Prestasi 3 Puteri Indonesia dan Kontroversinya

Anaz7

Keikutsertaan Indonesia diajang Miss Universe dimulai kembali era 2000an, hanya dalam 10 tahun Indonesia 3 kali berhasil masuk kedalam Top semifinalis Miss Universe, dimulai tahun 2005 waktu itu Indonesia diwakili Artika Sari Devi Puteri Indonesia 2004, Whulandary Herman Puteri Indonesia 2013 di Miss universe 2013dan Elvira Devinamira Puteri Indonesia 2014 di Miss Universe 2014-2015.

Perjalanan mereka dalam meraih prestasi di Miss Universe bukan terbilang mudah, banyak saja rintangan yang mereka hadapi, Bila di Bangkok, Thailand nama Artika mendapat pujian atas prestasinya, berbanding terbalik dengan di Indonesia sendiri. Penentangan terhadap keberangkatan Artika Sari Devi menjadi wakil Indonesia di Miss Unverse 2005 serta beredarnya foto bugil yang diduga mirip dirinya (aslinya adalah kontes Miss Tiffany/Transgender)

Kontroversi dan kesedihan Artika mengenai foto bugilnya mengundang banyak simpati dari semua kontestan. Salah satu dukungan yang mereka berikan adalah menjadi pagar betis ketika sesi swimsuit, untuk menghidari jepretan media. Selain itu keramahan dan tutur kata yang lembut membuat jatuh hati seorang wanita tua kepada Artika, nenek berusia 70 tahun itu datang dalam acara gala dinner yang diadakan dinas pariwisata Thailand dengan seluruh peserta Miss Universe 2005 menyerahkan langsung anting yang akan diberikan untuk Artika. Bersama cucunya, wanita tua yang duduk diatas kursi roda tersebut hanya ingin melihat Artika dari dekat dan memuji kecantikannya.

Whulandary Herman saat mengikuti Miss Universe 2013 di Rusia memikul beban berat karena whulan sendiri memang model terkenal yang rajin wara wiri di catwalk sebelum menjadi Puteri Indonesia.

Sementara itu Elvira Devinamira saat mewakili Indonesia di Miss Universe 2014-2015 Doral Miami Usa, juga mengalami hal yang sama, kasus foto mesra dengan ketua KPK Abraham Samad, bergulir panas dan banyak media baik cetak, elektronik hingga online  membahas hal tersebut, ini disangkut pautkan dengan kasus KPK dan Polri, kejadian ini tentu saja sangat menganggu keadaan Elvira saat dikarantina, dan para pakar telematika Abimanyu Wachjoewidajat ikut membahas hal tersebut, dengan kemampuannya Abimanyu menyatakan bahwa foto tersebut adalah palsu dan hasil rekayasa.

Dari 3 kontroversi tersebut, mereka pulang ke Indonesia dengan membawa kebanggan dan prestasi, Artika berhasil masuk kedalam Top 15 Miss Universe 2005 mengenakan gaun malam rancangan Kanaya Tabitha mengambil tema Glam Rock dan national costume rancangan Anne Avantie dengan tema gadis bali mendapat pujian dewan juri walaupun tidak meraih gelar.

Dilanjutkan Whulandary Herman berhasil masuk kedalam Top 16 Miss Universe 2013 dengan gaun malam rancangan Anaz Khairunaz dengan tema Java Blossom dan Runner Up 3 Best National Costume dengan tema Reog Ponogoro dirancang oleh desainer Yanuar Pribadi, Ning Hadiati dan Sri Uningsih.

Terakhir Elvira Devinamira berhasil meraih Top 15 Miss Universe 2014-2015 dengan gaun malam rancangan Anaz Khairunaz dengan tema Silent Maja dan Best National Costume Candi Borobudur “The Chronicle of Borobudur” rancangan Dynand Fariz dari Jember Fashion Carnaval.

(is)

Comments

comments