Anaz Khairunnas : RumahKu IstanaKu Berkarya

anaz

Tidak terasa hampir 10 tahun Anaz Khairunnas atau bisa disapa Anaz berkarya didunia pageants Indonesia, designer kondang langganan para Puteri dan Selebritis Indonesia ini, pada hari senin (20/6) mengundang Indonesian Pageants, untuk hadir dirumah atau tempat workshop terbarunya.

Bertempat di Jalan Hidup Baru 15 F, Fatmawati, Jakarta Selatan. Saat IP datang, Anaz sudah menyambut didepan pintu, seluruh ruangan berwarna putih, dengan dua dinding kaca besar, tampak hadir gaun Java Blossom dengan cantik dan anggun berdiri menyambut siapa saja yang datang.

Anaz mengawali kariernya didunia fashion designer tahun 2008, saat itu ia masuk sekolah mode LPTB Susan Budihardjo selama setahun, sejak tahun 2008 ia berkenalan dengan Indonesian Pageants dan menjadi bagian IP, melihat bakat Anaz didunia pageants, IP mulai memperkenalkannya kepada Yayasan Puteri Indonesia (YPI).

Anaz pertama kali membuatkan gaun malam untuk Zukhriatul Hafizah Puteri Indonesia Lingkungan 2009, yang dikirim ke Jepang mengikuti Miss International 2010, dengan prestasi Miss Friendship Miss International 2010. Berlanjut ke Liza Elly Puteri Indonesia Lingkungan 2011 dalam ajang yang sama tahun berikutnya.

Sukses dengan gaun pertama dan kedua, YPI mengajak Anaz membuatkan gaun untuk Maria Selena Puteri Indonesia 2011 di welcome dinner Miss Universe 2012, berwarna gold dengan bagian belakang terbuka, karya keduanya ini disukai fans pageants.

Tahun 2013 YPI mengandeng Anaz untuk gaun finalis Puteri Indonesia 2013. Mimpinya dari kecil membuat gaun untuk Puteri Indonesia di preliminary Miss Universe mulai datang, kembali YPI mempercayakannya.

Gaun Java Blossom ia buat dengan dengan sungguh-sungguh, seluruh cinta ia berikan, Anaz menghadirkan 80% perhiasan swaroski dan 20% mutiara. Gaun cantik berwarna putih di tidak diperkenalkan saat press conference keberangkatan Whulandary Herman Puteri Indonesia 2013 ke Miss Universe 2013.

IP yang hadir saat itu, dikasih lihat langsung Anaz saat dibackstage, gaun ini sengaja dirahasiakan dari publikasi media. Banyak yang bertanya-tanya kenapa dirahasiakan.

“Biar surprise, aku ingin gaun ini prestisius dipakai Whulan saat preliminary, ini mimpiku dari dulu” jawab pria kelahiran 14 Januari 1989, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

anaz-15

Benar saja, Java Blossom menuai pujian saat Whulandary Herman berhasil masuk top 16 Miss Universe 2013, yang diselenggarakan pada 9 November 2013 di Crocus City Hall di Moskwa, Rusia setelah terakhir Artika Sari Devi masuk top 15 Miss Universe 2005 di Thailand. Java Blossom menjadi hits, karya Anaz ini banyak mendapatkan pujian dari fans pageants dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Java Blossom dengan siluet, shaping memeluk tubuh ala mermaid dan aksen cutout di pinggang itu terlihat menyatu dengan Whulandary.

Paska Miss Universe 2013, pesanan mulai berdatangan menghampirinya, Miss Florida AS 2009 dan Miss Bahamas Universe 2011 Anastagia Pierre bahkan memesan gaun Anaz untuk pernikahan mereka. Anaz mulai dipercaya YPI kembali membuatkan gaun malam finalis Puteri Indonesia 2014, saat itu wakil Jawa Timur, Elvira Devinamira sebagai pemenangnya.

Silent Maja, berwarna putih perak, siluet mermaid tanpa lengan dengan potongan leher rendah untuk Elvira, kembali gaun ini mencuri perhatian fans pageants, dengan masuknya Elvira sebagai top 15 Miss Universe 2014 di Doral, Amerika Serikat. Elvira membawa banyak gaun karya Anaz, ada yang berwarna merah dan silver dipadukan merah untuk acara welcome dinner di Doral.

Tahun 2014 selain Elvira, Anaz merancang gaun untuk top 3 Puteri Indonesia 2014, ada Elfin Pertiwi Rappa Puteri Indonesia Lingkungan 2014 ke Miss International 2014 Jepang, gaun berwana biru tanpa lengan terlihat menyatu dengan membentuk siluet badan Elfin yang berhasil masuk top 10 Miss International 2014, dan gaun putih untuk Estelita Liana, Puteri Indonesia Pariwisata 2014 di Miss Supranational 2014 di Polandia.

Di tahun tersebut gaun Anaz juga dipakai Margenie Winarti 1st runner up Miss Earth Indonesia 2014 di Miss Grand International 2014, Bangkok, Thailand. Gaun mermaid berwarna orange dengan sisik emas dibagian bawah ini, kembali menjadi perbincangan fans pageants saat Margenie tampil di welcome dinner, diajang tersebut Margenie Winarti masuk top 10 Miss Grand International 2014.

