Alessandra Usman Tampar Tatjana Saphira di Film I Am Hope

iamhope

Apa rasanya ditampar Alessandra Usman, Puteri Indonesia Pariwisata 2010 dan 2nd Runner Up Miss Asia Pasific World 2011 Korea, dan inilah jawaban dari Tatjana Saphira.

“Rasanya pastilah sakit, bukan hanya sekali tapi sampai 6 kali, tapi ya itu hanya akting” jawab wanita berwajah sendu ini.

Tatjana Saphira merasakan film I Am Hope sangatlah berbeda dengan peran difilm sebelumnya yang sangat ringan, difilm ini ia merasa tertantang dalam berakting dan memainkan karakter Mia.

Beradu akting dengan Tatjana Saphira sebagai pendatang baru didunia film, Alessandra Usman bisa disapa Ale, merasa terbantu dengan lawan main yang sudah banyak membintangi judul film. Tidak tanggung-tanggung difilm pertamanya Ale memerlukan observasi langsung berperan sebagai Maia, kerumah sakit dengan menjadi pejuang kanker atau cancer warrior.

iamhope-1

Dalam press screnning dan gala premiere I Am Hope, pada hari rabu (9/2) bertempat di Epicentrum, Kuningan hadir pemain Tatjana Saphira, Alessandra Usman, Kenes, produser Wulan Guritno, Janna Soekasah, Amanda Soekasah dan sutradara Adilla Dimitri.

I Am Hope dibuat dari kegelisahan tiga sahabat Wulan Guritno, Amanda dan Janna Soekasah, yang ingin menyumbangkan sesuatu namun bermanfaat dan bisa menjadi trend, akhirnya mereka berpikir bagaimana ide tersebut diutarakan kepada Ghea Panggabean designer ternama Indonesia yang juga ibu dari Amanda dan Janna.

Mendengarkan ide mereka, Ghea pun setuju dengan membuatkan karyanya yang terbuat dari kain Pelangi “jumputan” yaitu Gelang Harapan atau Bracelet of Hope. Awalnya Gelang Harapan dibuat hanya 25 buah dengan harga jual 100 ribu perpiece, perlahan penjualannya makin maju hingga sampai sekarang sudah 20 ribu yang membeli.

Semua hasil penjualan Gelang Harapan disumbangkan untuk keluarga dan penderita kanker. Dari ide tersebut maka ditahun 2014 di dirikan Yayasan Gelang Harapan, berawal dari Gelang Harapan, Wulan, Amanda dan Janna mulai merancang rencana bagaimana memberikan edukasi kepada masyarakat luas tentang bahaya penyakit kanker dan pengobatannya.

Maka pada tahun 2015 dibuatlah film I Am Hope dengan proses syuting dimulai pada bulan Juli, dengan mengambil syuting di Jakarta, dari Rumah Sakit sampai Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki.

“Kita membantu yang kita bisa, tidak hanya melalui Film saja rencananya kita juga akan membuat rumah singgah” jawab Wulan Guritno.

Perlu diketahui kanker tidak mengenal batas usia, tua, muda, balita, dari golongan tertentu, siapapun orangnya, dari kalangan mana pun bisa terkena penyakit kanker, solusinya adalah sering-sering memeriksan diri kerumah sakit, jika terdeteksi dini ada gejala maka akan mudah diobati dan selalu percayakan kepada ahlinya yaitu dokter.

Melalui film I Am Hope ini, Wulan mengharapakan masyarakat luas terutama se Indonesia, bisa awareness terhadap penyakit kanker, tahu bagaimana mencegah dan mengobatinya, karena kanker adalah penyakit pembunuh no.1 didunia.

I Am Hope menceritakan tentang Mia, seorang gadis yang divonis terkena kanker. Meski sakit, ia tetap ingin mewujudkan impiannya untuk membuat sebuah teater, Mia tidak sendiri ia selalu ditemani sang sahabat bernama Maia.

I Am Hope dibintangi Fachry Albar, Tatjana Saphira, Tio Pakusadewo, Alessandra Usman, Feby Fabyola, Ine Febrianti, Ariyo Wahab, Sophia Latjuba, Hamish Daud, Prisia Nasution, Kelly Tandiono, Shaloom Syahreza, Fauzi Baadila, Sandra Dewi dan Barli Asmara. Hadir juga soundtrack asik dari musisi RAN, Yura, Alexa dan Indri, akan tayang 18 Februari 2016 diseluruh bioskop Indonesia.

(is)