Kontroversi Ucapan Donald Trump Membuat Miss Universe 2015-2016 Makin Tidak Jelas Kepastian Penyelenggarannya

donald

Kontroversi ini bermula minggu lalu saat Donald Trump pengusaha kaya dan pemilik Miss Universe, mengatakan bahwa bangsa Meksiko sebagai bangsa kriminal, pemerkosa, dan pengedar narkotika. Pernyataan ini ia keluarkan sebagai kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik sebagai upaya untuk maju ke Gedung Putih 2016.

Buntut kontroversi tersebut, banyak pihak yang menghujat, menuntut mundur mengikuti ajang Miss Universe hingga pemutusan kontrak kerja sama, akibatnya Miss Universe 2015-2016 makin tidak jelas kepastian penyelenggarannya.

Dan berikut beberapa balasan terhadap ucapan Donald Trump yang IP rangkum dari berbagai sumber.

1. Meksiko jadi negara pertama yang mengumumkan boikot terhadap Miss Universe

Organisasi Nuestra Belleza Mexico melalui national director-nya Lupita Jones Miss Universe 1991 (Meksiko), mengumumkan bahwa Meksiko akan melakukan boikot dan tidak akan mengikuti Miss Universe 2015-2016 selama masih dipegang oleh Donald Trump. Mexico sendiri diwakili Wendolly Esparaza.

2. Univision putuskan kontrak dengan Miss Universe Organization (MUO)

Stasiun televisi Univision memutuskan kontrak penayangan final Miss USA dan Miss Universe terkait kontroversi pernyataan pemilik MUO, Donald Trump, mengenai kasus imigran Latin di Amerika. Sebagai stasiun televisi berbahasa Spanyol terbesar di Amerika, mayoritas penonton Univision adalah warga Amerika keturunan Latin yang merasa marah akibat pernyataan Trump tersebut.

3. Zuleyka Rivera tolak jadi juri Miss USA 2015

Miss Universe 2006 Zuleyka Rivera (Puerto Riko) memutuskan mundur dari posisi juri final Miss USA 2015 sebagai bentuk protes terhadap pemilik Miss Universe Donald Trump yang dinilai rasis terhadap warga keturunan Latin di Amerika, dan sejumlah artis/penyanyi Latina lainnya memilih mundur dari posisi juri, pembawa acara, dan pengisi acara final Miss USA 2015.

4. Alicia Machado menyebut Donald Trump sebagai “tikus NAZI” dan menyamakannya seperti Hitler

Miss Universe 1996 Alicia Machado (Venezuela) dalam Twitter-nya menyebut Donald Trump sebagai “tikus NAZI” dan menyamakannya seperti Hitler karena menyamaratakan bangsa Meksiko sebagai bangsa kriminal (menyerupai Hitler yang dulu memandang bangsa Yahudi sebagai bangsa rendah yang harus dimusnahkan).

5. Deborah Carthy Deu mendukung keputusan Univision membatalkan kontrak dengan MUO.

Sementara Miss Universe 1985 Deborah Carthy Deu (Puerto Riko) menyatakan dukungan penuh kepada keputusan Univision untuk membatalkan kontrak dengan MUO sebagai pelajaran berharga bagi Donald Trump agar lebih berhati-hati dalam berkata-kata di kemudian hari.

6. Satu-persatu sponsor meninggalkan MUO

Buntut dari statement Donald Trump terus berlanjut. Satu-persatu sponsor mulai menyatakan berhenti. Salah satunya Farouk System, Inc yang menaungi produk CHI memutuskan hubungan sponsorship kepada Miss Universe, Miss USA, dan Miss Teen USA. Farouk System merasa pangsa pasar Latin merupakan pangsa pasar yang besar bagi mereka dan turut menaikkan penjualan produk-produknya.

7. Solidaritas Latinas

Satu lagi wakil latinas di Miss Universe 2015-2016 yang mulai mempertimbangkan keikutsertaannya diajang kecantikan tersebut, Sara Guerrero Miss Universe Guatemala 2015, mengatakan mulai hari ini ia akan mempertimbangkan keberangkatannya dari kompetisi Miss Univese menyusul ucapan kontroversial yang dilakukan Donald Trump sebagai kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik terhadap Meksiko yang ia cap sebagai “penjahat dan penjahat”. Sc.ELNUEVODIA.COM

8. Host malam final Miss USA 2015 mundur

Sikap tegas terhadap pernyataan Donald Trump terus berlanjut. Kabar terbaru menyebutkan, Thomas Roberts dan Cheryl Burke mundur dari tugasnya sebagai host malam final Miss USA 2015.

(aw/is)

Comments

comments