Man Of The Year : Kampanyekan Kepedulian Hewan Liar Sekaligus Menikmati Hidangan Ala Melayu

man-of-the-year-2016-9

Tanggal 18 Agustus 2016, para Finalis Man Of The Year mengadakan kunjungan ke Kabupaten Pelalawan, Riau sebagai bagian karantina dari Man Of The Year

Salah satu kunjungan nya adalah ke Taman Nasional Tesso Nilo. Di sana para kontestan belajar mengenai lingkungan hidup secara langsung seperti penghijauan, perlindungan hewan liar dan puncaknya melakukan photoshoot dengan 2 ekor gajah binaan Taman Nasional Tesso Nilo, yaitu Ria dan Rachman. Lokasi pemotretan berada sekitar 7 km di Tengah hutan di tepi sungai Nilo.

man-of-the-year-2016-7

Para Finalis sangat excited dan happy menjalani semuanya, meski harus melakukan trekking berjalan menembus hutan Selama 1 jam lebih.

Namun semua rasa lelah itu terbayar begitu tiba di lokasi pemotretan di pinggir sungai Nilo yg indah. Para finalis pun semangat melakukan pemotretan bersama gajah-gajah yang ada dan ikut memandikan gajah di sungai.

Diharapkan dengan sesi pemotretan ini, sekaligus menjadi kampanye menggalang kepedulian terhadap pelestarian hewan liar. Tarek finalis asal Lebanon menyebutkan ” Ini pengalaman yang tak terlupakan dalam hidup saya, I love Indonesia!” sementara, Jan, finalis dari Czec Republic mengatakan ” saya sangat excited, di sini kami ikut mengkampanyekan kepedulian terhadap melestarikan hutan dan hewan liar”

Sebelum melakukan sesi photoshoot dengan hewan Gajah, finalis diajak menikmati hidangan makanan ala melayu, disini mereka diajarkan cara makan dengan mengunakan tangan.

man-of-the-year-2016-8

Budaya makan dengan tangan adalah salah satu cara untuk menjalin silaturahmi, bahwa pangkat, derajat, status sosial, kedudukan, dll. Semuanya tidak berlaku! Semua orang sama, meski banyak perbedaan mencolok yang bercampur baur didalam persamaan. Itu semua tak lain adalah untuk menegaskan bahwa perbedaan ada untuk mendatangkan keindahan melalui persamaan.

Karena akan adalah satu perkara yang wajib dalam hidup, cara makan juga merupakan satu budaya. Masing-masing bangsa memiliki budaya mereka tersendiri bagaimana cara mereka makan. Contohnya orang Tiongkok makan menggunakan sumpit, sedangkan orang Barat terbiasa makan menggunakan sendok dan garpu.

(ns/is)