From Beauty Pageants to Journalism

Tidak banyak pelaku pageant yang tertarik menekuni dunia jurnalis, dunia pencari berita dan mengabarkan informasi penting, aktual dan terkini.

Menjadi seorang jurnalis, harus siap dengan resiko kemana pun tempat yang dituju, mulai dari cuaca yang tidak menentu, kondisi di lapangan yang tidak pernah menentu.

Keuntungan menjadi seorang jurnalis banyak sekali, mulai dari merasakan ke tempat yang baru dan belum pernah dikunjungi, bertemu dengan narasumber dari berbagai bidang, menjadi orang pertama yang mendapatkan informasi penting dan kalau beruntung bisa bertemu dengan kepala negara dari berbagai negara.

Berikut 3 pelaku pageants pendatang baru yang serius menekuni profesi dunia jurnalis, mereka adalah :

1. Wan Aniska
Putri Pariwisata Indonesia 2014 Kepulauan Riau, Top 5 Miss South East Asean 2014 dan winner best national costume. Aniska makin serius menekuni dunia jurnalis, Wan Aniska bergabung dengan iNews. Beberapa foto kegiatan liputan di lapangan dari kebakaran, kebanjiran sampai kasus politik ia liput.

2. Ivhanrel Sumerah
2nd runner up Miss Indonesia 2017 dan best talent World Miss University 2016, serius terjun ke dunia jurnalis dan bergabung dengan CNN Indonesia.

3. Farhanissa Nasution
Puteri Indonesia Sumatera Utara 2014, usai pemilihan Puteri Indonesia 2015, Fani sebelum menjabat sebagai Puteri Indonesia Sumatera Utara 2014 ia memang sudah berprofesi sebagai jurnalis di Liputan6 SCTV. Di awal bulan November 2017 ia bergabung dengan CNN Indonesia. Pengalaman paling berkesan baginya adalah saat liputan ngunduh mantu pernikahan anak presiden Joko Widodo, yaitu Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution di Medan, Sumatera Utara.

“Awalnya saya ke Medan ingin bertemu keluarga, karena ditugaskan ya sekalian menyelam sambil minum air, menunaikan tugas keluarga saya sekaligus melakukan tugas negara”, jawabnya melalui perbicangan lewat telepon.

Penulis : Irwansyah
Editor: Aditiya Yasmin

Comments

comments