Hayati: The Power of Fans Pageants Indonesia

artikel
Beauty pageants bukan hanya sekedar brain, beauty, and behavior dari wakil sebuah negara. Lebih dari itu, beauty pageants adalah sebuah industri yang meliputi banyak aspek dan elemen. Maka dari itu sering muncul istilah sash factor. Sash factor bisa berbagai macam aspek, mulai dari kekuatan wakilnya, kepentingan bisnis, hingga kekuatan fans.

Kali ini mari kita bahas mengenai aspek fans. Di kawasan Asia Tenggara di masa lampau sangat terkenal fans dari Thailand dan Philippines adalah fans terloyal di beauty pageants. Mereka sangat loyal mendukung wakilnya, seburuk apapun wakilnya ketika masih dalam tahap nasional mereka akan memberikan kritik habis-habisan, namun ketika sudah di medan perang mereka kompak memberikan support. Hal tersebut terlihat dari seringnya Philippines dan Thailand merajai fans vote di setiap pageant.

Di minor pageant, baru-baru ini muncul negara Asia lainnya yang secara mengejutkan getol melakukan vote, yaitu Myanmar. Percaya atau tidak loyalnya fans bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan panitia di dalam pageant buatannya, karena bagaimana pun pageant adalah sebuah bisnis. Setiap bisnis butuh masa untuk menaikkan pamor pageantnya.

Di Indonesia sendiri, kekompakkan fans sudah dimulai dari jaman Zivanna Letisha di Miss Universe 2009 yang berlangsung di Bahamas. Zizi mendapatkan posisi no 1 vote di website missuniverse.com . Namun, sayangnya fans harus menelan kekecewaan karena vote tersebut tidak berarti apapun. Tahun-tahun setelahnya Miss Universe baru memberikan kebijakan vote untuk memasuki Top 16 atau menentukan best national costume.

best-national-costume-miss-universe-2014

Di tahun 2014, Indonesia berhasil memenangkan Best National Costume melalui sistem voting. Disini kekompakkan fans Indonesia kembali teruji. Fan vote dilakukan melalui twitter dan menjadi trending topic. Ini kali pertama Indonesia memenangkan award Best National Costume di Miss Universe.

mgi-national

Berlanjut ke Ariska Putri Pertiwi Miss Grand International 2016, dengan kekuatan vote mencapai 10 juta vote Indonesia berhasil meraih Best National Costume dengan tema Royal Sigokh karya designer Dyand Fariz.

indopageants-1480381951528

Tidak hanya ajang-ajang besar, fans Indonesia juga sudah mulai dewasa. Fans sudah mulai menghilangkan mindset memilah-milah dalam mendukung wakilnya. Terbukti Jenifer Darren, Wakil Indonesia di Miss World Beauty Queen 2016 berhasil meraih Award Best Popularity. Award ini diraih berkat share dan likes di fanpage resmi pageant tersebut.

img_20161128_194948

Sedangkan yang terbaru dan masih berjalan yaitu Intan Aletrino di Miss Supranational 2016 sedang berjuang untuk mempertahankan posisinya di rank 1 aplikasi Mobstar. Ada yang unik dalam kasus ini, fans Indonesia saking kompaknya menyebabkan aplikasi Mobstar sering error. Bahkan founder Mobstar sampai harus merubah peraturan vote berkali-kali. Hal ini semakin membuktikan fans Indonesia semakin ditakuti.

(ay)