Gala Premiere Film Bidadari Terakhir Banjir Pujian dan Air Mata

BT14

Prescon dan gala premiere film Bidadari Terakhir berlangsung pada hari senin (7/9) di XXI rasuna epicentrum kuningan jakarta, dihadiri seluruh pemainya Whulandary Herman, Maxime Bouttier, Julian Jacob, Stella Cornelia, Meirayni, Ikang Fauzi, Ayu Diah Pasha, Monica Oemardi,  Endah N Rhesa pengisi soundtrack “seluas harapan”, sutradara Awi Suryadi dan dari rumah produksi Ganesa Perkasa Films.

Film drama kisah nyata ini diangkat dari buku novel karya Agnes Davonar, dalam proses syutingnya yang berlangsung selama tiga minggu di Balik Papan Kalimantan Timur, dengan mengambil keseluruhan lanscape perkotaan, keindahan jembatan Mahakam, pelabuhan Semayang dan pantai.

Berperan sebagai seorang psk bagi mantan Puteri Indonesia 2013 dan top 16 Miss Universe 2013 Whulandary Herman, siap menerima resiko apapun. Memainkan peran sebagai Eva wanita penghibur disebuah pub prositusi didaerah Balik Papan Kalimantan Timur, Whulan sangat tertantang, iapun mencoba observasi kedaerah prositusi tamang lawang dan taman kota, disana ia menjumpai seorang psk dan berbincang bagaimana pekerjaan yang dilakukan, cara berbicara, bersikap hingga terjadinya transaksi.

“Film ini sangat ditunggu kehadirannya di Balik Papan, apalagi saat proses syuting di jembatan Mahakam, mereka sangat antusias melihatnya dan tidak sabar ingin menonton hasil” ujar Whulandary.

BT23

Bidadari Terakhir mengisahkan tentang Rasya (Maxime Bouttier) pelajar SMU yang galau tentang masa depannya, ia harus tunduk kepada ayahnya Tama (Ray Sahetapy) untuk terus belajar dan mengikuti kemauannya, apalagi sang ayah bekerja sebagai PNS yang memiliki karier cemerlang.

Disekolahnya ada seorang adik kelas Maria (Stella Cornelia) yang menyukai dirinya, hingga suatu hari ditengah kegalauannya tentang masa depan, Rasya diajak sahabatnya Hendra (Julian Jacobs) kesebuah tempat prostitusi, sambil menunggu Hendra tanpa sengaja Rasya berjumpa dengan Eva (Whulandary Herman) seorang PSK yang lewat didepannya, perkenalan pun terjadi

Pribadi Eva yang menyenangkan dan blak-blakan, membawa Rasya ingin kembali ketempat prostitusi tersebut, hingga keduanya berpetualang keberbagai tempat, keputusan harus dibuat oleh Rasya diakhir kelulusannya, iapun binggung memilih antara Eva, Maria dan keluarganya?

Malam harinya masih ditempat yang sama dilangsungkan gala premiere,  semua pemain tampil di red carpet dengan anggun dan gagah, dalam balutan busana taxedo dan gaun malam, khususnya Whulandary Herman tampil cantik dan anggun dalam balutan busana karya designer Galih Prakasa.

Hadir juga beberapa nama yang sudah cukup dikenal fans pageants yaitu Artika Sari Devi Puteri Indonesia 2004, Liza Elly 1st runner up Puteri Indonesia 2011, Gresya Amanda Miss Supranational Indonesia 2015, Andi Natasha 2nd runner up Puteri Indonesia 2011, Kanty Widjaja 1st runner up Miss Earth Indonesia 2013, Hartono Hosea H2 Photography, Baim Imran, Anaz Khairunas (designer) , Kenny Austin Mister International Indonesia 2015, Della Dartyan aktris dan finalis Puteri Indonesia Banten 2013,  Francebook (MUA asal Philippines), Nila Veronica (finalis Puteri Indonesia 2013), Sephanie Yo (finalis Puteri Indonesia DKI 5) dan Non Dhera.

BT3

Beberapa pelaku pageants memberikan penilaian terhadap aktingnya Whulan, salah satunya Artika Sari Devi Puteri Indonesia 2004 yang mengaku sangat puas dengan aktingnya Whulan.

“Aktingnya sangat natural dan bagus sekali, saya paling suka saat adegan marah-marah, itu adalah karakter perempuan yang sangat kuat”

Dari kalangan model juga memberikan pendapatnya, salah satunya Kelly Tandiono aktris dan model yang juga sahabatnya, yang memberikan pujian difilm pertamanya Whulan dalam berakting. Semenatara itu para Whulanesia fans Whulandary juga memberikan opininya, “filmnya bagus banget, Whulan mainnya keren dan adegan terakhir aku sempat meneteskan air mata”. Bidadari Terakhir akan tayang serentak 10 September 2015 diseluruh bioskop Indonesia.

(is)

Comments

comments