5 Favorit Awal Karantina Miss Indonesia 2017 Pilihan IP

Setelah melihat hasil foto official dari 34 finalis Miss Indonesia 2017, inilah 5 kontestan yang menjadi favorit IP karena menurut kami mereka tampil paling fotogenik dan menarik di depan lensa kamera.

Peringkat 5
Bengkulu – Astrini Putri

Bagi wanita cantik kelahiran Tasikmalaya, Maret 1993 ini, ajang Miss Indonesia memberikan kesempatan kepada wanita muda Indonesia untuk tidak hanya memiliki beauty atau kecantikan alami, tetapi juga brain, behaviour, believe and brave sehingga dapat berkontribusi secara nyata dan membanggakan nusa dan bangsa. Wanita kelulusan Universitas Negeri Jakarta Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris ini memiliki keterampilan di bidang seni tari, yaitu belly dance.

Pengalamannya menjadi Finalis Abang None Jakarta Pusat 2016 serta ajang pencarian model di salah satu majalah ternama, membuat Ia percaya diri untuk melangkah di Miss Indonesia 2017 mewakili provinsi Bengkulu. “Bengkulu memiliki banyak sekali pesona keindahanan alam yang belum diketahui masyarakat luas, misalnya saja keindahan Danau Mas Harun Bastari, kemudian pantai-pantainya yang terkenal dengan pasir putih dan halus, serta ombak yang tenang. Itulah gambaran pesona keindahan alam yang ada di Bengkulu yang layak dikenal masyarakat dunia” ujar wanita yang memiliki moto hidup ‘Man Proposes, God Disposes’ ini.

Peringkat 4
Riau – Ade Aulia Rahma

Motivasi untuk menjadi inspirasi bagi wanita Indonesia serta mengenalkan ragam budaya, pariwisata dan bahasa yang ada di Indonesia, menuntun wanita cantik untuk melangkah di ajang Miss Indonesia 2016. Sebagai wakil dari Provinsi Riau, Ia ingin mengembangkan potensi Provinsi Riau di bidang budaya, dan pariwisata serta mengembangkan sektor ekspor dari sentra umkm. Bakatnya dalam bidang modelling dan presenter mengantarnya dalam memperoleh prestasi diberbagai ajang beauty pageant, lomba presenter, dan pencarian model nasional.

Sarjana sastra dari lulusan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya ini juga aktif diberbagai kegiatan sosial, antara lain Ia pernah mengikuti kampanye Clean Our Plate saat menjadi relawan AIESEC Winter Program di Malaysia 2016 dan menjadi relawan kampanye mengenai Stop Racial Discrimination bersama organisasi Do Something Malang.

Wanita yang memiliki motto hidup ‘The Best Revenge is to Improve Yourself’ ini sangat mengidolakan mengidolakan Emma Watson. Menurutnya selain sama-sama bergelar sarjana sastra, Emma Watson merupakan salah satu artis dengan potensi yang luar biasa pada saat berakting. “Yang dapat saya simpulkan bahwa sesungguhnya kecantikan harus selaras dengan potensi diri. Karena ilmu akan selalu melekat dalam diri dan akan selalu dapat menjadi manfaat bagi orang lain” ujarnya

Peringkat 3
Bali – Berlian Parimayuna

Calon dokter muda kelahiran Denpasar, 15 Februari 1996 ini tengah menjalankan studinya di Universitas Udayana. Kepeduliannya di bidang sosial menjadi latarbelakang cita-citanya menjadi seorang dokter dan mengambil jurusan kesehatan masyarakat.

Tak hanya peduli dibidang sosial, wanita bertubuh jenjang dengan tinggi 167 cm ini juga memiliki kepedulian di bidang budaya dan pariwisata, hal ini mengantarnya menjadi Runner Up 2 Teruni Jegeg Denpasar tahun 2013, Top 3 Putri Pariwisata Indonesia Provinsi Bali tahun 2016, Runner Up 1 Duta Endek Kota Denpasar 2016 dan berbagai prestasi di bidang lainnya. Wanita yang hobi travelling, juga memiliki bakat menari tarian tradisional Bali dan memainkan alat musik tradisional, yaitu Rindik.

