Film Wiro Sableng Akankah Calon Box Office?

Sebagai anak dari penulis novel legendaris Wiro Sableng, karangan Bastian Tito. Vino G. Bastian sepertinya ingin mengulang masa keemasan novel yang pernah dibuat film pada tahun 1988 dalam delapan seri dan pada tahun 1995 diadaptasi ke dalam sinetron berjumlah 91 episode.

Dalam pemutaran perdana untuk media di Epicentrum XXI, Senin (27/8), semua penonton dibuat kagum dengan efek sinematografi, jalan cerita, dan lelucon khas Wiro Sableng. Tidak terasa hampir dua jam film fantasi ini membius semua yang hadir menonton.

Isi cerita dalam novel tersebut masih bisa dinikmati untuk era saat ini. Film ini mengambil setting Nusantara abad ke-16 dimana banyak kejahatan terjadi. Mengisahkan Wiro Sableng (Vino G Bastian), murid pendekar misterius bernama Sinto Gendeng (Ruth Marini), mendapat titah dari gurunya untuk meringkus Mahesa Birawa (Yayan Ruhian), mantan murid Sinto Gendeng yang berkhianat.

Dalam perjalanannya mencari Mahesa Birawa, Wiro terlibat dalam petualangan seru bersama dua sahabat barunya Anggini (Sherina Munaf) dan Bujang Gila Tapak Sakti (Fariz Alfarazi). Pada akhirnya Wiro bukan hanya menguak rencana keji Mahesa Birawa, tetapi juga menemukan esensi sejati seorang pendekar.

Acara ini turut dihadiri oleh Lala Timothy (Produser, Penulis, Kreator), Kurt Rieder (20th Century Fox), Angga Sasongko (Sutradara), Adrianto Sinaga (Production Designer & Costume Designer), Nadia Adharina (Costume Designer), Aria Prayogi (Music & Sound Designer), Teguh Rahardjo (Editor), Ipung Rachmat Syaiful, ICS (Director of Photography), Tumpal Tampubolon (Penulis), Vino G. Bastian, Sherina Munaf, Fariz Alfarazi, Yayan Ruhian, Ruth Marini, Dian Sidik, Aghniny Haque, Yusuf Mahardika, Marsha Timothy, dan dari kalangan beauty pageants turut ambil bagian dalam film tersebut yaitu Gita Arifin (Miss Internet Indonesia Jawa Barat 2017).

Dalam pengakuannya di depan awak media, Vino mengakui ia sudah lama ingin membangkitkan kembali film tentang pahlawan asli Indonesia. Dimana saat ini banyak film tentang pahlawan justru didominasi film Hollywood.

Sementara itu Marsha Timothy berperan sebagai Dewi Angin Timur, mengakui peran yang ia mainkan sangat maksimal, namun ia mengaku kendala ia hadapi adalah bagian kostum yang beratnya mencapai 10 kg, dibuat oleh designer Tex Saverio.

Usai acara, IP team sempat bertanya kepada teman-teman media lainnya, bagaimana penilaian mereka tentang film tersebut, reaksinya beragam dan ada yang memberikan nilai rating 8.

 

Film ini rencananya akan ditayangkan perdana untuk publik pada 30 Agustus 2018. Bukan tidak mungkin film ini akan menjadi calon box office film Indonesia selanjutnya. Setelah film Dilan 1990 sukses menjadi film terlaris tahun ini dengan 6 juta penonton.

Tidak hanya tayang di Indonesia saja, Wiro Sableng Kapak Maut Naga Geni 212, akan tayang di dua negara Asia Tenggara lainnya, yaitu Malaysia dan Singapura, serta akan diupayakan dapat tayang di negara-negara lainnya.

Penasaran suasana Press Screening dan Press Conference film Wiro Sableng Kapak Maut Naga Geni 212. Yuk cek link videonya disini.

Penulis : Irwansyah
Editor: Aditiya Yasmin

Comments

comments