Interview dengan Grand Finalist L-Men of the Year 2014 Alan Rahmadi

Wawancara dengan Alan Rahmadi, wakil Lampung di ajang L-Men of the Year 2014. Baca selengkapnya di bawah ini!

ALAN

Biografi
– Nama Lengkap : Alan Rahmadi
– Tempat / Tanggal Lahir : Bandar Lampung, 7 Agustus 1991
– Tinggi / Berat Badan : 187 cm / 78 kg
– Profesi : Mahasiswa dan Pengurus Komunitas Penulis
– Hobi : berenang, membaca, travelling
– Pendidikan Terakhir : SMU
– Lagu Favorit : “Ave Maria”
– Musisi Favorit : Avenged Sevenfold
– Film Favorit : “Hitman”
– Aktor Favorit : Timothy Olyphant

– Prestasi :
Juara 1 Lomba Adzan
Juara 3 Kompetisi Bola Volly SMA se-Lampung
Ketua Peer Educator yang bertugas sebagai duta kesehatan reproduksi remaja se-Lampung
Ketua Pelaksana Festival Musik SMA se-Lampung
Penulis dua buah buku anthology Cerita Pendek
Penulis novel (duet) dengan judul “Novel”
Kepala Divisi Bahasa Lampung di Klub Buku Indonesia regional Lampung
Pendiri komunitas penulis Butterfly di Lampung
Ketua Pelaksana Lomba Menulis Cerita Pendek tingkat SMA se-Lampung

alan2

Ceritakan tentang siapa diri Anda dan apa yang menarik dari Anda!
Saya Alan Rahmadi. Selain menjadi seorang mahasiswa, saya juga aktif dalam komunitas penulis yang saya dirikan yaitu Butterfly. Saya adalah orang yang pantang menyerah dan selalu memiliki rencana untuk menggapai tujuan yang saya inginkan. Saya juga adalah orang yang berani mengambil resiko namun tetap terukur baik buruknya tindakan yang akan saya lakukan.

Apa kutipan pribadi Anda atau moto yang Anda jadikan motivasi hidup Anda?
No retreat, no surrender” – King Leonidas.

Ceritakan pengalaman paling lucu yang pernah Anda alami!
Saya pernah mengalami kecelakaan motor. Bukan menabrak pejalan kaki. Bukan menabrak sesama pengendara motor apalagi menabrak mobil. Saya justru mengalami kecelakaan yang mengakibatkan luka yang cukup serius di lutut kiri saya karena menabrak kaleng kerupuk. Jadi sepulang dari toko bangunan karena saya membeli beberapa kuas untuk mengecat rumah saya berpapasan dengan pengendara mobil pick up yang membawa barang rongsokan. Dan karena tidak disadari salah satu barang di bak mobil terjatuh ke tengah jalan. Karena saya tidak mampu menghindar alhasil barang rongsokan tersebut saya tabrak dan saya pun terjatuh. Hal pertama yang saya sadari setelah jatuh dari motor adalah sakit. Dan hal kedua yang saya sadari ternyata lebih menyakitkan karena penyebab saya jatuh adalah kaleng kerupuk yang sudah menjadi barang rongsokan.

Bagaimana Anda melihat diri Anda sepuluh tahun dari sekarang?
Selain menjadi seorang ayah sekaligus suami yang baik, saya adalah pemilik perusahan penerbitan buku dan pendiri sanggar yang membuka kelas menulis, teater, dan tari. Selain bergerak di bidang sastra sanggar yang saya dirikan juga mengajarkan aksara Lampung sebagai kebudayaan yang tidak ternilai harganya.

alan3

Bila Anda harus memilih satu tahun yang paling berkesan dari semua tahun yang pernah Anda jalani dalam hidup Anda, tahun berapakah yang Anda pilih, dan mengapa?
Tahun 2012. Karena di tahun tersebut saya mengikuti kegiatan KKN dari kampus dan berkesempatan bertemu tim relawan dari Indonesia Mengajar yang di tempatkan di desa yang sama dengan saya. Dari para relawan Indonesia Mengajar itu saya belajar pengalaman mengajar siswa-siswi Sekolah Dasar. Dan ternyata menjadi seorang guru apalagi relawan yang merangkap menjadi seorang guru bukan suatu hal yang buruk karena ketika kita mampu berbagi dengan ikhlas semua akan terasa menyenangkan dan dari sanalah saya belajar arti inspirator dan menginspirasi yang sesungguhnya. Ini bukan soal uang, jabatan atau wewenang tetapi ini soal keikhlasan yang mampu membuat semuanya jadi menyenangkan.

Jelaskan apa makna kata “invincible” bagi Anda dalam lima buah kata saja!
Pantang menyerah untuk mencapai tujuan.

