Bulan Terbelah Dilangit Amerika Film Terbaru Acha Septriasa Diakhir Tahun 2015

bulan-terbelah-dilangit-amerika

Setelah sukses dengan jumlah penonton dengan angka 1,8 juta untuk 99 Cahaya Dilangit Eropa ditahun 2014. Penghujung tahun 2015 Acha Septriasa, Abimana Aryasatya, Nino Fernandez, Rianti Cartwirght, Hannah AL Rasyid dengan sutradara Rizal Mantovani menghadirkan Bulan Terbelah Dilangit Amerika, film yang mengambil setting di New York dengan masa syuting berlangsung selama 45 hari dari bulan oktober hingga pertengahan november.

bulan-terbelah-dilangit-amerika-2

Bulan Terbelah Dilangit Amerika mengisahkan, seorang gadis muda keturunan Islam bernama Sarah Hussein yang mengirimkan email video ke Hanum (Acha Septriasa) seorang jurnalis muslim yang bekerja disebuah kantor berita di Wina. Video tersebut berjudul “Do you know my dad?”dan diberi tugas untuk menulis artikel provokatif oleh bos redaksi, berjudul “Apakah dunia lebih baik tanpa islam?”.

Menjawab tantangan tersebut Hanum harus bertemu dengan korban tragedi 911 di New York, Azima Hussein (Rianti Cartwright), seorang mualaf yang bekerja di sebuah museum, ibu dari Sarah Hussein. Sementara itu Rangga (Abimana Aryasatya) suaminya, mendapatkan tugas dari Profesornya untuk mewawancara seorang milyuner dan philantropi Amerika bernama Phillipus Brown. Rangga diminta untuk menemui Stefan (Nino Fernandez) dan kekasihnya Jasmine (Hannah Al Rasyid) yang berada di New York yang telah mengatur pertemuan eksklusif dengan Brown.

Ditemui bersama dengan KOPI Koalisi Online Pesona Indonesia, Desi Hafitah Fajar Putri Pariwisata Indonesia Jambi 2015 dan Febrianingsih Tumonglo Putri Pariwisata Indonesia Sulawesi barat 2014 pada hari kamis (3/12) bertempat dikantor Kabarindo, Gedung Sarinah, Jakarta, hadir pemain utamanya Acha Septriasa dan sang produser Yoen K dari rumah produksi Maxima Picture.

Dengan setelan kasual atasan memakai kemeja putih dan celana jeans, Acha tampil cantik dan santai menjelaskan, dari proses casting, syuting dan reading bersama lawan mainnya Abimana Aryasatya.

“Kami berdua diberi kebebasan oleh Rizal Mantovani, apalagi film Bulan Terbelah Dilangit Amerika adalah lanjutan dari 99 Cahaya Dilangit Eropa” jawab peraih piala citra Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 2012 dalam film Test Pack dan finalis Gadis Sampul 2004.

Selain diberikan kebebasan dalam mengasah akting mereka, Acha dan Abimana juga mendapatkn pujian dari Amien Rais, karena kemampuan keduanya dalam memerani Hanum dan Rangga, karena kedua karakter tersebut adalah anak dan menantu dari Amien Rais.

langit-terbelah-dilangit-amerika

Sementara itu sebagai produser film Yoen K mengaku kalau pembuatan film ini menghabiskan biaya 10M, memulai produksi film yang didirikan pada 9 Desember 2004, dari film Cinta Pertama, Bukan Bintang Biasa, Tali Pocong Perawan, Air Terjun Pengantin, Menculik Miyabi, Pupus, Tampan Tailor, 99 Cahaya Dilangit Eropa dan puncaknya akhir tahun ini Bulan Terbelah Dilangit Amerika.

“Membuat film itu kadang ada untung, kadang ada rugi, apalagi trend sekarang banyak produser film yang tiap pekannya berburu novel ketoko buku untuk mencari referensi untuk membuat film berikutnya” ungkapnya.

Sebagai produser film Yoen K mengaku hadirnya Bulan Terbelah Dilangit Amerika adalah keyakinannya dalam membuat film, bahwa masih ada film yang layak dan baik untuk dinikmati para pecinta film Indonesia, apalagi banyak unsur Islam yang patut kita dapatkan dari film tersebut, terutama dari cinta dan kemanusian, selain antara sesama dan dengan tuhannya.

Yoen K sangat tersentuh dengan novel karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra ini dikarenakan ada salah satu isi novel yang membuat hatinya bergetar yaitu terjadi proses muallaf seorang wanita ditanah eropa. Bulan Terbelah Dilangit Amerika (part1) akan hadir dan tayang sertak diseluruh bioskop Indonesia pada tanggal 17 Desember 2015.

(is)

Comments

comments