Kaleidoskop Pageants 2017 : Indonesia “The Power House Of National Costume”

Tidak salah rasanya mulai sekarang Indonesia mendapatkan gelar terbaru sebagai The Power House Of National Costume, negara yang banyak memiliki kekayaan dan keanekaragaman budaya, sehingga banyak bermunculan desainer muda khususnya dalam hal National Costume yang membuatkan rancangan National Costume untuk para wakil di beauty dan male pageants Indonesia.

Keindahan dan keanekaragaman budaya Indonesia patut disyukuri. Indonesia selain terkenal dengan keramahannya saat mengikuti kompetisi kecantikan dunia, juga dikenal dengan prestasinya di sesi national costume. Memiliki keanekaragaman budaya, membuat desainer mempunyai banyak pilihan design yang akan dibuat.

Berikut prestasi National Costume Indonesia yang Indonesian Pageants rangkum sepanjang tahun 2017:

1. Pembuka awal tahun 2017 yang baik, dicatatkan dengan prestasi terbaik Annisa Ananda Nusyirwan wakil Indonesia di Miss Eco International 2017. Wanita kelahiran Sumatera Barat yang termasuk veteran pageants ini pernah mewakili Indonesia di Miss Earth 2014. Meraih 2nd runner up best national costume Miss Eco International 2017 dengan mengangkat tema “Mapeed” karya designer Eko Tjandra.

2. Pada awal bulan Maret 2016, Indonesia meraih best national costume di Miss Oriental Tourism 2017 yang diselenggarakan di MianYang, Sichuan, Tiongkok melalui Astrini Faustina, Pemenang II Wajah Femina 2014. Mengangkat tema “Janger Bali” karya designer Aku Gede Yudi asal Bali.

3. Pada bulan April 2017, Moriska atau Momo sapaan akrabnya, merupakan wakil Indonesia di ajang The Supermodel International 2017 yang diselenggarakan di India. Berhasil membawa pulang best national costume dengan tema “Elang Jawa” karya designer Inggi Kendran asal Bali.

4. Siska Marpaung kembali membawa nama Indonesia disebut meraih Best National Costume Miss Chinese World 2017 yang diadakan di Malaysia Mei 2017, national costume rancangan designer I Nyoman Inggi Indrayana mengangkat tema “Dewi Dhurga”.

5. Masih di bulan Mei 2017, Indonesia meraih best national costume Mister Culture World 2017 melalui Yodi Indra Widhanie, mengangkat tema ”Patih Sidopeksa” karya langgeng couture.

6. Bulan Juni 2017 Indonesia kembali meraih best national costume Miss Asean Friendship 2017 yang diadakan di Vietnam, melalui Putri Dessy Natalia Siburian (Finalis Putri Pariwisata Indonesia 2016 asal Sumatera Utara). National costume karya designer asal Bali, Agung Rahma Putra dari Pancer Langit bertemakan ”Mystical of Gorga” yang beratnya mencapai 10 kilogram. Gorga adalah salah satu karya seni masyarakat Batak di bidang seni rupa yang biasanya terdapat pada bagian luar (eksterior) rumah adat Batak, alat kesenian dan sebagainya. Motif Gorga didominasi dengan tiga warna, yaitu merah, putih dan hitam yang disebut Tiga Bolit. Ketiga warna ini dibuat dari bahan alami yang memiliki makna tersendiri, yaitu warna merah berarti berani, warna putih berarti suci dan warna hitam berarti kemurnian.

Kostum ini membawa pesan bahwa keseimbangan hidup seyogyanya dijalani dengan penuh keberanian. Namun diimbangi dengan kesucian dan kemurnian hati. Dengan keseimbangan yg diciptakan, maka keharmonisan, kedamaian dan kesejahtraan semesta dapat terwujud.

7. Penghujung akhir bulan Juni 2017 bertepatan dengan bulan suci Ramadhan 1438H, Ratih Ayu Syafirza berhasil meraih best national costume World Beauty Queen 2017 diadakan di Korea Selatan. National costume dengan tema ”Paksi Naga Liman” rancangan Angga Arisnanta.

