Miss Indonesia 2017 Leaderboard

Tahun ini adalah salah satu edisi paling kompetitif Miss Indonesia yang pernah ada. Berbeda dari edisi sebelumnya di aman hanya ada dua hingga tiga calon kuat juara, kali ini ada lebih dari lima nama yang IP lihat berpeluang besar menjadi juara. Di tengah persaingan yang semakin ketat ini IP memutuskan untuk mempertimbangkan bebrapa faktor dalam menyusun favorit IP ini. kriteria yang digunakan tentunya mengacu pada penilaian di Miss World yang mencari sosok yang paling lengkap untuk menjadi juara. Dan dari segala pertimbangan tersebut akhirnya pilihan IP jatuh kepada 15 nama berikut ini

Berikut daftar Leaderboard Miss Indonesia 2017

1. NUSA TENGGARA BARAT Achintya Nilsen

Mengembangkan platform dan audience untuk menyebarkan kesadaran tentang climate change dan ketidakadilan sosial, serta mendorong masyarakat untuk mengambil tindakan dan langkah konkrit adalah motivasi wanita kelahiran Denpasar, 1 Januari 1999 dalam mengikuti ajang Miss Indonesia 2017.

Wanita yang masih berstatus sebagai siswi kelas 3 Sekolah Menengah Atas ini mempunyai ketertarikan di bidang olahraga, berkat ketertariaknnya inilah Ia banyak menuai prestasi, yaitu Regional Finals Tennis 2009-2011, BSSA Soccer 15+ Girls 1st Place 2015, BSSA Volleyball 15+ Girls 1st Place 2014 & 2016. Selain di bidang olahraga, Ia juga berprestasi di bidang lainnya, seperti menjadi Delegate of Colombia BaliMUN III tahun 2013, Delegate of Ukraine BaliMUN IV tahun 2014, dan Delegate of Indonesia TAIMUN XIII tahun 2015.

Wanita yang piawai memainkan alat musik marimba ini aktif di berbagai kegiatan sosial, Ia pernah menjadi volunteer pada event-event kemanusiaan, kepedulian lingkungan dan pariwisata. “NTB merupakan provinsi yang membutuhkan pertumbuhan ekonomi. Harapan saya adalah untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat luas dengan cara mengkembangkan Sustainable Tourism beserta program-program lain yang langsung bisa dirasakan oleh masyarakat” ujar wanita yang akrab disapa Tya ini

2. DKI JAKARTA Rebecca Olivia

Wanita kelahiran Bekasi, 16 Maret 1998 ini piawai dalam memainkan alat musik harpa, saxophone, dan piano. Keahliannya dalam seni musik telah Ia buktikan dengan menorehkan prestasi pada ajang Singing and Song Writing Competition tingkat SMA pada 2011. Sejak belia, calon dokter muda yang tengah menjalankan masa studinya di fakultas kedokteran Universitas Krisda Wacana ini telah beberapa kali mencatatkan prestasi di bidang lainnya, seperti Winner of Spelling Bee Competition 3rd Grade, dan menjadi Duta Yayasan Apostel Bangun Bangsa.

Di tengah aktivitasnya yang padat sebagai mahasiswi, Ia masih menyempatkan diri untuk aktivitas pelayanan gereja dan kegiatan sosial lainnya, antara lain menjadi bagian dari kelompok mahasiswa peduli AIDS, anggota aktif dari yayasan non profit Apostel Bangun Bangsa, Yalensa dan Asian Medival Student Association (AMSA) divisi pengabdian masyarakat, menjadi ketua panitia dari Internationalisasi Papua 2016, menggalang dana untuk membangun sekolah di Papua, Kalimantan dan Kupang, menjadi bagian dari project menggali sumur di India, panitia daripada cope (chain of hope) AMSA, menjadi sukarelawan untuk mengajar di tanah merah bersama Yayasan Lentera Bangsa, menjadi ketua penggalang dana untuk membangun kembali panti asuhan bhakti luhur Tangerang yang digusur, dan sebagainya. “Banyak hal dan ide yang ingin saya lakukan, saya yakin dengan Ajang Miss Indonesia melalui Beauty With a Purpose saya dapat melakukan banyak hal yang bermanfaat bagi banyak orang” ujar wanita yang mengidolakan sosok Florence Nightingale ini

3. BENGKULU Astrini Putri

Bagi wanita cantik kelahiran Tasikmalaya, Maret 1993 ini, ajang Miss Indonesia memberikan kesempatan kepada wanita muda Indonesia untuk tidak hanya memiliki beauty atau kecantikan alami, tetapi juga brain, behaviour, believe and brave sehingga dapat berkontribusi secara nyata dan membanggakan nusa dan bangsa. Wanita kelulusan Universitas Negeri Jakarta Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris ini memiliki keterampilan di bidang seni tari, yaitu belly dance.

