Tangan Dingin Osmel Sousa

sis62

Pemandangan di Kota kumuh Caracas, rumah-rumah berdinding papan yang sudah miring, perempuan-perempuan berhak tinggi dengan jeans ketat berpinggang rendah berjalan melompati genangan-genangan air, namun penampilan mereka sangatlah total dari ujung rambut hingga kaki. Terlepas dari status sosial ekonomi mereka, diperkirakan bahwa Venezuela menghabiskan seperlima dari pendapatan mereka pada produk kecantikan, statistik mengejutkan untuk sebuah negara di mana 80 persen penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan.

65 % wanita Venezuela berpikir bahwa penampilan adalah sepanjang waktu. Ketika terjadi krisis ekonomi di Venezuela, negara yang kaya akan minyaknya ini perlu diversifikasi industri mereka. Kecantikan adalah industri alternatif bagi Venezuela selain minyak.

Osmel Sousa menjalankan akademi Miss Venezuela sejak tahun 1950-an dari sebuah rumah yang bertengger di pegunungan berdekorasi sofa zebra, chandelier, tangga melengkung dengan beranda emas, dan ruangan yang penuh dengan mahkota dan ball gown. Sousa menjelaskan bahwa setelah memilih dua puluh gadis dari lebih dari dua ribu peserta dalam kompetisi kepanduan nasional, ia mendaftar dalam akademi nya selama enam bulan pelatihan intensif untuk kontes Miss Venezuela . Selama tiga dekade terakhir ia telah mengembangkan mata yang ia klaim dapat dengan cepat memilih pemenang dari kerumunan gadis-gadis Venezuela.

Dr Edurado Krulig, ahli bedah plastik terkemuka di negara itu, telah bekerja sama dengan akademi selama sepuluh tahun terakhir. Dia biasa menangani “operasi kecil” untuk para Miss Venezuela. Ukuran tubuh ideal 90-60-90 (payudara, pinggang, pinggul), hidung yang turun, bekas jerawat, dll.

Pada 2003 Venezuela krisis besar sehingga biaya “permak” Miss Venezuela seirit mungkin, yaitu hanya memperbaiki struktur gigi. Karena bagi Osmel, senyum adalah hal paling penting.

Sc brooklynrail.org
Foto Osmel Sousa dan Miss Universe Venezuela 1998, Carolina Indriago (ay)

Comments

comments