Trivia dan Tribute bagi Miss World 2004 Maria Julia Mantilla Garcia

A trivia and tribute for Miss World 2004 Maria Julia Mantilla Garcia

maju

Trivia #1 : Miss World Pilihan Dunia
Maria Julia “Maju” Mantilla Garcia adalah juara pageant internasional pertama di dunia yang dipilih berdasarkan hasil voting masyarakat dunia dan bukan oleh dewan juri. Pada tahun 2004, Miss World Organization melakukan sebuah inovasi baru yang belum pernah ada sebelumnya, di mana hasil Final Miss World 2004 ditentukan sepenuhnya oleh voting masyarakat melalui Internet dan SMS. Maju berhasil meraih suara terbanyak dari masyarakat dunia dan dinobatkan sebagai juara Miss World 2004 setelah menyisihkan Claudia Cruz dari Republik Dominika dan Nancy Randall dari Amerika Serikat di babak 3 Besar.

Trivia #2 : Berasal dari Keluarga Pageant
Dunia pageant bukanlah hal yang asing bagi Maju dan keluarganya. Dia adalah keponakan dari  Maria Julia Mantilla Meyer yang merupakan juara Miss Peru 1969. Bibi Maju yang memiliki nama yang sangat mirip dengannya ini juga pernah berkompetisi di ajang Miss Universe 1969 dan lolos sebagai semifinalis pada ajang tersebut.

Trivia #3 : Atlet Nasional yang Pandai Menari
Maju merupakan juara nasional cabang olahraga triathlon dan pentathlon di Peru pada tahun 2001. Di tahun yang sama dia juga pernah meraih penghargaan sebagai “Athlete of the Year” atas prestasinya di kedua cabang olahraga tersebut. Saat mengikuti Miss World 2004 pun, Maju berhasil meraih posisi ketiga di kompetisi Tantangan Olahraga dari 107 kontestan. Selain dunia olahraga, Maju juga berbakat di bidang tari-menari. Dia adalah penari Marinera profesional yang merupakan salah satu tarian tradisional Peru.

Trivia #4 : Aktif dalam Kegiatan Sosial
Sebelum mengikuti ajang Miss Peru 2004 pun, Maju sudah aktif dalam kegiatan sosial. Bersama sekelompok wanita muda di kota kelahiran Trujillo, dia membuat program sosial untuk membantu menyediakan sarapan pagi bagi anak-anak yang berasal dari kalangan kurang mampu. Setelah menjadi Miss World 2004, masa jabatannya disibukkan dengan berbagai kegiatan sosial. Dia berhasil mengumpulkan  sumbangan sebesar 5 juta Dollar dalam kegiatan pengumpulan dana di berbagai kota di Amerika Serikat, melakukan kunjungan sosial dan penyerahan sumbangan bagi korban bencana tsunami 2004 di Indonesia, memprakarsai program penjualan 1,000 bros emas berbentuk hati yang hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan sosial di Peru, dan yang paling fenomenal, mendaki puncak gunung Qi Zi setinggi 6,205 meter di pegunungan Himalaya demi mengumpulkan dana bagi anak-anak tunanetra di Tibet.

Trivia #1 : World’s Very Own Miss World
Maria Julia “Maju” Mantilla Garcia is the first and so far the only international pageant titleholder who was selected based on people’s choice votes. In 2004, Miss World Organization decided to bring an unprecedented innovation where the winner of its 2004 edition contest would be decided entirely by the world through Internet and SMS votes. Maju claimed the most votes and won the coveted Miss World 2004 crown after defeating Claudia Cruz from Dominican Republic and Nancy Randall from the United States in Top 3 round.

Trivia #2 : Pageant Runs in Her Family
Maju and her family are no strangers to pageants themselves. She is the niece of  Maria Julia Mantilla Meyer who was Miss Peru 1969 winner. Maju’s aunt, who shares a very similar name to her, also competed at Miss Universe 1969 and ended up as one of the semifinalists.

Trivia #3 : An Athlete and A Dancer
Maju was the Perovian national champion of triathlon dan pentathlon in 2001. At the same year she was also awarded as “Athlete of the Year” for her achievements in athletics sports. It comes to no surprise that during Miss World 2004, she won bronze medal for Sports competition out of 107 contestants. Aside from her achievements in sports, Maju is also a talented dancer. She is a professional Marinera dancer, a typical traditional Peruvian dance.

Trivia #4 : Golden Heart
Prior to becoming Miss World Peru 2004, Maju was already involved in humanitarian work. Together with several other young women in her hometown of Trujillo, she developed a program to provide breakfast for children in poor areas. After becoming Miss World 2004, her reign was marked with incredible social works. She managed to raise USD 5,000,000 during her fundraising tour in the United States, visited the victims of 2004 tsunami disaster in Indonesia, initiated a program to sell 1,000 golden heart pins to raise funds for social work in Peru, and the most phenomenal one, to climb the top of 6,205 meter high Qi Zi mountain, one of the highest mountain in Himalaya region to raise funds for blind children in Tibet. 

Meski sudah 10 tahun berlalu, Maju masih bisa menjadi contoh sosok juara yang dicari oleh Miss World Organization masa kini. Sosok karismatik yang bukan hanya cantik secara fisik tetapi juga sehat, berbakat, dan yang terpenting memiliki komitmen untuk berbagi dengan sesama.

After 10 years have passed, Maju is still a relevant example of what Miss World Organization seeks in its winner nowadays. A charismatic figure who is not only beautiful but also healthy, talented, and most importantly committed to humanitarian and philanthropic cause. 

Special thanks to Kemal Sayed for providing several informations for this article!

(aw)

Comments

comments