Berlian, sapaan akrab anak pertama dari tiga bersaudara ini sangat mengagumi sosok Dian Sastrowardoyo. Menurutnya, selain cantik dan menarik, Dian Sastro memiliki banyak prestasi, berani tampil apa adanya, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. “Motivasi saya mengikuti Miss Indonesia adalah menjadi pribadi yang lebih baik dengan pengalaman yang saya dapatkan, memperbanyak relasi karena saya nantinya akan bertemu dengan teman-teman dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia, menambah wawasan mengenai Indonesia dan menjadi inspirator bagi masyarakat Indonesia, khususnya wanita Indonesia” ujar Berlian.

Peringkat 2
NTB – Achintya Nilsen

Mengembangkan platform dan audience untuk menyebarkan kesadaran tentang climate change dan ketidakadilan sosial, serta mendorong masyarakat untuk mengambil tindakan dan langkah konkrit adalah motivasi wanita kelahiran Denpasar, 1 Januari 1999 dalam mengikuti ajang Miss Indonesia 2017.

Wanita yang masih berstatus sebagai siswi kelas 3 Sekolah Menengah Atas ini mempunyai ketertarikan di bidang olahraga, berkat ketertariaknnya inilah Ia banyak menuai prestasi, yaitu Regional Finals Tennis 2009-2011, BSSA Soccer 15+ Girls 1st Place 2015, BSSA Volleyball 15+ Girls 1st Place 2014 & 2016. Selain di bidang olahraga, Ia juga berprestasi di bidang lainnya, seperti menjadi Delegate of Colombia BaliMUN III tahun 2013, Delegate of Ukraine BaliMUN IV tahun 2014, dan Delegate of Indonesia TAIMUN XIII tahun 2015.

Wanita yang piawai memainkan alat musik marimba ini aktif di berbagai kegiatan sosial, Ia pernah menjadi volunteer pada event-event kemanusiaan, kepedulian lingkungan dan pariwisata. “NTB merupakan provinsi yang membutuhkan pertumbuhan ekonomi. Harapan saya adalah untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat luas dengan cara mengkembangkan Sustainable Tourism beserta program-program lain yang langsung bisa dirasakan oleh masyarakat” ujar wanita yang akrab disapa Tya ini

Peringkat 1
Papua – Sara Gabriella Papare

Berlatarbelakang pendidikan sebagai lulusan Fakultas Kebidanan di Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura, membuatnya ingin menyuarakan pentingnya kesehatan ibu hamil dan kebersihan proses kelahiran bayi kepada masyarakat Papua yang masih kurang menyadari dan menyepelekan hal itu. Menurutnya, sebagian besar masyarakat pedalaman Papua masih banyak yang melakukan prosesi persalinan dengan cara tradisional yang dibantu oleh orang yang dianggap ahli dan mungkin belum tentu memiliki pendidikan dalam dunia kebidanan secara professional.

Selain itu, faktor kurangnya fasilitas dan mahalnya biaya rumah sakit bersalin masih sering terdengar. Melalui ajang Miss Indonesia 2017, wanita kelahiran Biak, 8 Januari 1995 ini berharap mampu menjadi langkah untuknya memberikan kontribusi positif untuk masyarakat, khususnya masyarakat pedalaman Papua. “Kesadaran akan kebersihan merupakan faktor penting dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas. Saya ingin turut berkontribusi membantu masyarakat dalam melahirkan generasi-generasi penerus yang suatu saat akan memimpin negeri ini” ujar Sara

Bagaimana dengan IP Friends sendiri, siapakah kontestan Miss Indonesia 2017 yang menurut kalian tampil paling fotogenik di foto official ini?

Penulis : Wenxi
Source : Miss Indonesia

Comments

comments