Windy Yolanda Supermodel Indonesia 2016 : Cerita Seru Komunitas Pecinta Hewan dan Beauty Pageants Selanjutnya

 

windy-yolanda-supermodel-indonesia-2016

Usai mengikuti kompetisi Supermodel International 2016 yang berlangsung di India. Indonesia saat itu diwakili Windy Yolanda yang berhasil meraih Top 15 dan best National Costume. Kini Windy melanjutkan aktivitasnya sebagai mahasiswi disekolah mode dan bergabung dengan komunitas pencinta hewan.

Pada hari kamis (11/8), Indonesian Pageants.com berkesempatan melakukan sesi photoshoot bersama Windy dan komunitasnya. Tempat pemotretan berlangsung dikawasan Serpong, Tangerang.

Jika selama ini, IP terbiasa melakukan photoshoot bersama model, namun untuk kali ini adalah untuk yang pertama bersama hewan. Ada banyak kendala saat pemotretan, terutama hewan anjing yang bernama Coklat, mula-mula tidak mau di photo, dirayu dengan makanan kesukaannya juga tidak mempan.

IP melihat Windy datang bersama boyfriend  berkebangsaan Jerman, mencoba mengajak Jonas untuk bermain dengan Coklat. Setelah tenang dan bisa diam ditangan Jonas, pemotretan pun langsung dilakukan.

windy dog

Keduanya tampak serasi, Windy memakai busana warna kuning dengan paduan rok motif batik warna merah, sedangkan Jonas memakai kemeja batik dengan lengan pendek.

Windy bergabung di komunitas Garda Satwa Indonesia, sejak kepulangan dari Inggris di tahun 2015. Ia melihat banyaknya hewan yang seharusnya dilindungi dan disayangi, tetapi ada yang memanfaatkan sebagai benda diperjualbelikan dan di jadikan sebagai makanan.

Ia sedih melihat kenyataan tersebut dan dirinya sebagai penyayang hewan, terketuk hatinya dengan bergabung di komunitas pencinta hewan. Sebagai generasi muda, kepedulian inilah yang bisa ia lakukan dan mengajak masyarakat untuk merawat, melindungi dan mencintai hewan kesayangannya.

Di akhir pemotretan IP pun menanyakan. Setelah meraih prestasi diajang Supermodel International 2016, apakah akan melanjutkan mengikuti ajang beauty pageants selanjutnya.

“Di tunggu aja ya IP, aku masih bermimpi suatu saat bisa kembali membawa nama Indonesia diajang International”

(is)