Awal Hadirnya Bintang Besar Dari Gadis Sampul 1988

CYMERA_20160423_143917

Gadis Sampul adalah ajang pemilihan untuk model sampul pada majalah gadis, sekaligus untuk mencari wajah-wajah baru yang segar untuk menghiasi majalah gadis. Gadis Sampul pertama kali diselenggarakan pada tanggal 27-29 Januari 1987, dan penggagas kontes Gadis Sampul saat itu adalah Pia Alisjahbana pemimpin redaksi Majalah GADIS.

Hingga sampai saat ini ajang tersebut masih tetap berjalan, dan bukan hanya itu yang lebih membanggakan lagi ajang  Gadis Sampul ini sudah seperti tolok ukur untuk kemunculan calon bintang didunia entertainment di Indonesi, baik diindustri film, sinetron, musik dan model.

Seperti yang terjadi ditahun kedua penyelenggaraannya 1988. Ini untuk pertama kalinya Piala Gadis Sampul dibuat dalam bentuk yang sama sampai sekarang. Saat itu yang menjadi hostnya Bagito Group dan pengisi acaranya ada Elfas Singers & Elfa’s Big Band, Ruth Sahanaya , Nicky Astria, Oddie Agam, dan Chintami Atmanegara

Pemenang Gadis Sampul 1988
Mareta Artuti Palembang 15 tahun (Pemenang 1& Pemenang Favorit)
Desy Ratnasari Sukabumi 15 tahun (Pemenang II Dan Miss SUNSILK)
Ismi Dalia Andajani Surabaya 18 tahun (Pemenang III)

Finalis Gadis Sampul 1988
Bella Saphira Veronica Simanjuntak Jakarta 15 tahun
Dini Desita Jakarta 18 tahun
Fransisca Sandra Gunawan Bandung 18 tahun
Karlina Jakarta 18 tahun
Morina Wanda Bimbuain Jakarta 14 tahun
Sonia Dora Carrascalao Dili 17 tahun
Sonya Morina Bandung 15 tahun
Tania Titaley Jakarta 13 tahun
Trisa Febrida Jakarta 15 tahun

CYMERA_20160423_141907

Setelah menang sebagai juara kedua Gadis Sampul 1988 karier Desy Ratnasari makin meroket dengan membintangi berbagai judul sinetron, film, model iklan dan menyanyi. Dari film Film Elegi Buat Nana (1988 lawan main Ryan Hidayat, Ria Irawan dan Cornelia Agatha) Komar Si Glen Kemon Mudik (1989 lawan main Sena A Utoyo dan Ade Irawan) Blok M (1990 lawan main Paramitha Rusady) Oom Pasikom (1990 lawan main Didi Petet, alm) Olga dan Sepatu Roda (1991 lawan main Nike Ardilla, alm) Si Kabayan Mencari Jodoh (1994 lawan main Didi Petet, alm) Joshua oh Joshua (2000 lawan main Anjasmara) Kun Fayakuun (2008 lawan main Ustad Yusuf Mansyur).

Sinetron Jendela Rumah Kita (TVRI 1989 lawan main Dede Yusuf) Sengsara Membawa Nikmat (TVRI 1992 lawan main Sandy Nayoan) Pelangi di Hatiku (RCTI 1992 lawan main Rano Karno) Buku Harian (SCTV 1994 lawan main Adjie Massaid (alm) dan Ari Wibowo) Desy (SCTV 1994) Anakku Terlahir Kembali (RCTI 1996 lawan main Tamara Blezinsky) Bukan Perempuan Biasa (RCTI 1997 lawan main Christine Hakim) Cinta (RCTI 1999 lawan main Primus Yustisio dan Atalarik Syah) Kutunggu Kau Di Pasar Minggu (FTV SCTV 2003 lawan main Anjasmara) Malin Kundang (SCTV 2005 lawan main Fachry Albar)

Tidak hanya bermain difilm dan sinetron karier Desy terus naik dibidang musik dengan mengeluarkan album Lukisan Cinta (1993) Bukan Aku Menolakmu (1995) Tenda Biru (1996) Sampai Hati (1997) Lembaran Baru (1998) Takdir (1998) The Best of Desy Ratnasari (1998) Karena Cinta (1999) Menyesal (2000) Untukmu (2003) dan Best of the Best Desy Ratnasari (2003). Dan iklan sabun fenomenal (1994-200)

Desy juga meraih berbagai penghargaan pads tahun 1996 Kaset Emas Anugrah HDX
Award – Best Selling album (Tenda
Biru) dan Platinum Incetec Malaysia (Tenda Biru)winner piala Vidia Festival Sinetron Indonesia 1997 untuk kategori aktris pendukung terbaik disinetron Bukan Perempuan Biasa (1997) Bintang Favorit Panasonic Award (1997) Aktris Drama Terfavorit Panasonic Gobel Award 1999 dalam sinetron Cinta (1999) dan Duta Badak Jawa (2002) kini wanita alumni Universitas Atmajaya dan Universitas Indonesia yang pernah menjadi juri Hijab Hunt 2015 lebih dikenal sebagai politikus dengan menjadi anggota DPR Daerah Pemilihan Jawa Barat IV periode 2014-2019 oleh Partai Amanat Nasional .

