Exclusive Interview: Vinnilya Huanggrio – Wakil Indonesia di Supermodel International 2018

Biodata:
Nama Lengkap : Vinnilya Huanggrio
Nama Panggilan: Vinni
Tempat/Tanggal Lahir : Tanjungpandan, 14 Maret 1999
Tinggi Badan : 175 cm
Zodiak / Shio : Piscess / Kelinci
Hobby : Menggambar, Menonton, Travelling, dan Karate

Prestasi :
• Juara 2 FLS2N seni lukis tingkat kabupaten 2013
• Juara 1 Dayang Kecamatan Tanjungpandan 2015
• Juara 1 Dayang Kab. Belitung 2015
• Dayang Berbakat Prov. Kep. Bangka Belitung 2015
• Elite Model Look Asia Pasific Best Photogenic Model 2016

1. Bisa diceritakan seperti apa sosok Vinny dan kenapa kamu tertarik mengikuti dunia beauty pageants?

Nama saya Vinnilya, biasa akrab dipanggil Vinni. Saya lahir di Tanjungpandan, tanggal 14 Maret 1999. Pada tahun ini Saya akan menginjak umur ke-19 tahun sebagai perwakilan Indonesia di ajang The Supermodel International 2018.

Mengawali karir di dunia modeling bukan suatu hal yang disengaja, Saya memulainya dengan sebuah kontes pemilihan duta wisata daerah dan terpilih sebagai Dayang Belitung 2015 atau duta wisata kabupaten Belitung 2015. Begitupun di tingkat provinsi, Saya mendapatkan penghargaan sebagai Dayang Berbakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2015.

Memasuki dunia modeling dan atau beauty pageants, tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Padahal saya sama sekali belum mengerti apa itu keduanya, namun saya pernah melihat di salah satu stasiun televisi, acara pemilihan ratu kecantikan Puteri Indonesia memang sangat mengagumkan. Dari situ, saya berpikir bahwa wanita tidak hanya cantik tapi harus dapat membawa perubahan bagi orang sekitarnya.

Tahun 2016, setelah masa habis jabatan sebagai duta wisata daerah, saya bertemu sosok Bunda Juliani yang mengenalkan saya dengan Kak Artika Sari Devi. Saya dikenalkan dengan yang namanya Beauty Pageants, dari situ saya perlahan memahami keduanya, antara beauty pageants dengan modeling.

Singkat cerita, saya terpilih menjadi kandidat Indonesia di Elite Model Look Asia Pasific 2016. Dibantu oleh orang-orang hingga diberangkatkanlah saya hanya berdua dengan Bunda Juliani. Berbagai rintangan saya lalui. Akhirnya saya dapat membawa pulang predikat The Best Photogenic model kala itu.

Saya amat bersyukur, sebagai anak dari daerah (pulau) seperti Pulau Belitung, saya dapat membuktikan kita tidak perlu minder.

2. Sebutkan lima hal mengenai sosok Vinni?

Aku sosoknya cuek, pemaaf, penyayang, pengertian, dan pendengar yang baik.

3. Apa pengalaman masa kecil Vinni yang tak terlupakan?

Masa kecil saya, saya putri Belitung asli, lahir di Tanjungpandan dan besar di tempat kelahiran saya, namun sekarang merantau untuk kuliah di kota Bandung. Dahulu, saya pernah menjadi korban pelecehan seksual, tetapi saya hanya berdiam diri, saya bersyukur karena tidak mengalami trauma.

Saya merasa pasti banyak anak-anak seperti saya yang pernah menjadi korban, hanya saja mereka tidak berani melaporkan hal tersebut kepada orang tuanya.

Setelah kejadian tersebut, saya melatih bela diri, namun kejadian serupa terjadi lagi. Sehingga walau saya sudah memegang sabuk hitam karate, saya tidak mampu melanjutkannya lagi.

4. Sebutkan 5 wisata kuliner di daerah Bangka Belitung yang menjadi favorit untuk dicicipi?

Mie rebus Belitung, Gangan Darat/Gangan Laut, Kemplang dan Getas (oleh-oleh), Rusip (oleh-oleh) dan Jajak Rintak (kue)

5. Siapa sosok inspirasi kamu dan kenapa kamu memilih dia?

Sosok yang paling menginspirasi aku adalah Ibu saya dan Bunda Juliani. Ibu saya yang tidak pernah lelah membimbing saya hingga saat ini dan Bunda Juliani adalah sosok ibu kedua yang menemani saya di Shanghai China tempo hari. Beliau sosok yang kuat, tidak pernah mengeluh, dan memiliki semangat berkarya yang tidak pernah padam. Saya tahu betul, masalah yang pernah beliau alami, tetapi tak ada setitik pun noda itu terlihat di wajah beliau.

6. Terpilih sebagai pemenang pertama Supermodel Indonesia 2018, apa perasaan kamu dan siapa pesaing terberat kamu saat kompetisi?

Saya merasa terhomat dan memiliki tanggung jawab besar kembali mewakili Indonesia di ajang internasional. Karena saya tahu betul, bagaimana perbedaannya ketika saya berada di negeri orang dengan membawa nama negeri saya sendiri, bukan nama pribadi.

Sejujurnya, saingan paling berat saya itu adalah Kak Ilmi Arsala, sebab sebagian besar finalis menyangka dia yang akan menjadi pemenangnya mengingat karakternya persis menyerupai Kak Moriska Momo, The Supermodel Indonesia 2017.

7. Tahun ini kamu dikirim ke ajang international Supermodel International 2018 di India, untuk menuju kesana persiapaan apa yang akan kamu lakukan?

Persiapannya yang pasti, menjaga kondisi tubuh agar selalu fit, latihan catwalk, memperbanyak wawasan mengenai modeling dan menambah jam terbang, dan mempersiapkan mental.

Penulis : Irwansyah
Editor: Aditiya Yasmin

Comments

comments