National costume ini menggambarkan keindahan atribut budaya Indonesia yang beragam dan penuh dengan history. Kereta kencana Paksi Naga Liman adalah kereta kencana milik Keraton Kanoman. Kereta ini penggabungan dari 3 jenis hewan yaitu, Paksi = burung (sayap), Naga = naga (tanduk), Liman = gajah (belalai) . Bersayap garuda, dan berkepala perpaduan antara naga dan gajah. Di bagian kepala, wajah gajah berbelalai mencuat ke atas memegang trisula dan tombak.

8. 24 September 2017, melalui Sheryltha Pratyscha berhasil meraih best national costume Miss Cosmopolitan World 2017 di Malaysia, mengangkat tema “The Winged of Antaboga Dragon” karya designer Inggi Kendran asal Bali.

9. Agustus 2017 melalui Oki Trisuhandi kembali Indonesia berhasil meraih best national costume di ajang Man Of The Year 2017, national costume dengan tema ”The Magnificent of Paksi Nagaliman” karya Abah Adjie dari Caruban Carnival.

10. Oktober 2017 melalui Dea Goesti Rizkita berhasil mempertahankan prestasi Indonesia untuk salah satu spesial awards yaitu best national costume Miss Grand International 2017, dengan national costume bertajuk “Ibu Pertiwi” karya designer Maya Ratih dan Morphacio.

National costume dengan tema Ibu Pertiwi dengan berat 37 kg memiliki makna yang sangat dalam mengambarkan tentang Indonesia seutuhnya.

Ibu Pertiwi “Langit adalah Ayahku, Bumi adalah Ibuku”. Kostum ini memiliki makna dari bentuk lingkaran yang diambil dari bentuk dasar Bulan (budaya timur yang erat dengan laut dan bulan) berbicara tentang sosok ibu, ratu, dan wanita. Kemudian warna biru menggambarkan kejayaan Indonesia sebagai negara maritim yang jaya.

Panca (lima kristal biru pada bagian lingkaran bulan) melambangkan keselarasan manusia Indonesia dalam ideologi Pancasila, Tri (tiga kristal biru pada hiasan kepala) melambangkan kesempurnaan tubuh, jiwa dan roh. Lima kristal kuning menggambarkan tunas-tunas bangsa, generasi muda Indonesia yang merupakan harapan dan penerus bangsa.

Sayap pada pundak melambangkan simbol kelembutan dan kekuatan, doa dan nyanyian para leluhur. Hiasan punggung yang melambangkan Indonesia adalah “Tulang Punggung Dunia” dimana Indonesia menyimpan kekayaan yang berlimpah. Sabuk sayap melambangkan kesuburan dan persaudaraan yang erat. Jemari dan lengan kanan menggambarkan kebijaksanaan, keterampilan dan jiwa yang mengayomi kepada masyarakat.

 

11. Masih di bulan Oktober 2017, Revindia Carina berhasil meraih best national costume Miss Global Beauty Queen 2017 yang diadakan di Korea Selatan. Mengangkat tema “Majestic Barong Osing Kemiren” karya Langgeng Couture Banyuwangi.

12. Penghujung bulan Oktober 2017, Indonesia berhasil meraih best national costume Miss Tourism World 2017 yang diadakan di Ordos, Mongolia, Tiongko, melalui Charlien Tania dengan membawa national costume rancangan Eko Tjandra dengan tema “Magnificent Banten”.

13. 17 November 2017, nama Indonesia kembali dipanggil sebagai pemenang best national costume Miss Asia Pasific International 2017 diadakan di Filipina.

Diwakili Rita Nurmaliza, national costume Paksi Naga Liman. Karya Agung Panembahan atau Pangeran Losari yang bernama Pangeran Angka Wijaya, dan dikerjakan oleh Ki Nataguna alias Ki Gede Kaliwulu ini merupakan gabungan tiga hewan yaitu Paksi, Naga dan Liman. Paksi atau burung melambangkan alam atas atau langit. Naga menjadi lambang kekuatan alam bawah atau air. Sedangkan Liman atau gajah melambangkan alam tengah atau Bumi. Belalai gajah yang erat melibat trisula membawa pesan bahwa Raja/Sultan harus memiliki cipta, rasa dan karsa setajam bilah trisula.