CYMERA_20160423_143809

Finalis Gadis Sampul 1988 Bella Saphira Veronica Simanjuntak kariernya makin bersinar dengan bermain di sinetron Dewi Fortuna tahun 2000 tayang di SCTV dengan lawan main terkenal seperti Jeremy Thomas , Thomas Djorghi , Didi Riyadi , Diah Permatasari , Ayu Diah Pasha, Cut Tari , Putri Patricia, Anya Dwinov, Vonny Cornelia, Della Puspita, Reggy Lawalata , Rachel Amanda , Sandy Nayoan dan Roy Marten.

Dari sinetron ini Bella meraih berbagai penghargaan sebagai Bintang Televisi Terfavorit dan Bintang Drama Televisi Wanita Terfavorit Panasonic Gobel Award 2000 dan Aktris Ngetop SCTV 2001. Bermain difilm Love (2008) Arisan Brondong (2010) dan sempat mengeluarkan album Sesungguhnya Hatiku (2005).

Dan yang paling diingat pemerisa saat dirinya terpilih sebagai bintang iklan sabun (2000) sayang ia terkena kasus dan masalah itu sudah selesai. Kini Bella lebih dikenal sebagai isteri seorang jendral dan menikah secara Islam pada tanggal 30 Agustus 2013 dengan Mayor Jenderal H. Agus Surya Bakti yang menjabat sebagai Pangdam VII Wirabuana. Dan kabar terkini Bella menjadi Pembina Korps Wanita Angkatan Darat setelah dikukuhkan sebagai Ibu Raksakarini Sri Sena Kodam VII Wirabuana di Kodam VII Wirabuana.

CYMERA_20160423_142048

Calon bintang di Gadis Sampul 1988 juga datang dari semi finalis bernama Diah PermataSari 17 (Solo) bermain diberbagai judul film seperti Barang Titipan (1991) Salah Pencet (1992 lawan main Warkop DKI) Bebas Aturan Main (1992 lawan main Warkop DKI) Si Manis Jembatan Ancol (1993 lawan main Ari Wibowo) Saya Duluan Dong (1994 lawan main Warkop DKI) Malam Suro di Rumah Darmo (2004) dan turut bermain diberbagai judul sinetron seperti Mutiara Cinta, Modi Jurangan Kost dan Binar Bening Berlian namun sinetron yang melambungkan namanya dan menjadi fenomenal saat itu adalah sinetron Si Manis Jembatan Ancol yang tayang di RCTI.

Sinetron ini ia bintangi bersama Ari Wibowo, Ozy Syahputra dan Pak Tile. Diah berperan sebagai hantu wanita seksi berpakaian warna putih dan ditemani hantu botak centil (Ozy Syahputra). Kini wanita yang sudah menikah dengan Anton Sutopo dan memiliki dua putra Marcello Nicholas Reynolds dan Marciano Nicholas Reynard lebih memilih sebagai wanita karier dan ibu rumah tangga.

Dari Gadis Sampul 1988 tidak hanya juara, finalis dan semi finalis saja menghadirkan calon bintang, namun ada juga nama Susan Bachtiar dibarisan Gadis Sampul unggulan 1988 yang menjadi bintang. Tidak menjadi finalis Susan bahkan merasakan menjadi model Gadis Sampul.

CYMERA_20160423_140518

Gagal di Gadis Sampul 1988 Susan melanjutkan kariernya dengan meraih juara 1 Majalah Mode tahun 1990, kariernya makin meningkat tampil sebagai model diberbagai media cetak dan elektronik, sempat membuat heboh dengan tampil bareng aktor terkenal Andy Lau disebuah iklan jam tangan, dimana saat itu tahun 1995 Andy Lau lagi hits dengan serial The Return of the Condor Heroes (1983) disalah satu stasiun televisi swasta, kariernya terus berlanjut sampai sekarang sebagai presenter dan pernah bermain difilm Perempuan Punya Cerita.

Dan yang terkini baru saja ia menerima penghargaan sebagai 10 Icon Women Fashion Nation Tenth Senayan City 2016.

Menjadi bagian dari Gadis Sampul bukan hanya sang juara dan finalis saja yang akan dilirik industri entertainment Indonesia, namun kalau bisa mengembangkan bakat dan kemampuan sebagai semifinalis dan unggulan juga akan merasakan kesempatan berkarier didunia entertaiment. So jangan tunggu lagi segera siapakan dirimu diajang Gadis Sampul 2016.

(is)