Malam Seni dan Budaya Serta Busana Tradisional Puteri Indonesia 2016

bakat1

Puteri Indonesia tidak hanya dipilih dari kecantikan fisik semata, tetapi dari berbagai aspek seperti kemampuan atau bakat yang dimiliki. Seluruh finalis Puteri Indonesia 2016 mempertunjukkan bakat yang mereka miliki pada Malam Seni dan Budaya Puteri Indonesia 2016.

Acara yang dipandu oleh Sydney Amanda (PI 2014 DKI 6) dan Ayudya (PI Inteligensia 2011) berlangsung meriah pada hari Rabu, 17 Desember 2016 dari Studio 1 Indosiar, Jakarta.

Berbagai bakat yang menghiasi malam tersebut antara lain menari, menyanyi, baca puisi dan presenting / host yang harus ditampilkan hanya dalam waktu 3 menit untuk masing-masing finalis. Seluruh finalis berusaha memberikan penampilan terbaik walaupun terjadi kesalahan teknis seperti yang dialami oleh Felicia (Lampung). Namun, secara keseluruhan para penonton merasa terhibur oleh keanekaragaman bakat yang mewakili kebudayaan Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

bakat

Setelah seluruh finalis unjuk bakat, tiba saatnya untuk pemilihan busana tradisional terbaik. Seluruh finalis dipanggil ke atas panggung secara bergiliran dimana host memberi penjelasan sekilas mengenai detail busana tradisional tersebut seperti bahan dan filosofi yang terkandung di dalamnya. Sesi ini mengenalkan kita bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya dengan budaya yang patut kita banggakan.

Puncak acara tiba dengan pengumuman para nominasi untuk Puteri Berbakat dan Puteri Busana Tradisional Terbaik yaitu :

Nominasi Puteri Berbakat 2016 :

Ratih Anggraini (Sumatera Selatan)
Yulinar Pratiwi Arief (Sulawesi Selatan)
Kornelia Betsyeba (Kalimantan Barat)

Nominasi Puteri Busana Tradisional Terbaik 2016 :

Badzlina Sukmawati (Jawa Timur)
Yulinar Pratiwi Arief (Sulawesi Selatan)
Belda Amelia (Banten)

Para pemenang akan diumumkan pada malam final Puteri Indonesia yang akan diselenggarakan pada hari Jumat, 19 Feb 2016.

(is/lauw)