Kisah Carlo Bawa Pesan Dan Harapan

kisah-carlo-2

Perlahan namun pasti, walapun hanya meraih Puteri Intelligencia dan masuk 10 besar Puteri Indonesia 2011, Putri Ayudya memantapkan karier aktingnya didunia perfilman Indonesia, setelah masuk unggulan nominasi di Piala Maya 2015 melalui film Guru Besar : Tjokroaminoto, kini wanita cantik nan ramah ini, kembali menghadirkan karya terbarunya. Kisah Carlo webseries yang hadir di canal youtube, setiap minggu pertama dan ketiga tiap bulannya, proses syuting sudah rampung dengan total 10 episode, bertempat di Bang & Olufsen Showroom Pasific Place press screening dilangsungkan.

Turut hadir semua cast dan crew dari pemain Jajang C Noer (sayang belum hadir) Putri Ayudya, Gesata Stella, Dayu Wijanto, Natalius Cendana, Chicco Kurniawan, Rangga Djoned, Emil Kusumo, Ina Panggabean, William Tjokro, Irina Chu, Marissa Anita, dengan sutradara Andri Cung dan Paul Agusta. Dan turut hadir secara khusus Dr. Emon Winardi yaitu dokter spesialis penyakit dalam, penanggung jawab Program di Ruang Carlo Rumah Sakit St Carolus

Webseries ini diangkat berdasarkan kisah nyata para pasien yang pernah berobat di rumah sakit St. Carolus, episode pertama akan tayang bertepatan 1 Desember 2015 diperingati sebagai hari AIDS sedunia. Kisah Carlo mengangkat tentang Ruang Carlo, nama tempat layanan kesehatan untuk menjalani tes HIV dan infeksi menular seksual (IMS) di Rumah Sakit St. Carolus, Jakarta Pusat.

Ruang Carlo adalah tempat bagi banyak ODHA (Orang dengan HIV dan AIDS). Berawal dari gerakan kesadaran para dokter, perawat dan pengurus di Rumah Sakit St Carolus akan pentingnya pengobatan HIV yang terintegrasi dalam sistem dan kontrol pelayanan kesehatan. Termasuk memberikan langkah pencegahan penularan kepada kelompok berisiko dan keluarga.

Berperan sebagai Maya (Putri Ayudya) mulai merasakan sakit batuk dan demam yang tidak mengalami kesembuhan, kecemasannya sangat beralasan dan iapun meluncur kerumah sakit St. Carolus untuk menjalani pengobatan.

Sesampainya ia diruang daftar dan konsultasi mengenai penyakitnya,malah sebaliknya ia disarankan untuk periksa lebih insentif diruang carlo, ruangan tersebut khusus penyakit penderita HIV dan AIDS, Maya dirujuk menemui dokter Jenny (Gesata Stella).

Awal pengobatan Maya dibantu suster Leli (Dayu Wijanto), suster senior yang tegas dalam bertugas. Hatinya benar-benar hancur setelah hasil test menyatakan ia positif menderita AIDS, Maya mulai mencari tahu dengan siapa ia terjangkit penyakit tersebut, apakah dengan suaminya Surya (Natalius Chendana) atau dengan orang lain.

Kisah Carlo tidak hanya membahas penyakit yang diderita Maya, ada juga kisah dua pasang transgender, seorang pria bugar dan hingga wanita tomboy pengidap Aids.

Ide awalnya saat Andri Cung bertemu pihak rumah sakit, dari ngobrol biasa dan terjadilah pembiacaran mengenai film, dimana kalau dibuat film, seputar penyakit HIV bisa menjadi edukasi yang baik untuk masyarakat luas.

Sebagai pemain sentral Putri Ayudya mengaku proses syuting sudah rampung, dibuat hanya 10 hari, 80% syuting dibuat dirumah sakit St. Carolus dan 20 % dirumah. Sebelum syuting dimulai ia dan pemain lainnya, melakukan proses reading, baginya ini untuk membangun chemistry dengan lawan mainnya yaitu Natalius Chendana.

kisah-carlo-1

“Sangat senang terlibat di webseries ini, banyak pelajaran yang saya dapat, baik itu pesannya dalam bercerita hingga harapan hidup pasien penderita HIV yang ingin sembuh, salah satunya setiap orang wajib tes HIV dan ini tidak bayar, buat jaga-jaga kalau menderita akan mudah penanganannya”.

Periksa tes HIV tidak mahal, malahan gratis dan ada obatnya (untuk mengurangi), jika rutin minum obat, jaga pola makan dan teratur berolah raga. Putri sendiri pernah mempunyai pengalaman bertemu dengan ODHA (penderita AIDS), dua keluarga harmonis dengan satu anak, padahal Ibu sang anak menderita AIDS, Ibu tersebut bilang kalau ia bisa hidup sehat, rutin minum obat dan berolah raga.

kisah-carlo

Sementara itu Natalius Cendana mengaku ia sebelumnya tidak pernah berkunjung keruangan carlo, saat kerumah sakit dan untuk film ini adalah yang pertama. “Syutingnya benar-benar dilakukan dirumah sakit dan untuk membantu chemistry antara saya dan Putri, kita mengadakan makan bersama, dan itu cara saya membangun kedekatan untuk proses syuting”.

Berikut daftar nama pemain dan peran mereka di webseries Kisah Carlo :

Jajang C Noer : Suster Fransiska
Putri Ayudya : Maya
Gesata Stella : Dokter Jenny
Dayu Wijanto : suster Leli
Natalius Chendana : Surya
Chicco Kurniawan : Imam
Rangga Djoned : Yasmin
Emil Kusumo : Budiman
Ina Panggabean : suster Ratna
William Tjokro : Donny
Irina Chu : Rossa
Marissa Anita : Elsa

Kisah Carlo diisi puluhan cast yang terlibat didalamnya, namun diantaranya yang banyak meraih prestasi didunia perfilman Indonesia, seperti Jajang C Noer Aktris Pembantu Terbaik Piala Citra FFI 1992 (Bibir Mer), Gesata Stella winner Piala Maya 2012, best actress in an omnibus dalam film Sanubari Jakarta, Natalius Chendana winner Indonesian Movie Awards 2013 aktor favorite pendatang baru dalam film 3 Sum, Rangga Djoned Aktor Pendatang Baru Terbaik dan Pasangan Terfavorit (bersama Happy Salma) di Indonesian Movie Awards 2011 dalam film 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita dan sang sutradara Andri Cung, bersama William Chandra dalam film Buang, masuk nominasi best short film di festival Film Maya 2012.

Sebagai sutradara Andri Cung mengaku ia bangga webseries yang ia buat ini sudah bisa dinikmati penonton Indonesia, keunggulan webseries bisa diputar dimanapun dan kapanpun, serta tidak berbayar alias gratis.

(is)