Pengalamannya menjadi Finalis Abang None Jakarta Pusat 2016 serta ajang pencarian model di salah satu majalah ternama, membuat Ia percaya diri untuk melangkah di Miss Indonesia 2017 mewakili provinsi Bengkulu. “Bengkulu memiliki banyak sekali pesona keindahanan alam yang belum diketahui masyarakat luas, misalnya saja keindahan Danau Mas Harun Bastari, kemudian pantai-pantainya yang terkenal dengan pasir putih dan halus, serta ombak yang tenang. Itulah gambaran pesona keindahan alam yang ada di Bengkulu yang layak dikenal masyarakat dunia” ujar wanita yang memiliki moto hidup ‘Man Proposes, God Disposes’ ini.

4. PAPUA Sara Gabriella Papare

Berlatarbelakang pendidikan sebagai lulusan Fakultas Kebidanan di Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura, membuatnya ingin menyuarakan pentingnya kesehatan ibu hamil dan kebersihan proses kelahiran bayi kepada masyarakat Papua yang masih kurang menyadari dan menyepelekan hal itu. Menurutnya, sebagian besar masyarakat pedalaman Papua masih banyak yang melakukan prosesi persalinan dengan cara tradisional yang dibantu oleh orang yang dianggap ahli dan mungkin belum tentu memiliki pendidikan dalam dunia kebidanan secara professional.

Selain itu, faktor kurangnya fasilitas dan mahalnya biaya rumah sakit bersalin masih sering terdengar. Melalui ajang Miss Indonesia 2017, wanita kelahiran Biak, 8 Januari 1995 ini berharap mampu menjadi langkah untuknya memberikan kontribusi positif untuk masyarakat, khususnya masyarakat pedalaman Papua. “Kesadaran akan kebersihan merupakan faktor penting dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas. Saya ingin turut berkontribusi membantu masyarakat dalam melahirkan generasi-generasi penerus yang suatu saat akan memimpin negeri ini” ujar Sara

5. JAWA TENGAH Dinda Saraswati

Sebagai mahasiswi hubungan internasional, kesadarannya tentang permasalahan yang ada di masyarakat, baik disekitarnya maupun dalam skala global semakin meningkat. Fakta bahwa Ia hidup di dunia ini tidak sendiri, membuat Ia ingin memberi sesuatu kepada orang lain, bukan sekedar secara material, melainkan memberi dampak dan inspirasi bagi mereka. Wanita pemilik postur tubuh tinggi 172 cm ini mempunyai hobi travelling, basket, lari, dan bersepeda. Berbagai prestasi telah Ia torehkan, mulai dari menjadi Finalis 50 Besar Duta Wisata Denok Kenang Kota Semarang 2016, 100 Unggulan Wajah Femina 2016, Runner up Miss Jateng Fair 2016, Top Model Look Celebrity Indonesia 2016, dan Favorite Group Winner Jateng Student Entrepreneurship Award 2013 – 2014.

Berstatus sebagai mahasiswi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro, Dinda sapaan akrabnya aktif di berbagai kegiatan sosial untuk berbagi dengan sesama. Mewakili Jawa Tengah di Ajang Miss Indonesia 2017, anak terakhir dari empat bersaudara yang sangat mengagumi sosok Emma Watson ini ingin memiliki peran untuk melestarikan budaya Indonesia dengan segala keanekaragamannya yang unik. “Melalui Miss Indonesia saya meyakini bahwa lingkup saya untuk berkembang menjadi lebih baik dan memberi pengaruh kepada sekitar saya akan sangat meluas, dan itulah yang benar-benar saya tuju” ujar Dinda

6. SULAWESI UTARA Ivhanrel Sumerah

Wanita pemilik postur tubuh jenjang dengan tinggi 168 cm ini memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk melangkah di Ajang Miss Indonesia 2017 berkat pengalaman dan prestasi yang telah Ia torehkan, mulai dari menjadi Keke Minahasa Utara 2012, 1st Winner News Anchor Competition 2014, 3rd Winner News Anchor Competition di salah satu TV Swasta Nasional, 1st Winner Jingle Competition Etude House Korea, Miss Earth Indonesia Favourite 2014, Miss Earth Indonesia Ecotourism 2014, hingga World Miss University Indonesia, Beijing 2015/2016.

