Festival Jazz Kota Tua Jakarta Kembali Digelar

jazz1

Memasuki tahun kedua digelarnya Festival Jazz Kota Tua Jakarta yang diadakan tanggal 24 Oktober 2015, prescon conference diadakan pada hari jumat (23/10) di Museum Sejarah Fatahillah.

Turut hadir dalam prescon tersebut Dwiki Darmawan, Idang Rasjidi, Ivan Nestorman, Syahravi, Gilad Atzmon, Yarra dan Kamal Musallam.

“Hari ini adalah sejarah buat saya bermain dimusik Jazz, selama 24 tahun berkarya saya akan bermain musik sambil bernyanyi” ungkap Idang Rasjidi.

Acara dimulai selama 1 hari berlangaung dari jam 9 pagi sampai malam hari, diisi para musisi Jazz terkenal tanah air dan mancanegara, dengan mengambil tema “Musik Untuk Perdamaian”.

Jika tahun lalu diadakan diluar didepan pelataran museum Fatahillah, maka untuk tahun keduanya akan diadakan didalam museum Fatahillah, ini beralaskan untuk menghindari banyaknya kerumunan pkl yang berdampak kurang menarik untuk dilihat. Dengan perubahan ini bagi pengujung museum dipelatarab depan juga akan menikmati sajian musik Jazz dengan kehadiran layar screen.

Mereka adalah Dwiki Darmawan, Idang Rasjidi, Iga Mawarni, Balawan, Rieke Roslan, Tohpati, Riza Arshad, Ivan Nestorman, 4 Senar, Lana Nitibaskara, Ermy Kullit, Tesla Manaf, Ita Purnamasari, Gilad Atzmon (Inggris) dan Kamal Musallam (Palestina).

jazz

Tidak hanya musisi senior Jazz Kota Tua Jakarta menghadirkan musisi muda seperti Yarrra yang berusia 15 tahun dan akan merilis album pertamanya. Dan ada lagi Syahravi musisi muda yang baru berusia 18 tahun dan sudah merilis album pertamanya. Kehadirannya mereka di event Jazz ini adalah untuk menambah regenarsi penerus musik Jazz.

“Karena acara ini luar biasa banget, mengajak publik untuk kembali melihat museum” ujar Syahravi

Bagi Yarra yang mengidolakan Frank Sinatra, kesempatan ikut bermain di Festival Jazz Kota Tua adalah kesempatan yang sangat besar, “aku akan manfaatkan dan mengajak anak muda seusiaku untuk lebih mencintai musik Jazz dan melihat dari dekat museum” jawabnya singkat.

(is)

Comments

comments