Gresya Amanda Puteri Indonesia Pariwisata 2015 Tampil di Runway Indonesia fashion Week 2016

gresya-14

Indonesia Fashion Week hari ketiga, sabtu (12/3) masih dari JCC Senayan, dibuka dengan pagelaran fashion show dari Pemkab Gianyar Bali, menghadirkan tiga designer ada Bintang Mira, Tude Togog dan Tjok Abi, ketiganya menghadirkan kekayaan kain Bali yaitu Batik Bali.

Batik Bali sendiri sudah dikenal sejak tahun 70an dengan motif Barong yang sekarang sudah dikenal dimasyarakat Indonesia dan mancanegara, Batik Bali sendiri selain Barong pada era tahun 80an mulai menghadirkan motif-motif batik Bunga, Tarian dan Ukiran, untuk fashion show di Indonesia fashion Week 2016, ketiga designer tersebut fokus menghadirkan motif Poleng dan Patra.

Motif Poleng mempunyai makna tersendiri antara keseimbangan hitam dan putih, sendangkan motif Patra adalah motif ukiran khas Bali, bermain dengan warna kuning, hitam dan merah keemasan. Dalam persiapan untuk pagelaran ini, para designer mempersiapakan hampir satu tahun untuk design batik dan busananya selama dua bulan. Dengan menghadirkan 15 busana masing-masing dari tiga designer.

Acara dibagi pertiga season, sebelum season pertama dimulai, hadir para penari Bali dari ISI Denpasar Bali dibawah bimbingan Dosen, Cok Istri Putra Fatmini.

ika-pury

Mengangkat tema Gianyar Cultural Wonders, hadir dibangku penonton ada Kartika Pury Puteri Indonesia Kepulauan Riau 2014 dan Made Ika Kusuma Dewi Puteri Indonesia Bali 2014 dan pemenang best traditional costume Wajah Femina 2015.

Untuk dikalangan model ada Whulandary Herman, Laura Muljadi, Dominique Diyose dan pendatang baru di Indonesia Fashion Week 2016 yaitu Gresya Amanda Maaliwuga Puteri Indonesia Pariwisata 2015 dan best National Costume Miss Supranational 2015 membawakan busana karya designer Tjok Adi.

(is)

Comments

comments