Press Conference Miss Tourism International 2017 Menampilkan National Costume Kontestan

Miss Tourism International 2017 edisi ke-20 resmi dibuka hari ini, Jumat 24 November 2017 dengan agenda press conference, yang diadakan di Malaysia. Karantina dimulai 17 November – 7 Desember 2017.

47 kontestan dari berbagai negara ikut berpartisipasi. Kehadiran kontestan tahun ini sedikit menurun dibanding tahun lalu 2016 yang diikuti 60 negara.

Tahun ini unik, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, saat press conference semua kontestan tampil dengan busana malam, kali ini kontestan tampil dengan national costume.

Termasuk wakil Indonesia Lois Merry Tangel, Putri Pariwisata Indonesia 2016 atau Miss Tourism Indonesia 2017, tampil dengan national costume mengangkat tema “The Warrior of Keris” karya Inggi Kendran.

Terinspirasi dari Pusaka Nusantara “Keris” yang menjadi sebuah simbol keagungan, keperkasaan, dan kewibawaan para ksatria Nusantara sejak dahulu kala. Kostum ini memberikan sebuah refleksi jiwa untuk tetap menjaga kewibawaan Nusantara di masa kini. Dengan didominasi warna emas dan merah yang memiliki makna keagungan atas keberanian yang suci mengajak kita untuk bersama-sama menggaungkan kejayaan Indonesia di hadapan dunia.

Keris adalah senjata tikam golongan belati (berujung runcing dan tajam pada kedua sisinya) dengan banyak fungsi budaya yang dikenal di kawasan Nusantara bagian barat dan tengah. Bentuknya khas dan mudah dibedakan dari senjata tajam lainnya karena tidak simetris di bagian pangkal yang melebar, seringkali bilahnya berkelok-kelok, dan banyak di antaranya memiliki pamor (damascene), yaitu terlihat serat-serat lapisan logam cerah pada helai bilah. Jenis senjata tikam yang memiliki kemiripan dengan keris adalah badik. Senjata tikam lain asli Nusantara adalah kerambit.

Penggunaan keris tersebar pada masyarakat penghuni wilayah yang pernah terpengaruh oleh Majapahit, seperti Jawa, Madura, Nusa Tenggara, Sumatera, pesisir Kalimantan, sebagian Sulawesi, Semenanjung Malaya, Thailand Selatan, dan Filipina Selatan (Mindanao). Keris Mindanao dikenal sebagai kalis. Keris di setiap daerah memiliki kekhasan sendiri-sendiri dalam penampilan, fungsi, teknik garapan, serta peristilahan.

Keris Indonesia telah terdaftar di UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Non-Bendawi Manusia sejak 2005.

Dengan suara lantang Lois memperesentasikan dirinya dengan memperkenalkan diri dan menyebut nama Indonesia. Sayangnya national costume yang Lois pakai tidak lengkap, tetapi ia mempunyai alasan tersendiri.

“Press Conferencenya hanya sebentar, setelah ini kita semua (kontestan) langsung makan malam bersama Pak Menteri”, jawab Lois.

Yuk intip video press conference Miss Tourism International 2017, klik linknya dibawah ini.

Penulis : Irwansyah
Editor: Aditya Yasmin

Comments

comments