Exclusive Interview : Yovita Iskandar Pemenang Best National Costume Miss Intercontinental 2015

Yovita-Iskandar

Lama tidak berjumpa dengan Indonesian Pageants, pada hari rabu (6/1) bertempat di kantor Eljohn Pageants, akhirnya IP bisa berjumpa dan ngobrol kembali dengan 1st runner up Miss Earth Indonesia 2015, peraih gelar Best National Costume Miss Intercontinental 2015 Yovita Iskandar.

Disela waktu senggangnya sebagai penyiar eljohn radio, Yovi biasa disapa berbagai cerita, tentang pengalaman mengikuti ajang Miss Intercontinental 2015 yang diselenggarakan di Jerman.

IP : Selamat siang Yovi, selamat ya sudah meraih best National Costume Miss Intercontinental 2015.
Yovita : Siang IP, terima kasih ya, aku juga banyak terima kasih sama IP juga yang banyak bantu share berita aku selama mengikuti Miss Intercontinental 2015.

IP : Bisa diceritakan pengalamannya selama dikarantina.
Yovita : Sangat menyenangkan, sebelum berangkat aku sempat sharing bersama Ilona Cecilia wakil Indonesia di Miss Intercontinental 2014, jika Ilona hanya di Hamburg, aku malah banyak keberbagai tempat Berlin, Frankfurt dan Hamburg.

IP : Selain itu dibawa kunjungan kemana aja
Yovita : Dibawa ke Christmas Market, itu juga taunya dari Miss Jerman sendiri yang kasih tau, viewnya bagus buat foto-foto, katanya datang agak pagi kalau siang ramai. Terus kita diomelin cheprone.

IP : Loh ko bisa ?
Yovita : Iya, saat lagi ngantri cheprone bilang kalau disini kalian harus fokus bukan selfie, lucunya lagi finalis ngantri banyak tuh, eh suaranya dikecengin biar kedengeran semua, bukannya didengerin mereka cuek, he he he.

IP : Yovita satu roommate dengan siapa dan bagaimana pergaulan kamu dengan sesama finalis.
Yovita : Aku satu roommate dengan Miss Korea Cho Ye Soul, kita berdua mirip, jika Cho putih sedangkan aku eksotik (jawabnya sambil tertawa, memperlihatkan kulitnya kecoklatan). Semua finalis aku memang bergaul, tapi ada negara yang tidak mau bergaul.

IP : Siapa dan negara mana ?
Yovita : Siapa lagi kalau bukan latinas IP, selain mereka bikin genk sendiri, kebanyakan dari mereka ga bisa bahasa Inggris.

IP : Banyak kendalanya dong dalam pergaulan.
Yovita : Iya, apalagi saat rehearsal mereka cuek dan suka-suka mereka.

IP jadi penasaran dan paham mendengar penjelasan Yovita mengenai genk Latinas, apalagi selama ini beredar kabar mereka suka menyendiri, dan itu ada sebabnya yaitu kendala bahasa Inggris.

IP : Lalu apa yang terjadi
Yovita : pas rehearsal kitakan dibagi perbenua, Asia, Eropa, Afrika, Amerika dan Amerika Latin. Semua benua tampil maju kedepan panggung, jalan sebentar langsung balik kebelakang, nah giliran latinas mereka maju kedepan panggung pose ala-ala berapa menit langsung kebelakang, koreografer lihat langsung negur, tapi mereka cuek. Koreografer marah dan bilang kalau malam final lagu dan musik ga kompak saya akan marahin kamu semuanya (melotot lihat latinas).

IP : Terus apa yang mereka lakukan, melihat koreografer marah?
Yovita : Mereka bilang “kita udah nunggu lama banget, terakhir lagi, ya ga masalah kalau pose”. Mereka sulit diatur, kebayang ga kalau terjadi di benua Eropa ada 20 finalis, bisa-bisa musik dan koreo berantakan.

IP : Lalu apa yang kamu lakukan
Yovita : Besoknya aku latihan dengan sebaik-baiknya.

IP : Ada pengalaman yang tidak dilupakan.
Yovita : Ada saat aku diruangan selesai acara, finalis yang lainnya ngajak aku buruan keluar, karena kebiasaan kalau keluar, aku geser kursi kedalam meja, nah ga sengaja disebelah aku ada panitia yang duduk, aku kirain orang lain, dia langsung bilang dan kasih dua jempol, attitude aku bagus, karena mau buru-buru, aku sambil tersenyum bilang terima kasih. Ga taunya orang tersebut salah satu dewan juri.