Mahasiswi Program Studi Broadcasting di Binus University yang fasih berbahasa Inggris dan Bahasa Perancis ini memiliki usaha pakaian berbahan dasar bambu di Bali. Menurutnya produksi pakaian dari bambu lebih pro ekologi dan ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan baku lain seperti katun, polyester, dan rayon yang proses produksinya harus menebang lebih banyak pohon dan prosesnya yang terbilang sarat dengan kimiawi.

Vhanrel sapaan akrab anak sulung dari dua bersaudara ini aktif di berbagai kegiatan sosial, salah satunya adalah Ia pernah mengajar anak-anak di Papua. “Wanita-wanita Indonesia memiliki potensi yang sama besarnya dengan wanita-wanita dari negara lainnya untuk membuat suatu perubahan yang berguna bagi masyarakat. Selama tujuan kita mulia, selama itu juga kita tidak perlu ragu dan takut untuk merealisasikannya” ujar Vhanrel

7. RIAU Ade Aulia Rahma

Motivasi untuk menjadi inspirasi bagi wanita Indonesia serta mengenalkan ragam budaya, pariwisata dan bahasa yang ada di Indonesia, menuntun wanita cantik untuk melangkah di ajang Miss Indonesia 2016. Sebagai wakil dari Provinsi Riau, Ia ingin mengembangkan potensi Provinsi Riau di bidang budaya, dan pariwisata serta mengembangkan sektor ekspor dari sentra umkm. Bakatnya dalam bidang modelling dan presenter mengantarnya dalam memperoleh prestasi diberbagai ajang beauty pageant, lomba presenter, dan pencarian model nasional.

Sarjana sastra dari lulusan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya ini juga aktif diberbagai kegiatan sosial, antara lain Ia pernah mengikuti kampanye Clean Our Plate saat menjadi relawan AIESEC Winter Program di Malaysia 2016 dan menjadi relawan kampanye mengenai Stop Racial Discrimination bersama organisasi Do Something Malang.

Wanita yang memiliki motto hidup ‘The Best Revenge is to Improve Yourself’ ini sangat mengidolakan mengidolakan Emma Watson. Menurutnya selain sama-sama bergelar sarjana sastra, Emma Watson merupakan salah satu artis dengan potensi yang luar biasa pada saat berakting. “Yang dapat saya simpulkan bahwa sesungguhnya kecantikan harus selaras dengan potensi diri. Karena ilmu akan selalu melekat dalam diri dan akan selalu dapat menjadi manfaat bagi orang lain” ujarnya

8. BANTEN Givina Lukitadewi

Wanita kelahiran Bandung, 7 September 1996 ini mempunyai ketertarikan sejak SMA dalam dunia olahraga, khususnya Basket. Hal tersebut membawa Ia dan timnya menjuarai Ninety Cup basket putri tingkat SMA. Wanita yang kini berstatus sebagai mahasiswi di sekolah tinggi ilmu komunikasi Tarakanita Jakarta ini memiliki keterampilan dalam menyanyi dan menulis artikel, Ia juga sempat menjadi Finalis Duta Kampus. Anak bungsu dari tiga bersaudara yang akrab disapa Vina ini mempunyai visi untuk menjadi pribadi yang berguna serta menjadi inspirasi bagi orang lain terutama wanita Indonesia agar tidak pernah membatasi diri dalam berkarya.

Untuk menjalankan visinya, Ia mempunyai misi untuk membuat seminar-seminar yang bertemakan girls empowerment, dimana narasumber berasal dari wanita-wanita independen yang mampu bersaing dan tak takut untuk berkarya, membuat kegiatan sosial “share to care” di yayasan atau panti asuhan, dan memberikan edukasi dasar pada anak-anak jalanan sekaligus memberikan penyuluhan tentang bahayanya narkotika dan juga seks bebas. “Seseorang yang paling menginspirasi dalam hidup saya adalah ibu. Beliau adalah bumi dalam hidup saya, tempat untuk belajar banyak hal. Terutama dalam mengajarkan rasa tulus dan kejujuran. Tulus meringankan kita dalam melakukan segala sesuatu dan kejujuran membawa kita kepada kebaikan” ujar Givina.

9. KALIMANTAN UTARA Elisabeth Suryani

‘Be a change in the world. Dont let the world change you’ ini, Miss Indonesia bukan sekedar beauty pageant yang hanya melihat kecantikan luar, Miss Indonesia membuka kesempatan bagi wanita Indonesia yang cerdas, beretiket dan berpotensial untuk melelakukan suatu hal yg lebih dalam bentuk kegiatan sosial, kebudayaan, dan lainnya. Sebagai wakil Kalimantan Utara di ajang Miss Indonesia 2017, Ia ingin mengembangkan dan memperkenalkan pariwisata di Kalimantan Utara serta menggali potensi budaya, kreatifitas dan akademik anak Indonesia.

