It’s Me: Interview Exclusive Manhunt DKI Jakarta 3 2017

Nama lengkap: Abdul Qowi Bastian
Nama panggilan: Qowi
Tempat dan tanggal lahir: Jakarta, 14 Januari 1988
Umur & tinggi badan: 29 tahun, 170 cm
Pekerjaan/pendidikan: Dosen dan jurnalis
Hobby: Membaca, menulis, bermain ukulele
Motto: Always look for the light
Prestasi: 
– Finalis Abang None Jakarta Pusat 2012
– Finalis Fitness First New You Achievement Award 2015 Strength Category
– Finalis GOIFEX Indonesia Fitness Ambassador 2016
1. Ceritakan tentang diri Anda secara singkat.
Saya adalah seorang jurnalis di sebuah media online dan dosen jurnalistik di sebuah universitas swasta. Setelah lulus kuliah jurusan bisnis manajemen, saya melanjutkan pendidikan S2 jurusan media dan komunikasi di Monash University, Melbourne, Australia. Kembali ke Jakarta, saya sempat bekerja di sebuah konsultan politik sebelum terjun ke menjadi wartawan di koran nasional berbahasa Inggris. 
Di sela-sela kesibukan, saya pernah menjadi finalis Abang None Jakarta Pusat 2012 dan finalis berbagai kompetisi fitness seperti Fitness First New You Achievement Awards 2015 dan GOIFEX Indonesia Fitness Ambassador 2016. Cerita-cerita mengenai transformasi saya pernah diliput media nasional seperti Men’s Health Indonesia dan Majalah Reps.
Saya gemar membaca fiksi, menulis puisi, dan telah menerbitkan e-book berjudul “Raja Segala Diet: Tutorial Diet IIFYM” yang dapat diunduh secara gratis. Saya juga memiliki komunitas membaca puisi (spoken word poetry) bernama Unmasked Open Mic yang terbuka untuk umum.
Minat saya terhadap isu-isu politik juga membawa saya dan teman-teman untuk mendirikan gerakan Ayo Vote, sebuah wadah edukasi bagi anak muda agar terlibat partisipasi aktif dalam berpolitik.
 
2. Siapa sosok yang paling menginspirasi bagi Anda? Jelaskan.
Sosok yang paling menginspirasi saya adalah ibu saya. Ia melahirkan dan membesarkan saya seorang diri. Dari beliau saya belajar keteguhan, kesabaran, kemandirian, kekuatan, hingga kasih sayang dan kelembutan.
 
3. Apa menu healthy food yang menjadi favorit Anda?
Untuk sarapan saya gemar membuat omelette toast, karena selain mudah dimasak juga praktis dan mengandung nutrisi yang baik. 
Makan siang, nasi ayam bakar beserta gado-gado. Murah, sederhana, dan mengenyangkan. Sore, kopi hitam tanpa gula sedangkan malam ikan tuna dan buah-buahan.
 
4. Sebutkan salah satu latihan favorit Anda saat melakukan workout? Kenapa Anda memilih latihan tersebut?
Latihan yang paling penting dalam sebuah workout sebenarnya ada 3, yaitu bench press, squat, dan deadlift. Tapi jika harus memilih satu, saya akan memilih deadlift.
Mengapa deadlift? Karena deadlift memiliki manfaat pembentukan otot terbanyak dalam satu gerakan dan waktu yang relatif singkat. Setidaknya dalam satu repetisi maksimum, deadlift dapat menghasilkan kontraksi otot lebih banyak yang tertuju pada titik-titik otot seperti bahu, trapesiuz, dan kaki.
Selain itu, deadlift dapat membangun tubuh menjadi tegap akibat gerakan yang mengenai otot gluteshamstring, dan spinal erectors.

5. Destinasi wisata mana di Indonesia yang ingin Anda kunjungi dalam waktu dekat ini? Kenapa Anda memilih destinasi tersebut?
Kepulauan Banda, Maluku. Pulau Banda memiliki sejarah kelam dalam sejarahnya. Pada masa penjajahan, pulau ini dikenal sebagai penghasil rempah-rempah, terutama pala, yang diincar oleh negara-negara di Eropa. Bahkan harga pala pada saat itu sempat lebih mahal daripada emas, karena dapat mengobati penyakit. 
Inggris, yang ingin menguasai pala, meminta alih kuasa dari Belanda atas Pulau Banda tapi Negeri Kincir Angin itu bersikukuh sehingga Inggris akhirnya mendapatkan New Amsterdam (sekarang bernama Manhattan, di New York), yang masih kosong. 
Sayangnya, Manhattan sekarang menjadi sebuah daerah metropolis sedangkan Pulau Banda seolah terlupakan. Padahal Pulau Banda juga memiliki nilai-nilai historis dalam kemerdekaan Indonesia ketika Bung Hatta dan beberapa founding fathers lainnya sempat diasingkan oleh Belanda.
 
6. Seperti apa gambaran Anda dalam 10 tahun ke depan?
Sebagai seorang edukator, saya bercita-cita untuk membangun sekolah, entah itu pre-school, atau SD hingga SMA, karena pendidikan dasar membentuk karakter seseorang sedari dini. Saya juga memiliki impian untuk menerbitkan buku, baik itu fiksi (sastra), kumpulan puisi, atau non-fiksi (tentang fitness).

Thanks to Qowi dan GT Organizer untuk kesempatan interviewnya.

Editor: Aditiya Yasmin

Comments

comments