Cerita Seru Top 16 Miss Eco Universe 2016 Olvah Alhamid: Dari Genk-genkan Dikarantina dan Kedekatannya Dengan Pedro Mendes Mister International 2015

olvah-alhmaid-1

Selama tiga minggu mengikuti kompetisi Miss Eco Universe 2016 di Mesir, pada hari minggu (17/4) Olvah Alhamid tiba dibandara Soekarno Hatta tepat jam 11 malam, disambut keluarga, sahabat dan tentunya Indonesian Pageants. Olvah terlihat ceria dengan kejutan yang diberikan malam itu, memakai busana serba hitam, sepatu booth dan bandana berwarna gold. Perubahan fisik terlihat sangat jelas, bentuk tubuhnya berbeda dari saat ia mau berangkat ke Mesir.

“Berasa kurus pas malam final evening gown yang aku pakai dari Eko Tjandra itu dipakai pas saat fitting, tapi ketika dimalam final menyusut satu jari” jawabnya sambil tertawa

Olvah menyadari karena saat karantina mereka berpindah diberbagai tempat dari Kairo, Luxor, Alexandria dan Egypt ditambah aktivitas selama karantina sangat padat, sehingga ia jarang makan. Ia akui untuk makanan terutama buah-buahan Mesir surganya.

“Buah-buahan murah dan segar, buah Kiwi jika di Indonesia bisa seratus ribu sekilo disana (Pound mata uang Mesir) jika dirupiahkan bisa limabelas ribu sekilo”

Menurutnya Mesir sangat mengunggulkan produk pertanian, anggapan orang selama ini di Mesir gersang, panas dan berdebu, tapi untuk produk pertanian mereka nomor satu, justru bidang pertanian sangat maju. Sehingga berdampak kedaya beli masyarakat, termasuk harganya menjadi murah dan terjangkau.

Mayoritas penduduk Mesir menetap di pinggir Sungai Nil (sekitar 40.000 km²). Sebagian besar daratan merupakan bagian dari gurun Sahara yang jarang dihuni. Dengan penduduk mayoritas menganut agama Islam sementara sisanya menganut agama Kristen Koptik. Mesir terkenal dengan peradaban kuno dan beberapa monumen kuno termegah di dunia misalnya Piramid Giza,Kuil Karnak,Lembah Raja serta Kuil Ramses. Di Luxor adalah sebuah kota di wilayah selatan terdapat kira-kira artefak kuno yang mencakup sekitar 65% artefak kuno di seluruh dunia.

Menjadi wakil Indonesia di Miss Eco Universe 2016, Olvah kontestan asal Indonesia paling ditunggu kehadirannya di Mesir, antusias masyarakat Mesir melihat Indonesia mengirim wakil yang unik dan memiliki kecantikan berbeda dengan negara lainnya. Itu terlihat diakun instagramnya dipostingan video terlihat antusias masyarakat Mesir yang ingin berphoto bersama.

Kembali mengenai karantina Miss Eco Universe 2016, Olvah melihat persaingan antara kompetisi saat di Indonesia dan International sangat ketat terjadi di International, ia melihat memang ada genk-genkan dikelompok eropa dan latinas. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris, Spanyol dan Prancis justru Olvah bisa leluasa dalam pergaulan dengan sesama finalis, terkadang ia ngobrol dengan finalis dari negara Venezuela, Spanyol, Haiti, Prancis dan Filipina.

“Aku bergaul kesemua wakil Asia, Latinas, Afrika dan Eropa, sejujurnya aku tuh genknya Haiti, Algeria, Prancis dan termasuk Pedro si Mister International 2015”

olvah-alhamid-3

Hari terakhir saat mau pulang kenegara masing-masing, bersama genknya tersebut Olvah jalan-jalan keseluruh tempat di Mesir, serunya lagi Pedro ikut dalam rombongannya tersebut. Menurut pengakuan Olvah, Mister International 2015 Pedro Mendes yang juga salah satu juri Miss Eco Universe 2016, kenapa nyambung ngobrol dengannya, dikarenakan Pedro dalam kesehariannya lebih lancar mengunakan bahasa Prancis dan Inggris.