Mahasiswi jurusan pendidikan Bahasa Inggris di salah satu Universitas di Jakarta yang akrab disapa Elsa ini, mengagumi sosok Lady Catherine, The Duchess of Cambridge. Menurutnya, selain cantik beliau juga merupakan pribadi yang down-to-earth. “Saya sangat terinspirasi dari kegiatan-kegiatan sosialnya, beliau melalukan apa yang dia lakukan dengan sepenuh hati” ujar Elsa

10. KALIMANTAN BARAT Lisa Marie

Calon dokter gigi kelahiran Jakarta, 5 Mei 1994 ini tengah menjalankan studinya di Universitas Padjajaran. Cantik, cerdas, dan berjiwa sosial adalah gambaran untuk wanita yang akrab disapa Lisa ini. Berkat kecerdasannya, Ia sempat ditunjuk untuk menjadi delegasi UNPAD pada International Congress Oral & Maxillofacial Thailand 2016. Pada saat duduk dibangku SMA, wanita bertubuh jenjang dengan tinggi 172 cm ini juga berprestasi dalam bidang matematika, Ia pernah meraih Juara III lomba matematika tingkat Jabodetabek pada tahun 2010, dan terpilih menjadi delegasi sekolahnya pada Asean Mathematic Contest & Association Medical Student.

Tak hanya berprestasi di bidang pendidikan, anak sulung dari dua bersaudara ini juga berbakat di bidang modelling, Ia pernah menjadi semifinalis salah satu ajang pencarian model pada 2016. Sebagai wanita yang memiliki kepedulian sosial, Ia pernah menjadi ketua panitia dalam charity operasi bibir sumbing.

“Ajang Miss Indonesia adalah wadah untuk wanita muda Indonesia yang bercita-cita memberikan perubahan kecil untuk mengantar Indonesia menjadi bangsa yang besar” ujar Lisa

11. SUMATERA SELATAN Genesia Synclaire

Mengikuti ajang Miss Indonesia 2017 merupakan sebuah tantangan dan pengalaman sekali seumur hidup baginya. Melalui Miss Indonesia langkah dan kesempatan wanita Indonesia untuk menyuarakan perubahan positif pada skala yang lebih besar akan terbuka lebar. Ia ingin menjadi wakil pertama dari Sumatera Selatan untuk menjadi Miss Indonesia dan memberitahukan pada dunia permata tersembunyi dari pariwisata dan budaya Sumatera Selatan.

Mahasiswi program studi Mechatronics Engineering di Swiss German University ini telah meraih berbagai prestasi, antara lain menjadi Juara 3 Kompetisi Ekonomi Nasional UGM 2015, Award of Outstanding Performance, Indonesia Piano Competition 2015, Outstanding Cambridge Learner Awards, Joint Highest Mark In The World For Cambridge IGCSE Mathematics 2014. Wanita yang piawai dalam memainkan piano ini mengidolakan sosok Cinta Laura. Menurutnya Cinta Laura adalah sosok yang ambisius, perfeksionis, dan mencapai prestasi tinggi baik di bidang akademik dan industri hiburan. “Be a blessing to people on a large scale and inspire people to do the same” ujar Genesia

12. BALI Berlian Parimayuna

Calon dokter muda kelahiran Denpasar, 15 Februari 1996 ini tengah menjalankan studinya di Universitas Udayana. Kepeduliannya di bidang sosial menjadi latarbelakang cita-citanya menjadi seorang dokter dan mengambil jurusan kesehatan masyarakat.

Tak hanya peduli dibidang sosial, wanita bertubuh jenjang dengan tinggi 167 cm ini juga memiliki kepedulian di bidang budaya dan pariwisata, hal ini mengantarnya menjadi Runner Up 2 Teruni Jegeg Denpasar tahun 2013, Top 3 Putri Pariwisata Indonesia Provinsi Bali tahun 2016, Runner Up 1 Duta Endek Kota Denpasar 2016 dan berbagai prestasi di bidang lainnya. Wanita yang hobi travelling, juga memiliki bakat menari tarian tradisional Bali dan memainkan alat musik tradisional, yaitu Rindik.

