Bunga Jelita Antara Salju, Miss Universe Dan Puteri Indonesia

bunga-jelita

Ditemui usai mengisi acara launching Uniqlo dan Lemaire musim semi/musim panas 2016, hari kamis (3/3) di The Ice Palace, Lotte Shopping Avenu, Jakarta.

Selain Bunga Jelita yang menjadi model ada juga Albern Sultan Lmen of the year 2013. Dalam kesempatan tersebut IP menanyakan pengalaman photoshoot dengan pihak Guess di Los Angeles, Amerika Serikat. Dengan semangatnya juara pertama Supermodel International 2011 inipun membagikan ceritanya selama di Amerika Serikat.

Sebagai pemenang Guess  Girl South East Asia 2015, Bunga tidak sendiri ia bersama dengan Lisa 1st runner up asal Singapura juga ikut selama pemotretan. Pengalaman kerja pertama keluar kenegeri, satu minggu disana yang Bunga rasakan pertama kali adalah bertemu dengan salju, ia langsung curhat dengan sang Mama.

“Aku sempat chat sama Mama dan bilang alhamdulillah Mah, Bunga perempuan paling beruntung bisa ketemu salju, pertama kali” jawabnya dengan mata berbinar.

Dibawah cuaca 10 drajat, Bunga melakukan sesi photoshoot untuk busana summer, disalah satu gudang Guess yang disulap menjadi studio pemotertan, usai photoshoot dengan tubuh kedinginan dan mengigil ia langsung menutupi tubuhnya dengan coat yang disediakan oleh panitia.

“Itu masih mending IP, pas aku photoshoot dengan busana Denny Wiryawan di Central Park, saat itu cuaca minus 5 derajat” ungkapnya

Usai photoshoot dengan Guess di Los Angeles, bulan Februari Bunga kembali photoshoot dengan designer Denny Wiryawan, kali ini Bunga bersama model senior Advina Ratnaningsih, pengalaman kedua ke Amerika Serikat, Bunga mengalami jetlag, sempat meriang dan masuk angin, setelah diatasi dengan minyak angin sudah mulai membaik.

Melihat sistem kerja sebagai seorang model sangatlah berbeda dengan sistem di Indonesia. Bekerja sebagai model di Amerika ada batasan waktunya lebih dari jam kerja akan dikenakan cash.

“Disana aku makeup jam setengah enam, disela-sela waktu gladi resik dan jam 8 fashion show, waktunya benar-benar on time” pungkasnya.

Bunga juga menjelaskan perbedaan sistem kerja sebagai model disana sangat professional, berbanding terbalik dengan yang di Indonesia, model datang pagi hari bisa jam empat atau lima pagi, sedangkan show bisa jam 1 siang atau sore hari jam 6.

“Model-model disana fresh banget, beda dengan kita disini datang pagi shownya siang atau sore hari” ujar wanita berkulit eksotis yang menjadi icon Indonesia Fashion Week 2016.

Satu pengalaman berharga yang ia dapatkan selain sistem kerja, dan kendala yang ada di Indonesia adalah bagian makeup artist, jika di Amerika Serikat makeup artist hanya menangani satu atau dua orang model, sebaliknya di Indonesia makeup artist bisa mengerjakan lebih dari dua orang model.

Sebagai anak muda Bunga juga peduli dengan keadaan Indonesia, wanita yang masih setia naik bajaj ini mengaku dilema melihat ketertiban dan kebersihan masyarat Indonesia dan dibanding luar negeri.

Ia tidak mau mencontohkan negara adikuasa Amerika Serikat dengan Indonesia, ia melihat negara paling dekat Malaysia, disana kebersihan terlihat dimana-mana. Satu kendala dimasyarat Indonesia adalah kesadarannya akan tertib kurang, iapun mencontohkan soal banyaknya pedagang pinggir jalan yang berjualan ditrotoar dan penyeberang jalan tidak pada tempatnya.

bunga

Selain membagikan cerita mengenai sistem kerja dan tata tertib kota, Bunga juga membagikan cerita seru saat ia dan Advina menyusuri  South Lake Tahoe.

“Saat itu aku sama kak Advina,  kami keluar dari rombongan, road trip dan sewa mobil, melihat danau luas banget, itu pengalaman paling seru” jawabnya dengan semangat.

Bunga juga hadir di New York Fashion Week 2016 dimana sebelum Pia Alonzo Wurztbach Miss Universe 2015 datang. Sayang karena memburu waktu ke acara lain, kesempatan berjumpa Pia tidak terjadi.

“Duh kalau aku tunggu sebentar aja bisa selfie bareng tuh” jawab Bunga dengan gemes.

Bunga tidak menyesal tidak bertemu dengan Pia, tetapi ia bahagia walaupun jauh dinegara orang, ia bisa menyaksikan secara langsung via streaming malam final Puteri Indonesia 2016 dan jagoannya menang.

“Aku memang jagoin Kezia Roslin, selamat ya menang”

(is)

Comments

comments