You Will When You Believe

anindya-kusuma-putri-puteri-indonesia-2015-4

Anindya Kusuma Putri adalah salah satu Puteri yang IP rasa punya semangat juang yang luar biasa. Bagaimana tidak, Anin yang memulai langkahnya sebagai Gadis Sampul 2008 mengikuti ajang Puteri Indonesia 2011 di wilayah Jawa Tengah. Sebagai pemula di ajang putri-putrian, Anin yang tomboy mampu mencetak prestasi sebagai Runner-Up pertama. Kala itu, dia harus mengakui keunggulan Maria Selena sebagai Puteri Jawa Tengah yang kemudian menjadi Puteri Indonesia 2011. Pasca kemenangan Selena, sisa tugas sebagai Puteri Indonesia Jawa Tengah dijalankan oleh Anin.

Anin sebenarnya ingin kembali mencoba Puteri Indonesia Jawa Tengah di tahun 2014. Sayang, jadwal kuliah yang bentrok dengan waktu pendaftaran dan karantina membuat Anin harus menunda mimpinya. Sesuatu yang buruk? Ternyata tidak sama sekali. Anin dengan sabar menanti setahun kemudian untuk mengikuti Puteri Indonesia Jawa Tengah 2015. Dengan semangat juang tinggi, Anin berhasil mewakili Jawa Tengah dan maju ke pemilihan Puteri Indonesia 2015. Di tengah banyaknya kontestan favorit dengan skill modeling yang mumpuni, si tomboy yang minim pengalaman model ini justru menjadi juaranya. Sontak banyak menerima kritik tajam, bahkan bully di social media. Namun Anin jadikan itu semua sebagai pacuan untuk membuktikan kalau mereka yang mencibir dan membully nya salah. Anin berjuang untuk membuktikan kalau dia bisa. Sebelum berangkat ke Miss Universe 2015, Anin berlatih keras dan berusaha sekuat tenaga untuk menjadi yang terbaik.

Dan di ajang Miss Universe, Anin berusaha melebur dengan kontestan lain. Dewi Fortuna ternyata bersinar terang di diri Anin. Miss Universe ternyata memiliki kriteria baru, yang disebut New Attitude, yang menjelaskan bahwa cantik itu adalah kuat, tangguh, berjiwa petualang dan tidak mengenal rasa takut. Mendadak semua kriteria itu mengarah ke Anin. Anin yang di awal belum begitu terlihat, muncul dengan cemerlang di kompetisi bakat dengan permainan bass dan outfit Tapis Lampung nya. Penampilannya semakin cemerlang di preliminary competition.

Terbukti, perjuangannya berbuah manis. Anin dan Indonesia adalah nama ketiga yang dipanggil masuk ke jajaran 15 besar. Mempertahankan prestasi Indonesia di tahun-tahun sebelumnya. Meskipun masih belum beruntung masuk ke 10 besar, tapi sekali lagi, nama Indonesia bergaung di panggung Miss Universe. Pencapaian luar biasa bagi si tomboy dari Semarang ini. Menghempas keraguan, dan membungkan bully-an.

Anin bagi IP adalah bukti nyata, bahwa mimpi bisa jadi nyata dan perjuangan akan berbuah manis apabila kita mau terus berusaha, mau terus percaya dan mau terus berdoa untuk meraih itu semua. Dan IP percaya Anin suatu saat bisa menjadi seseorang yang luar biasa di bidang apapun yang akan digelutinya.

(ah)