Sunday Dress Up Tetap Semangat Walaupun Hujan

ifw4

Sunday Dress Up adalah Local Movement kampanye bangga memakai produk lokal, acara ini berlangsung pada hari Minggu 1 February 2015, di Gedung Sapta Pesona, Sunday Dress Up termasuk kedalam pra event penyelenggaran Indonesia Fashion Week 2015.

Acara ini memasuki tahun keduanya, banyak peserta dari berbagai komunitas pencinta dan pelaku mode, dari Disainer, Model, Miss Sport Tourism Indonesia 2014 Nawang Wulan, Putra Putri Bugar Indonesia, hingga masyarakat menyuarakan rasa cinta, bangga dan dukungannya terhadap produk lokal.

ifw3

Walaupun ditengah guyuran hujan, dengan memakai kain batik dan tenun, para peserta antusias dan tetap semangat mengikuti event tahunan ini, rute long march dimulai dari depan patung Kuda monas, Sarinah, Bunderan Hi dan balik lagi ke Gedung Sapta Pesona.

Sementara itu Indonesia Fashion Week 2015 memasuki tahun keempatnya akan diselenggarakan dari tanggal 26 Februari sampai 1 Maret 2015, akan ada 220 disainer dan 700 brand yang akan ikut serta. Dan yang akan menjadi Icon Indonesia Fashion Week 2015 yaitu, Paula Verhoeven (finalis Gadis Sampul 2001) dan Advina Ratnaningsih (finalis Wajah Femina 2005).

Sebelumnya prescon juga dilangsungkan dengan dibuka host Ivan Gunawan, aksi ini diresmikan oleh Menteri Pariwisata Bapak Arief Yahya, Bapak Agus Muharram selaku Sekertaris Jendral Kementerian Koperasi dan UKM, Bapak Harry Waluyo selaku Direktur Jendral Ekonomi Kreatif Berbasis Media Desain dan Iptek Kementerian Oariwisata, Taruna K. Kusmayadi selaku Ketua Umum APPMI, Ali Charisma selaku Presiden Direktur Indonesia Fashion Week, Dina Midiani selaku Direktur Indonesia Fashion Week, dan Ernst K. Remboen Direktur Utama PT Kerabat Dyan Utama (radyatama) selaku penyelenggara Indonesia Fashion Week 2015.

“Industri fashion memberikan kontribusi yang sangat besar, total besarnya di Indonesia 200 triliun, ada 4 juta pegawai yang terlibat di industri fashion, dengan eksportnya 100 triliun rupiah dan Indonesia akan menjadi pusat fashion pada tahun 2025” ujar Bapak Arief Yahya Menteri Pariwisata.

Dalam kesempatan itu juga Bapak Arief Yahya juga mengharapkan disetiap event acara fashion ataupun acara tertentu ia ingin semua lapisan masyarakat memakai kain sarung (baik itu batik ataupun tenun) untuk dipakai, karena saat ia berkunjung kenegara Myanmar, ia melihat masyarakat Myanmar sangat bangga memakai kain sarung, dan kain sarung yang ada di Indonesia juga tidak kalah dengan negara tersebut, karena Indonesia mempunyai ciri khas dan motif yang beragam.
(is)

Comments

comments