Dewi Fashion Knights Penutup Jakarta Fashion Week 2015

dewi

Sebagai penutup dalam rangkaian Jakarta Fashion Week 2015, dipilihlah Dewi Fashion Knights, pagelaran fashion terbaik di Indonesia yang berlansung selama 7 hari dari tanggal 1 sampai dengan 7 November 2014, di Senayan City.

Dewi Fashion Knights muncul pertama kali diajang Jakarta Fashion Week dimulai tahun 2008, dalam penjelasannya oleh Ni Luh Sekar selaku Chief Community Officer (CCO) fashion editor dan beauty editor Dewi mengatakan ” Dalam Dewi Fashion Nights, majalah dewi memang bukan hanya berperan sebagai curator yang memilih disainer daman yang akan menampilkan karyanya, tapi kami juga berperan selayaknya pencari bakat yang akan terus menerus memindai kemunculan bakat-bakat baru agar dunia mode di Indonesia berkembang”.

A Journey To The World dipilih menjadi tema Dewi Fashion Knigths, para disainer yang terpilih diantaranya yaitu, Auguste Susastro mengambil tema Tsar Rusia, Nur Zahra membawa inspirasi kebudayaan masyarakat Indian Navajo, Priyo Oktaviano memberikan sentuhan keindahan hamparan benua Afrika, Sapto Djojokartiko membawa misteri perempuan diabad ke20 dan Vinora Ng menghadirkan ragam warna monokromatis di Arktik dan Antartika. Mereka terpilih karena mempunyai karakter, kulitas, inovasi, konsistensi, potensi dan mempunyai daya tarik pada pasar fashion.

Sebelum kehadiran Dewi Fashion Knights, tampil terlebih dahulu maestro Batik, Iwan Tirta Private Collection, didukung PermataBank Priority, mengambil motif Pisan Bali Manggar Latar Truntum yang terinspirasi dari filsafat kepemimpinan Jawa Kuno yaitu Hasta Brata yang mengadung delapan eleman alam, Bhumi (bumi, bijaksana), Surya (matahari, sumber kehidupan), Chandra (bulan, pemberi semangat), Angkasa (langit, ketulusan), Maruta (angin, berlaku adil), Samudra (laut, sejuk pemberi kasih), Dahana (api, ketegasan da wibawa) dan Kartika (bintang, penunjuk arah).

Dengan adanya Dewi Fashion Knights di Jakarta Fashion Week tiap tahunnya diharapakan bagi pecinta mode untuk terus mendukung dan mengapresiasi brand lokal, sehingga bisa berkembang dan mampu bersaing dengan brand international.

(is)

Comments

comments