Potensi terbesar apa yang Anda miliki yang menurut Anda dapat menjadi inspirasi bagi orang lain yang melihatnya?
Jika kata ‘Anda’ merujuk pada kami 16 orang Grand Finalist L-Men of the Year maka jawabannya hanya satu kata, yaitu komitmen. Kami adalah inspirator pola hidup sehat yang telah berkomitmen sebagai inspirator bukan hanya karena ajang L-Men of the Year di tahun ini saja tetapi sampai di tahun-tahun berikutnya pun Insyaallah kami akan tetap mengemban tugas kami dengan baik dan kami akan berdiri di barisan terdepan untuk mampu memberikan contoh gaya hidup sehat yang sebenarnya karena inspirasi butuh tindakan nyata dan itulah tugas kami sebagai inspirator gaya hidup sehat.

Keterbukaan sosial media dapat membantu Anda untuk menyebarkan inspirasi, namun di sisi lain keterbukaan sosial media dapat mengganggu kehidupan pribadi Anda juga. Bagaimana Anda menyikapinya?
Jujur saja, keterbukaan sosial media sama sekali tidak mengganggu kehidupan pribadi saya. karena saya justru merasa senang untuk bisa berbagi inspirasi sekalipun melalui jejaring sosial media.

alan5

Novel apakah yang sudah Anda terbitkan saat ini, bagaimanakah jalan cerita novel tersebut?
Saya menerbitkan novel tersebut secara self publishing bersama seorang sahabat (duet) dengan judul “Novel” yang saat ini masih dalam revisi untuk di terbitkan di penerbit yang lebih besar. Untuk isi cerita, “Novel” mengisahkan tentang duet dua orang penulis yang memiliki tujuan, watak serta ambisi yang berbeda untuk menulis novel, dan semoga jika berhasil terbit di penerbit yang lebih besar lagi, saya bisa lebih menginspirasi para pembaca di Indonesia. Amin.

Kegiatan apa saja yang telah Anda lakukan bersama komunitas Butterfly dan apa target apa yang ingin Anda capai melalui komunitas ini?
Butterfly adalah komunitas penulis yang saya dirikan sendiri dan perlu diketahui bahwa kami (Butterfly) memiliki motto “We still learn how to fly” yang berarti kami masih belajar bagaimana caranya untuk terbang. Salah satu pengertian yang selalu saya berikan kepada setiap orang yang ingin bergabung di dalam Butterfly adalah komunitas ini bukan komunitas penulis semata melainkan komunitas yang mengedepankan orang-orang yang ingin belajar untuk menjadi penuls.
Mengenai kegiatan yang pernah saya dan Butterfly lakukan beberapa diantaranya adalah mengadakan lomba penulisan Cerita Pendek (Cerpen) tingkat SMA se-Lampung. Kami pun pernah menjadi narasumber kepenulisan Cerita Pendek dan Puisi bagi Klub Buku Indonesia regional Lampung. Untuk target sendiri saya ingin Butterfly mampu membantu beberapa SMA di Lampung untuk kreatif dalam menulis buletin atau koran sekolah serta membantu meningkatkan animo siswa-siswi terhadap mading sekolah.
Selain itu saya juga berharap agar kami dapat terus aktif mengadakan lomba penulisan baik itu cerpen, puisi, atau bahkan pementasan drama agar kami mampu mendongkrak semangat bakat bakat penulis hebat yang ada bukan hanya di Lampung tapi secara luas yaitu di Indonesia. Amin.

Sebagai Grand Finalist L-Men of the Year, saran atau ide apakah yang dapat Anda berikan agar komunitas L-Men yang saat ini sudah tersebar di berbagai daerah bisa makin berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat?
Sebagai salah seorang yang ikut andil dalam komunitas L-Men dan pernah merasakan menjadi ketua di dalamnya, menurut saya hal yang terpenting di dalam komunitas adalah rasa solidaritas. Royal dan juga loyal. Jangan bergabung dan aktif di komunitas hanya untuk mengejar gelar semata. Jangan bergabung di komunitas hanya karena ingin eksis semata. Bergabunglah di komunitas jika kamu atau kalian semua ingin membangun komunitas itu bersama-sama dan menjadikan komunitas L-Men sebagai salah satu gerakan yang mengkampanyekan pola hidup sehat.

Siapakah tim favorit Anda di Piala Dunia 2014? Mengapa Anda menjagokan tim tersebut?
Jerman. Saya sangat mengagumi pola permainan tim nasional Jerman. Nyaris tidak ada rasa individualis diantara pemain yang ada, semuanya bermain kompak sebagai satu tim yang kuat.

alan6

 

Terima kasih kepada Alan dan pihak Nutrifood atas kesempatan untuk melakukan wawancara ini.

(aw)

Comments

comments