The Biggest “B” of All Time

miss-world-1950

Seandainya Marina Papaelia berkompetisi di Miss World saat internet dan YouTube sudah ada, video kelakuannya di pageant tersebut mungkin akan menjadi viral.

Marina Papaelia, gadis Mesir keturunan Yunani, yang saat berusia 22 tahun berkompetisi di Miss World 1953. Menurut Eric Morley, Marina adalah salah satu kontestan tercantik yang pernah ada di Miss World, dan dia pun pintar menyanyi serta fasih berbicara dalam 5 bahasa. Selama karantina Miss World, dia membuat sejumlah ulah yang membuat dia menjadi pusat perhatian, diantaranya :

1) Di malam pertama karantina, Marina “sukses” membuat teman sekamarnya dari Denmark, Ingrid Anderson, memohon-mohon pada panitia agar boleh pindah kamar karena tidak kuat dengan kata-kata kasar Marina. Tidak ada kontestan lain yang mau sekamar dengan Marina dan hingga akhir karantina, dia menguasai kamar hotelnya seorang diri.

2) Saat acara makan malam dengan sponsor, saat kontestan lainnya memakai baju sopan dan tertutup sesuai aturan panitia, Marina malah tampil dalam gaun dengan belahan dada yang terbuka sangat lebar. Dia juga mendadak naik ke panggung sendiri serta mulai menyanyi dan menari sehingga membuat kekacauan saat para tamu berebut mengerubungi panggung untuk melihat aksi Marina.

3) Sebelum sesi swimsuit di final, Marina sempat menangis histeris di backstage dan mogok tidak mau naik ke panggung karena marah setelah pada sesi evening gown, dia melihat para penonton memberikan tepuk tangan yang lebih meriah untuk wakil Perancis. Hanya setelah dia dibujuk oleh Eric Morley, barulah Marina mau tampil di sesi swimsuit.

4) Saat diumumkan sebagai 2nd Runner Up, Marina yang sudah kelewat pede bakal jadi juara, maju ke depan panggung dengan ekspresi muka yang sangat kecut. Dia juga mendadak pingsan di depan penonton sehingga membuat kegaduhan saat acara pengumuman juara.

5) Beberapa hari setelah final, saat diwawancara dan dimintai pendapatnya soal wakil Perancis, Denise Perrier, yang menjadi juara, Marina menjawab bahwa satu hal tentang Denise yang paling diingatnya adalah bahwa bau badan Denise yang tidak enak (“I theenk she steenk”).

(aw)

Comments

comments