Interview dengan Grand Finalist L-Men of the Year 2014 Romadhona Akram Nas

Wawancara dengan Romadhona Akram Nas, wakil Kalimantan Tengah di ajang L-Men of the Year 2014. Baca selengkapnya di bawah ini!

ROMA

Biografi
– Nama Lengkap : Romadhona Akram Nas
– Tempat / Tanggal Lahir : Pekanbaru, 11 April 1990
– Tinggi / Berat Badan : 173 cm / 65 kg
– Profesi : Karyawan Swasta
– Hobi : travelling, olahraga, bersosialisasi, diving, snorkeling
– Pendidikan Terakhir : S1 Ekonomi
– Lagu Favorit : “You Make Me Smile” (Dave Koz)
– Musisi Favorit : Judika
– Film Favorit : “Mean Machine”
– Aktor Favorit : Angelina Jolie

– Prestasi :
Juara 1 Lari Estafet 4 x 100 meter Putra Nasional
Juara 3 Lari Cepat 80 meter Putra Nasional
Juara Harapan 2 Lomba Tarik Suara (Karawitan) se-Bandung
Juara 3 Kejuaraan Sepakbola Tingkat SMP se-Pekanbaru
Juara 2 Kejuaraan Sepakbola Tingkat SMP se-Pekanbaru
Juara 2 Liga Basket Tingkat SMP se-Pekanbaru
Juara 1 Liga Basket Tingkat SMU se-Pekanbaru
Juara 1 Kejuaraan Futsal Kutai Kertanegara Cup

roma3

Ceritakan tentang siapa diri Anda dan apa yang menarik dari Anda!
Saya terlahir 24 tahun silam, dari keluarga Melayu dan Sunda. Saya anak ketiga dari lima bersaudara.
Saya menyelesaikan pendidikan studi Strata 1 di Universitas Islam Indonesia Fakultas Ekonomi di Yogyakarta. Aktif dan berprestasi di bidang olahraga sejak di bangku sekolah. Sekarang saya bekerja di sebuah perusahaan Finance dan telah menimba pengalaman di berbagai daerah di Indonesia.
Yang menarik dari saya adalah bakat dan minat saya bidang olahraga yang menjadikan saya orang yang memegang teguh arti sportifitas dalam hal-hal yang saya kerjakan (baik di dalam maupun di luar lapangan). Mudah berteman dan berusaha untuk selalu bertukar pikiran serta inspirasi di lingkungan yang saya tempati. Saya juga selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik dalam kehidupan dan kompetisi yang saya ikuti dengan memberikan dan mengerahkan segala kemampuan saya untuk menjadi pemenang dan yang terbaik. Karena jika kita bisa menjadi nomor satu, mengapa kita harus mau untuk menjadi yang kedua dan seterusnya.

Apa kutipan pribadi Anda atau moto yang Anda jadikan motivasi hidup Anda?
Hidup hanya sekali, lakukan dan berikanlah yang terbaik, dalam kehidupan jangan melihat ke atas, lihatlah ke bawah masih banyak orang yang di bawah kita. Syukuri apa yang kita miliki dan bantulah mereka (yang ada di bawah kita) semampu kita.

Ceritakan pengalaman paling lucu yang pernah Anda alami!
Semasa kecil di supermarket, saya berlari ke seseorang yang saya kira adalah Ibu saya, lalu saya langsung memeluknya. Ternyata yang saya peluk itu adalah orang lain. Saya keliru mengenali Ibu saya dikarenakan baju yang dikenakannya hampir menyerupai baju yang dikenakan Ibu saya dan saat ini saya terlalu asyik lari ke sana ke sini, maklum masih kecil … he he he.

Bagaimana Anda melihat diri Anda sepuluh tahun dari sekarang?
Saya akan menjadi figur seorang ayah yang bertanggung jawab untuk anak dan istri saya, menjadi sosok abang atau kakak yang baik untuk adik-adik saya serta membesarkan mereka, karena saat ini sudah waktunya orang tua saya menikmati masa tua mereka, dan menjaga serta merawat kedua orang tua saya yang telah memberikan yang terbaik untuk saya.

roma5

Bila Anda harus memilih satu tahun yang paling berkesan dari semua tahun yang pernah Anda jalani dalam hidup Anda, tahun berapakah yang Anda pilih, dan mengapa?
Tahun 1995, karena pada tahun tersebut keluarga saya masih berkumpul dengan lengkap.

Jelaskan apa makna kata “invincible” bagi Anda dalam lima buah kata saja!
Berani, kuat, tangguh, pantang menyerah, dan tak terkalahkan.

Potensi terbesar apa yang Anda miliki yang menurut Anda dapat menjadi inspirasi bagi orang lain yang melihatnya?
Kemampuan / keahlian dalam hal olahraga serta gaya hidup sehat yang saya jalankan, dan kemampuan interaksi bersosialisasi membangun pertemanan yang baik di lingkungan tempat tinggal saya sehingga saya dapat lebih menginspirasi lingkungan di sekitar saya.