Orang cirebon pasti mengenal dan mengetahui tentang sejarah dan pembuat Kereta Singa Barong dan Kereta Paksi Naga Liman akan tetapi masih sedikit yang mengetahui tentang sejarahnya oleh karena itu kami akan mengulas mengenai hal ini perlu kita ketahui bersama bahwasanya Kereta Singa Barong adalah sebuah kereta kencana yang bentuk penggabungannya dari 4 bagian hewan Singa/Macan (tubuh, kaki dan mata) gajah (belalai) garuda (sayap) naga (kepala). Dibuat pada tahun 1571 Saka atau 1649 Masehi. Kereta ini digunakan untuk keperluan Sultan ditarik oleh 4 kerbau putih (kebo bule).

Sedangkan Paksi Naga Liman, dari namanya sudah jelas bahwa kereta ini penggabungan dari 3 jenis hewan yaitu, paksi (burung/sayap), Naga (naga/tanduk). Liman (gajah/belalai). Dibuat pada tahun 1350 Saka atau 1428 Masehi. Kereta ini digunakan oleh Sunan Gunung Jati untuk berkeliling Keraton.

14. Pada 18 November 2017, kembali nama Indonesia berkumandang dan dipanggil sebagai pemenang best national costume Miss Asia Awards 2017 yang diadakan di Korea Selatan, diwakili Stela Natalia, national costume Indonesia sangat memukau dewan juri, mengangkat tema “Legend of the Golden Dambus and Holy Dragon”.

15. Pada 18 November 2017, Madhina Suryadi berhasil membawa nama Indonesia meraih best national costume Miss Scuba International 2017 yang diadakan di Kinabalu, Malaysia, dengan tema “Palembang Sparkling” rancangan Viky Veovinza.

16. Tanggal 22 November 2017, Indah Dwi Septiani menambah spesial awards best national costume untuk Indonesia melalui Miss Asia 2017 yang diadakan di India.

National costume dengan tema Jaran Kepang atau Kuda Lumping karya designer Annisa Banyuwangi, adalah Tarian Tradisional Jawa yang Menampilkan Prajurit yang Sedang Menunggang Kuda. Tarian ini Menggunakan Kuda yang Terbuat dari Anyaman Bambu (Kepang) dan Dibentuk Menyerupai Kuda. Tari Jaran Kepang Menggambarkan Kisah Seorang Pasukan Pemuda Cantik Bergelar Jathil yang Menunggang Kuda Berambut Emas dan Berekor Emas yang Membantu Pertempuran Kerajaan Bantarangin Melawan Pasukan Penunggang Babi Hutan dari Kerajaan Lodaya

Tari Jaran Kepang sudah ada sejak zaman Kerajaan Hindu. Biasanya dipertontonkan untuk menyambut tamu yang dihormati dan untuk upacara adat tertentu. Tarian ini merefleksikan semangat heroisme, kekuatan, keberanian, dan aspek kemiliteran sebuah pasukan berkuda yang pantang menyerah. Hal ini terlihat dari gerakan-gerakan ritmis, dinamis, dan agresif, melalui kibasan anyaman bambu, dan menirukan gerakan layaknya seekor kuda di tengah peperangan.

17. Tanggal 27 November 2017, Andry Ismaya Permadi berhasil meraih best national costume Manhunt International 2017 yang diadakan di Bangkok, Thailand, mengangkat tema “Butterfly Barong” karya Pancer Langit asal Bali.

18. Pada 20 Desember 2017, Indonesia meraih best national costume World Miss University 2017 di Cambodia, melalui Cordelia Fidelia mengangkat tema “Janger Dewi Sritanjung” karya designer Annisa Banyuwangi.

19. Penutup akhir tahun, tepatnya 21 Desember 2017, Indonesia meraih 1st runner up best national costume Mister Tourism World 2017 di Myanmar, melalui Rizky Ardie mengangkat tema “Kujang Siliwangi” rancangan Jember Fashion Carnaval.

Penulis: Irwansyah

Editor: Aditiya Yasmin

Comments

comments