Memasuki tahun 2015 Anaz, dipercayakan YPI kembali dengan membuatkan gaun merah dengan siluet mermaid, belahan dada rendah untuk Chintya Fabyola Puteri Indonesia Lingkungan 2015 ke Miss International 2015 di Jepang, dan dua gaun berwarna kuning dan merah untuk Gresya Amanda Puteri Indonesia Pariwisata 2015, gaun berwarna merah berhasil meraih Top 10 Best Evening Gown Miss Supranational 2015, Warsawa, Polandia.

Sementara untuk Anindya Kusuma Putri Puteri Indonesia 2015, Anaz hanya membuatkan beberapa gaun untuk karantina dan welcome dinner, tidak untuk malam final, gaun warna hitam dengan juntaian mutiara dipakai Anin saat sesi photoshoot profile finalis di Miss Universe 2015, Las Vegas, Amerika Serikat.

Gaun Anaz kembali meraih Best Evening Gown di World Beauty Queen 2015, Seoul, Korea. Saat itu Indonesia diwakili Yemima Cindy Maureen, gaun warna gold siluet mermaid tanpa lengan itu mencuri perhatian dewan juri dan terpilih sebagai gaun terbaik.

anaz-20

Untuk international ada jacquelyn April Miss Teen Florida 2015, Toria Nichole Miss Bahamas 2015 dan Tonie Chisholm Miss Cayman Islands 2015, keduanya membawa gaun Anaz dipreliminery Miss Teen USA 2015 dan Miss Universe 2015.

Anak bungsu dari dua bersaudara, pasangan perajin batik asal Sumenep, Madura. Ahmad Zaini dan Fauziah, tidak melupakan identitasnya sebagai fashion designer, tahun 2015 Anaz mengelar fashion show, awal tahun 2015 Fashion Show Martell’s 300th Anniversary di Hotel Kempinski, Anaz menjadi gong penutupnya, dan pertengahan tahun 2015 di Jakarta Fashion Food & Festival 2015, Kelapa Gading. Dua event fashion show ini dihadiri alumni Puteri Indonesia dan pecinta fashionista.

Memasuki tahun 2016 Anaz kembali dipercayakan YPI untuk membuatkan gaun opening 39 finalis Puteri Indonesia 2016, dan yang terbaru gaun Anaz dipakai Jade Cini 1st runner up Miss World Malta 2016.

Di penghujung tahun 2016 ada dua Puteri Indonesia yang akan berlaga diajang international, Anaz akan membuatkan gaun berwarna putih buat Felicia Hwang Puteri Indonesia Lingkungan 2016 ke Miss International 2016 di Jepang dan Ariska Putri Pertiwi top 5 Puteri Indonesia 2016 ke Miss Grand International 2016.

“Gaun untuk Felice dan Ika sudah ada konsep dan bahan materialnya, untuk eksekusi masih dalam proses” jawabnya.

anaz-21

Kedatangan ratu kecantikan dunia ke Indonesia, saat menghadiri malam final Puteri Indonesia, dari Olivia Culpo Miss Universe 2012, Gabriela Isler Miss Universe 2013, Paulina Vega Miss Universe 2014 dan Edymar Martinez Miss International 2015 tidak lupa Anaz membuatkan gaun cantik untuk mereka.

Nama Anaz tidak hanya dikenal kalangan beauty pageants, selebirities dan sosialita tanah air dan luar negeri mulai melirik memakai gaunnya, seperti Krisdayanti, Syahrini, Iis Dahlia, Julia Perez, Zaskia Gotix, Denada dan Farah Queen. Gaun couture dengan siluet pas body menjadi ciri khas Anaz, memasuki pertengahan tahun 2016 Anaz mulai mempersiapakan beberapa project terbarunya, salah satunya bridal gown dan gaun untuk finalis Miss World America 2016.

anaz-17

Pria yang pernah magang sebagai asisten desainer (alm) Adesagi. Tidak butuh waktu lama, pada 2010, Anaz mantap membuat label dengan namanya ANAZ. Dirumah yang sekaligus sebagai tempat workshopnya, Anaz memperkerjakan 12 karyawan dengan satu asistennya, Yopie Kurniawan yang sangat membantunya dalam berkerja dan menemui berbagai klien.

Anaz mengajak IP melihat seluruh isi ruangan, dari tumpukan dan gulungan kain brokat, ratusan mutiara diatas meja kerja, tempat menjahit, ruang fitting dan gaun-gaun saksi sejarah perjalanan kariernya didunia beauty pageants masih tersusun rapi.

Sore itu juga Anaz mengajak IP berbuka bersama, ia menyajikan nasi krawu makanan khas Surabaya, nasi putih hangat dengan lauk daging suwir dengan bumbu serundeng dibungkus dengan daun pisang ‘aroma’ harum daun pisang membuat IP team tidak sabar untuk segera menyantapnya saat adzan maghrib berkumandang. Tepat jam 9 malam IP pun pamit pulang.

“Terima kasih ya IP sudah mampir kerumah aku, karena IP saksi sejarah dimana aku memulai usaha ini dari nol dan IP yang memperkenalkan aku kedunia beauty pageants”

(is)