Keterbukaan sosial media dapat membantu Anda untuk menyebarkan inspirasi, namun di sisi lain keterbukaan sosial media dapat mengganggu kehidupan pribadi Anda juga. Bagaimana Anda menyikapinya?
Saya menyadari, ketika kita mengambil suatu tanggung jawab dan amanah yang bersifat untuk publik, maka ada konsekuensi yang harus selalu kita jaga dan perhatikan.
Sebagai seorang inspirator, tentu segala tingkah laku kita akan menjadi sesuatu yang dapat memberikan teladan bagi banyak orang. Peran sosial media disini sangat penting, karena inspirasi yang kita berikan dapat terfasilitasi dengan sangat cepat sehingga sampai kepada banyak orang dengan memanfaatkan sosial media.
Di sisi lain, tentu saja harus ada pemisahan jelas antara ranah pribadi dan ruang publik. Adalah kewajiban dan hal mutlak bagi saya untuk selalu menjaga tingkah laku, bicara dan sikap saya dalam memanfaatkan sosial media serta menjaga nama baik.
Pengendalian diri dan sikap bijaksana tentu menjadi kunci bagi fungsi sosial media yang ada, tentunya saya harus membatasi hal-hal yang menjadi kehidupan pribadi saya untuk dipublikasikan secara berlebihan.

romakalteng

Bagaimana awalnya sehingga Anda menguasai karawitan? Lagu apa saja yang dapat Anda nyanyikan?
Dari kecil saya memang suka menyanyi, dan ketika SD di Bandung ada mata pelajaran Karawitan. Tujuan dari mata pelajaran tersebut memang bagus yaitu agar siswa tidak malu dan dapat mengeskplorasi bakatnya. Ketika tiba giliran saya untuk mencoba maju dan membawakan beberapa lagu, sanga guru ternyata menyukai penampilan saya dan saya pun diajak bergabung. Dari sana saya dilatih dan sempat beberapa kali ditunjuk menjadi utusan Lomba Tarik Suara Karawitan dan beberapa kali menjadi juara. Lagu yang dapat saya bawakan diantaranya “Manuk Dadali” (Sunda) dan lagu-lagu pop lainnya.

Anda memulai kegemaran Anda dalam bidang olahraga dari dunia atletik namun kemudian berpindah ke dunia sepakbola, bagaimana cerita selengkapnya?
Pada dasarnya sejak kecil saya memang sudah hobi bermain sepakbola dan berlari-lari dengan anak-anak lainnya. Semasa di sekolah kecepatan lari saya kebetulan memang melebihi rata-rata siswa pada umumnya, sehingga saya diutus sebagai atlet lari perwakilan sekolah saya dan beberapa kali keluar sebagai juara. Dari sana seorang pengamat bakat sepakbola tertarik melihat saya dan mengajak saya bergabung dengan tim sepakbola tersebut. Dari sana saya mulai menyadari bahwa ambisi dan passion saya di dunia sepakbola ternyata lebih besar. Saya sempat menjadi Team Leader KONI Jawa Barat untuk Kejuaraan Lari Estafet Nasional, namun saya mengundurkan diri karena pertimbangan tawaran bergabung ke Persib Junior Bandung. Dan akhirnya saya menggeluti bidang sepakbola dengan serius sampai bergabung ke tim profesional di Liga Indonesia.

Sebagai Grand Finalist L-Men of the Year, saran atau ide apakah yang dapat Anda berikan agar komunitas L-Men yang saat ini sudah tersebar di berbagai daerah bisa makin berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat?
Untuk komunitas L-Men yang eksis pada saat ini, harapan saya adalah selalu melanjutkan hal-hal positif yang telah dibangun dalam menginspirasi masyarakat melalui olahraga, edukasi, dan pola hidup sehat secara konsisten. Keberadaan suatu komunitas sangat bergantung pada konsistensi anggotanya, semua dimulai dengan satu langkah, maka teruslah melangkah maju.

Siapakah tim favorit Anda di Piala Dunia 2014? Mengapa Anda menjagokan tim tersebut?
Brazil dan Spanyol, karena kedua tim tersebut memiliki talenta-talenta pemain terbaik yang sangat mumpuni membawa negara mereka menjadi juara. Selain itu mereka juga didukung oleh permainan yang rapi dengan menghilangkan sikap egois dari masing-masing pemain yang mereka perlihatkan baik di dalam maupun luar lapangan. Keberhasilan tim tidak bisa dihasilkan dari satu dua pemain saja, melainkan oleh semua pemain, pelatih, dan pemain ke-12 (supporter dan penonton).

roma7

 

Terima kasih kepada Romadhona dan pihak Nutrifood atas kesempatan untuk melakukan wawancara ini.

(aw)

Comments

comments