Perjalanan Olvah mengikuti Miss Eco Universe 2016 dimulai saat berangkat dari Indonesia 27 Maret 2016, dua hari dikarantina Olvah sudah meraih best National Costume, mengambil tema Bird of Paradise rancangan Eko Tjandra, dengan ragam makna disetiap elemen national costume tersebut untuk headpiece melambangkan Honai rumah adat Papua, bagian sayapnya dikanan dan dikiri dibuat panjang dengan ukuran sepanjang 1,25m. Busana yang Olvah pakai terbuat dari bahan dasar Gold melambangkan Papua yang kaya akan sumber daya alam. Bunga Anggrek hitam disisi dada bagian kanan dan kiri, ingin memperkenalkan kepada dunia bahwa Anggrek hitam sebagai bunga termahal dan berasal dari Papua. Alat musik Tifa instrumen tradisional bagian kanan dan kiri pinggul dimana Papua kaya akan seni dan budaya. Burung Cenderawasih di tangan melambangkan kecantikan Papua, yang harus kita jaga dan lestarikan populasinya.

Ide national costume semuanya datang langsung dari Olvah untuk pengerjaan akhirnya diselesaikan oleh designer Eko Tjandra yang mengerjakannya. Ia ingin memperkenalkan keindahan Papua keseluruh dunia, kini dunia tahu dan melihatnya dengan keberhasilannya meraih best national costume Miss Eco Universe 2016.

Dan meraih dua awards tambahan sebagai Miss Digital dan Miss Cooking, untuk Miss Cooking itu ia dapatkan saat kompetisi memasak, jika negara lain memasak menu international Olvah berbeda ia memasak makanan Indonesia Kari Ayam dan juri menyukai masakannya.

Satu hari sebelum final situs Global Beauties mengeluarkan leaderboard prediksi top 20 Miss Eco Universe 2016 dan Olvah tidak masuk didalamnya, sempat kepikiran dan curhat dengan sang sahabat Mas Yayan yang sudah datang ke Mesir bersama Mama dan Papa Olvah. Sebagai sahabat Mas Yayan ikut memberikan motivasi kepada Olvah untuk tetap fokus dan konsentrasi. Prediksi leaderboard ini sebagai pecutan semangat bahwa Olvah bisa membuktikan bahwa prediksi tersebut salah.

olvah-alhamid-2

Pas malam final Olvah membuktikannya ia masuk top 16 bersama China, dua negara wakil Asia, justru negara Asia seperti Vietnam, Filipina, Malaysia dan Thailand yang diprediksi masuk tidak masuk didalam top 16 Miss Eco Universe.

“Wakil Vietnam satu hari jelang malam final, saat kita latihan rehearsal dia malah meliburkan diri dengan spa kecantikan, semuanya heran jangan-jangan dia yang menjadi juaranya”

Final Miss Eco Universe berlangsung malam hari di Kairo Mesir, 16 negara yang maju kebabak top 16 yaitu Venezuela, Chile, Brazil, Mexico, Costarica, Netherlands, Colombia, Argentina, China, Indonesia, Portugal, Baskiria, Belarus, Egypt, USA dan Rusia. Dilanjutkan kebabak top 8 yaitu Brazil, Mexico, Usa, China, Chile, Baskiria, Belarus dan Costarica.

Berikut daftar pemenang Miss Eco Universe 2016 dan spesial awards :

Natalia Carvajal (Costa Rica) Miss Eco Universe 2016
Lais Berte (Brazil) 2nd ru Miss Eco Universe 2016
Serena Jiay (China) 3rd ru Miss Eco Universe 201
Anastasia Yikovleva (Bashkiria) 4th ru Miss Eco Universe 2016.

Spesial Awards Miss Eco Universe 2016 :
– Bashkiria (Miss
Photogenic)
– Indonesia (Miss Digital)
– Kenya (Miss Congeniality)
– Cuba (Miss Fitness)
– Japan (Best Smile)
– Nepal (Best Tourism Video Presentation).

Perubahan pada penampilan Olvah dimalam final Miss Eco Universe 2016 sangat berbeda saat ia mengikuti Puteri Indonesia, apalagi disesi evening gown, disini Olvah melangkah dengan anggun dan penuh kharisma.

“Aku sudah ikhlas malam itu apapun yang terjadi dan tetap fokus”

Walaupun banyak kontestan yang menjagokannya bisa melaju kebabak 8 besar dan juara. Olvah bersyukur bisa membanggakan Indonesia dengan pencapaiannya dengan hasil maksimal sebagai top 16, best National Costume, Miss Digital dan Miss Cooking Miss Eco Universe 2016.

Selain membawa prestasi Olvah juga mengabarkan kalau dalam beberapa bulan lagi ia akan reunian dengan beberapa kontestan Miss Eco Universe 2016 di Bali dan Mister International 2015 Pedro Mendes juga akan datang ke Indonesia, hebatnya lagi Olvah akan diundang secara khusus ke Mesir oleh yayasan Miss Eco Universe. Selamat Olvah atas perjuangan dan prestasinya dengan mengharumkan nama Indonesia juga Papua.

(is)