Berlian, sapaan akrab anak pertama dari tiga bersaudara ini sangat mengagumi sosok Dian Sastrowardoyo. Menurutnya, selain cantik dan menarik, Dian Sastro memiliki banyak prestasi, berani tampil apa adanya, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. “Motivasi saya mengikuti Miss Indonesia adalah menjadi pribadi yang lebih baik dengan pengalaman yang saya dapatkan, memperbanyak relasi karena saya nantinya akan bertemu dengan teman-teman dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia, menambah wawasan mengenai Indonesia dan menjadi inspirator bagi masyarakat Indonesia, khususnya wanita Indonesia” ujar Berlian.

13. MALUKU Stela Natalia

Maluku merupakan salah satu Provinsi yang sangat kaya akan sumber daya alam, pariwisata dan juga budaya, tetapi masih sedikit orang yang mengetahuinya. Mewakili Maluku di ajang Miss Indonesia 2017 merupakan cara yang Ia fungsikan untuk mengekspose banyak hal Indah dari Maluku untuk Ia tunjukan kehadapan dunia, sehingga membuat masyarakat Indonesia dan dunia mengenal, merasa bangga, dan mencintai Provinsi Maluku.

Wanita yang telah lulus dari Universitas Negri Jakarta jurusan Art Education ini telah meraih berbagai prestasi, antara lain menjadi Mahasiswa Berprestasi Minat dan Bakat Fakultas Bahasa Dan Seni UNJ 2013, Delegasi Indonesia dalam kegiatan ASEAN Dance Education di China 2013, Juara 2 Lomba Tari Pekan Seni Daerah Jakarta 2013, Juara 1 Duta Pariwisata dan Budaya Daerah 2014, Juara 1 duta pariwisata dan budaya Provinsi 2015, dan Juara 3 Miss Sakura 2015. Wanita yang akrab disapa Stela ini sangat mengagumi sosok sang Ibu. “Beliau sosok yang kuat dalam merawat saya seorang diri. Membuat saya menjadi pribadi yang takut akan Tuhan, taat, mandiri, kuat dalam menghadapi cobaan dan rendah hati. Selama saya hidup saya hanya ingin membuat Beliau selalu bahagia” ujar Stela.

14. ACEH Sekar Audifa

Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik kelahiran Jakarta, 2 Juli 1994 ini mewarisi darah Aceh dari sang Ibu. Tumbuh dan besar di Jakarta, tak membuatnya lupa akan budaya orang tuanya. Disela-sela kesibukannya sebagai Mahasiswi tingkat akhir, Wanita yang akrab disapa Audifa ini memiliki keterampilan dan kegemaran menari Saman yang merupakan tarian khas Aceh.

Anak pertama dari dua bersaudara yang pernah menjadi finalis Abang None Jakarta 2015 ini siap mewakili Aceh dalam ajang Miss Indonesia untuk bisa lebih memperkenalkan budaya Aceh yang kental akan kereligiusannya. “Budaya dan agama harus berjalan seiringan, karena 2 unsur itulah yang akan selalu kita pegang teguh dalam mencerminkan jati diri kita sebagai Wanita Indonesia” ujar Audifa

15. BANGKA BELITUNG Mellisa Hendrawati

Memiliki bakat dibidang modelling, Mahasiswi semester 5 London School of Public Relations ini telah menuai berbagai prestasi sejak Ia kecil, mulai dari Juara 2 Pemilihan Bintang Cilik Jakarta Timur pada tahun 2000, hingga menjadi model diberbagai majalah ternama Tanah Air dan menjadi finalis diberbagai ajang kecantikan. Tak hanya berbakat dibidang modelling, Wanita kelahiran Jakarta, 13 September 1993 ini juga memiliki keterampilan dalam bidang bernyanyi dan melukis, Ia pernah meraih Juara 3 Lomba Melukis pada tahun 2006.

Menurut anak pertama dari tiga bersaudara yang juga memiliki hobi travelling ini, Bangka Belitung adalah negeri wisata bahari yang beraneka ragam suku dan budaya. Terciptanya kerukunan seperti simbol Serumpun Sebalai akan Ia bawa untuk mewujudkan perdamaian di tengah-tengah Indonesia. “Kegagalan adalah salah satu anak tangga menuju kesuksesan, tugas saya menghadapi tantangan dengan tenang, itulah motto dalam hidup saya” ujar Mellisa.
Nama-nama tersebut dipilih berdasarkan daftar prediksi kontestan yang unggul untuk setiap kriteria penilaian dari segi kecantikan wajah, postur tubuh, kemampuan catwalk, kemampuan komunikasi dan latar belakang prestasi. Untuk setiap kriteria Ip memilih sejumlah nama dan setelah nama-nama dari semua kriteria terpilih, IP melihat kontestan mana yang cukup unggul secara merata di setiap aspek dan layak menjadi paket lengkap untuk Miss Indoensia berikutnya.