selain itu selama mengikuti kompetisi internasional, sering-seringlah mengupdate media sosial agar kegiatan sehari-hari selama karantina bisa terekspose. Begitu pula dengan Eflin yang merasa bahwa pembekalan selama di Puteri Indonesia adalah satu hal yang bermanfaat untuk menjadi wakil di kompetisi internasional.

Kegiatan dilanjutkan dengan kelas koregrafi. Ya, semakin mendekati malam final, para finalis harus memantapkan kembali gerakan dan blocking panggung agar tampil maksimal. Panca Makmun selaku koreografer, senantiasa memberikan arahan dan masukan dengan sangat baik. Gerakan para finalis pun semakin baik dan tertata. Pada kelas koreo kali ini pun dilakukan simulasi pemilihan 10 besar, 5 besar hingga 3 besar dan pemahkotaan. Kejadian seru dan lucu terjadi saat simulasi pemahkotaan, di mana NTT, DKI 6 dan DIY menjadi 3 besar versi latihan. Ketika simulasi pemahkotaan, terjadi ‘drama’ rebut mahkota oleh seorang finalis. Drama ini tentunya hanya bercanda dan lucu-lucuan. Hiburan yang membuat para finalis tertawa terbahak-bahak. Di akhir kelas mereka pun saling berpelukan dan beristirahat sejenak menghadapi kelas berikutnya. Semangat Ladies!

Selanjutnya, beberapa finalis yang sudah memegang gelar kesarjanaan atau sudah selesai menempuh strata 1, mengikuti interview kandidat Puteri Indonesia Intelegensia 2015. Mereka yang berkesempatan mengikuti interview antara lain Stephanie Yoe (DKI Jakarta 5), Rebeka Steven (Bangka Belitung), Annisa Panjani (DKI Jakarta 6), Riri Ananingdyah (Banten), S Olvah Alhamid (Papua Barat), Laras Maranatha (Lampung), Dian Aryanti (Papua), Cania Marsha (DKI Jakarta 2), Apriliani Puspitawati (Sulawesi Tenggara), Fiona Rahmadita Anggreani (DKI Jakarta 4) dan Fahranissa Maimon (Sumatera Utara). Pemenang Puteri Indonesia Intelegensia akan diumumkan pada malam final Puteri Indonesia 2015 hari Jumat mendatang.

Kegiatan hari ini pun diakhiri dengan in-depth interview bersama para dewan juri. Ke 37 finalis Puteri Indonesia 2015 satu persatu masuk ke dalam ruangan interview dan menjelaskan kepada dewan juri mengenai diri mereka. Dewan juri terdiri antara lain Reza Rahadian, Petty S Fatimah, Dwiki Darmawan, Ibu Dwi Putri Yanthi, Ibu Kusumadewi, Bapak Mega Angkasa dan Ibu Putri Kuswisnuwardhani. Interview ini adalah salah satu dari beberapa rangkaian kegiatan karantina, yang akan menentukan siapa saja yang berhak untuk lolos ke babak 10 besar di malam final Puteri Indonesia 2015 nanti. So ladies, be yourself and do your best. Tetap semangat!

Comments

comments