Press Conference Keberhasilan Elfin di Ajang Miss International 2014

dynand2

Keberhasilan Elfin Pertiwi Rappa Puteri Indonesia Lingkungan 2014 saat masuk kedalam Top 10 Miss International 2014 dan Best National Costume Miss International 2014, dilangsungkan press conference di lobby Graha Mustika Ratu, Jumat (14/11).

Turut hadir dalam prescon tersebut Putri K Wardani Founder Mustika Ratu, Wardiman Djojonegoro, Kusuma Dewi, Anaz Khairunaz, Dynand Fariz dan Ibunda Elfin. Elfin yang tampil cantik dengan gaun malam warna biru, karya Anaz Khairunaz bertemakan Blue Amazing, terinspirasi kebudayaan Sriwijaya.

“Sesama kontestan Miss International, banyak yang bilang gaun malam yang Elfin pakai sangat cantik dan bagus” ujar Elfin.

dynand

Sementara itu untuk National Costume Elfin yang bertemakan “Tale of Siger Crown”, yang dibuat oleh Dynand Fariz, siapa yang tidak kenal dengan pemuda yang sangat ramah tersebut, prestasinya di ajang Male Pageants sangat membanggakan.

Obert Sharon 1st Runner Up Best National Costume Manhunt International 2010 modifikasi modern dari pakaian adat Dayak Kalimantan, Thomas Sebastian The Best National Costume modifikasi dari pakaian adat Bali Mister International 2010, Johanica Yanuar The Best National Costume Manhunt International 2011 “Mystical Toraja”, Steven Yoswara 1st Runner Up Best National Costume Mister International 2011 bertemakan Unifying Garuda (Garuda Sang Pemersatu), Rikas Harsa Best National Costume Mister Universe Model 2011 King of Papua dan Albern Sultan 1st Runner Up Best National Costume Mister International 2013 Prince of Mentawai.

Keberhasilannya diajang Male Pageants, membuatnya ingin sekali memberikan karyanya kembali, tetapi untuk ajang Beauty Pageants, dan itu dibuktikan oleh Elfin dengan meraih Best National Costume Miss International 2014.

“Saya sangat bangga sekali, terima kasih kepada komunitas kami Jember Fashion Carnaval, selamat kepada Elfin, ini sejarah bagi saya, impian saya tercapai, tapi ini juga impian seluruh masyarakat Indonesia, semoga jejak Elfin diikuti Lily dan Vira, harapan saya saat peserta Indonesia yang mewakili ditingkat dunia adalah satu negara yang paling ditakuti National Costumenya dan itu yang saya impikan”. ucap Dynand Fariz sambil berlinangan airmata.

Menurut pengakuannya, Indonesia itu mempunyai ensiklopedi budaya yang bisa dijadikan National Costume, dan sangat berbeda dengan negara lain, dalam pengamatannya pemenang national costume negara itu lagi dan lagi serta bentuknya pasti karnaval. Dan bagi pemenang National Costume akan disimpan.

Terima kasih Elfin, Anaz, Dynand dan Yayasan Puteri Indonesia sudah memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Indonesia diajang Miss International 2014, setelah cukup lama Indonesia tidak dipanggil, terakhir kali saat Rahma Landy masuk Top 15 Miss International 2007.

(is/aj)

Comments

comments