IP : Yovi tau ga kalau ada finalis yang ditahun sebelum tahun ini ikutan lagi.
Yovita : Filipina ya, siapa lagi kalau bukan, Christi Lynn McGarry 1st runner up Miss Intercontinental 2015.

IP : Yup benar, bagaimana tanggapan kamu.
Yovita : Tadinya aku kaget, karena aku berteman sama Christi dan aku coba nanya, dia bilang memang tahun 2010 dia ikut Miss Intercontinental masuk Top 10 dari agensi lain dan tahun 2015 dia ikut Binibining Pilipinas, dan terpilih menjadi wakil Filipina di Miss Intercontinental 2015, mereka ngabarin bahwa wakil Filipina pada tahun 2010 sudah pernah ikut dan tahun ini ikut lagi tapi dengan agensi yang berbeda dan panitia membolehkan. Tapi dia orangnya kuat loh.

IP : Kuat kenapa ?
Yovita : Waktu itu dia pernah terjatuh dari eskalator, lutut bawahnya lecet berwarna merah, saat itu lagi mau sesi photoshoot dan aku nawarin kasih betadine dia mau, setelah kering baru kasih pondation, kebetulan juga banyak finalis yang sakit minta obatnya keaku, karena aku bawa persedian obat.

IP : Menurut kamu ditahun 2015 perwakilan Filipina sukses diberbagi Beauty Pageants, kalau kamu bisa menilai apa kelebihan mereka dari negara lain, termasuk Indonesia.
Yovita : Persiapan dan Aura mereka, wakil mereka kenyang mengikuti pageants dan sebelum mengikuti ajang Nasional dan International, mereka terlebih dahulu ditraining masuk beauty çamp karena di dalamnya diajarkan banyak hal, dari pose, catwalk, Q&A. Di Indonesia belum ada seperti itu, jadi wajar kalau Filipina sukses diberbagai pageants, untuk Christi aku sudah prediksi dia akan berhasil dari benua Asia, persiapan sudah banyak dari tahun 2010, ya pastilah inginnya meraih lebih tinggi, dan Auranya ga bisa bohong, aku ketemu saat mau ke toilet, cantik dan berkarisma banget.

IP : Final Miss Intercontinental berdekatan dengan Miss World, Miss Universe hanya berselang satu hari, serta dibulan Desember ada juga Miss Supranational dan Miss Earth, apakah ada perbincangan sesama kontestan mengenai ajang tersebut.
Yovita : Ada, mereka (finalis) malah kepo, apalagi pas final Miss Earth, kita live streaming saat dimeja makan.

IP : Waktu itu ada IP Friends yang bertanya mengenài nama pemenang Miss Intercontinental berbau Islami apakah benar agamanya Islam.
Yovita : he he he, (jawabnya sambil tertawa) iya aku denger soal itu, menurut aku karena Valentina Rasulova berasal dari Rusia dan kebanyakan nama wanitanya berakhiran Va, seperti Ksenia Sukhinova Miss World 2008, sebenarnya dia ga muslim cuma namanya aja berakhiran Va.

IP : Bagaimana dengan pemenang tahun lalu asal Thailand yaitu Phataraporn Wang, apakah pernah ketemu?
Yovita : Oh Phataraporn Wang, pernah waktu itu kita ketemu disuatu acara, dianya nyamperin aku, “Banyak yang bilang saya mirip kamu”, kita saling lihat-lihatan dan mengangguk. Dan dia ngajak foto bareng duluan.

yovita iskandar-2

IP sangat bangga atas perjuangan wanita dengan tinggi diatas 180cm ini mengawali karier pageantsnya dengan mengikuti Koko Cici Jakarta ditahun 2013, selang setahun ia memantapkan untuk mengikuti Miss Earth Indonesia 2015, lewat perjuangan pantang menyerah, diet menurunkan berat badan hingga tercapai berat ideal Yovita meraih 1st runner up Miss Earth Indonesia 2015.

Walaupun tidak masuk Top 17 Miss Intercontinental namun ia pulang membawa gelar Best National Costume Miss Intercontinental 2015 dengan tema Dewi Dhurga Maha Kali  karya designer asal Bali yaitu Inggi  Indrayanan Kendran. Terima kasih Yovita atas prestasinya membanggakan Indonesia.

(is)

Comments

comments