Persiapan Olvah Alhamid, Mutiara Papua Menuju Miss Eco Universe 2016

 

olvah

Sudah lama tidak ada wakil Papua yang dikirim kejang international, terakhir tahun 2013 diajang Miss South East Asian 2013, saat itu Indonesia diwakili Christy Anggeline Jawiraka, top 10 Puteri Indonesia 2007 dengan hasil 2nd runner up.

Tiga tahun berlalu kini diajang Miss Eco Universe 2016 di Mesir, Indonesia diwakili oleh Olvah Alhamid, wanita asli papua yang juga top 5 Puteri Indonesia 2015 dari daerah Papua Barat. Terpilihnya Olvah melalui pertimbangan yang matang oleh Raymond Jambek dari Melayu Production selaku pemegang lisensi dan sudah mendapatkan restu dari Yayasan Puteri Indonesia.

Memiliki kulit eksotik dan fasih berbahasa inggris menjadi nilai plus buat Olvah, ia akan berangkat pada tanggal 27 Maret 2016 dan kembali ketanah air 15 April 2016. Jelang keberangkatannya kurang 10 hari lagi, banyak persiapan yang sudah dilakukan.

Seperti saat kemarin siang, kamis (17/3) IP bertemu dengannya disalah satu klinik kecantikan didaerah tebet timur dalam. Olvah datang bersama sang bunda dan sahabatnya mas Yayan, mengenakan dress warna coklat, sesampainya diklinik Olvah langsung menuju ruangan dokter.

“Selamat siang IP, maaf ya datangnya terlambat, tadi aku habis kedutaan Mesir, mengurus semua keberangkatan, ngatrinya lama” jawabnya dengan tersenyum.

olvah-2

 

olvah mulai melakukan perawatan pada wajahnya dengan metode thermage. Thermage sendiri adalah perawatan dengan menggunakan energi frekuensi radio yang mempu menembus lapisan kulit terdalam dan mengaktifkan kolagen serta menstiumulasi jaringan baru yang akan membantu menciptakan kulit yang lebih segar dan muda kembali, sehinga kulit wajah dan leher terlihat menjadi lebih kencang. Ini adalah perawatan Olvah yang keempat, tinggal dua kali pertemuan lagi semuanya akan selesai.

Tidak hanya persiapan fisik, namun untuk dress dan national costume sudah dipersiapkan secara khusus, tidak tanggung-tanggung untuk evening gown malam final dan national costume dibuatkan secara khusus oleh designer Eko Tjandra dari Olanye.

Eko Tjandra adalah designer yang sukses membuatkan evening gown berwarna gold untuk Margenie Winarti yang meraih best evening gown di Miss Grand International 2014 dan national costume untuk Rima Demensah yang meraih best national costume di Miss Scuba International 2014.

Untuk cocktail dress dan busana selama dikarantina, Olvah juga banyak dibantu designer-designer muda dari bumi cendrawasih Papua.

“Kita memang ingin mengangkat karya designer muda dari Papua dan design mereka bagus-bagus, semoga orang luar bisa melihat keindahan dan kekayaan Papua yang dipakai Olvah” ujar sang sahabat Mas Yayan.

(is)