2 Oktober Hari Batik Nasional

BATIK8

“Saya cinta motif batik apalagi yang klasik, karena setiap motif batik itu ada arti dan filosopinya, itu yang menarik dimotif jawa”

Pada pagelaran di Jakarta Fashion & Food Festival 2015, Didi Budiardjo mengangkat motif Batik Pekalongan, batik yang dibuat oleh masyarakat pekalongan ini dikenal dengan batik pesisiran, memiliki ciri khas tersendiri baik motifnya yang terkenal yaitu Jlamprang, ragam hias Burung Hong, Buketan dan motif batik modern Jawa Hokoka, dengan mengambil tema Uri Uri

Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan malam pada kain itu dengan menggunakan alat canting, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan. Batik Indonesia, ada banyak ragamnya dari batik tulis higga cap, pada awalnya Batik berkembang dipulau Jawa sejak lama, perempuan-perempuan Jawa pada masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian.

Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia (Jawa) yang sampai saat ini masih ada. Kini Batik mengalami perkembangan yang sangat pesat, tidak hanya dipulau Jawa, Batik juga ada diberbagai daerah Indonesia. Di Indonesia batik sudah pula dikembangkan di Aceh dengan batik Aceh, Batik Cual di Riau, Batik Papua, Batik Sasirangan Kalimantan, dan Batik Minahasa.

Motifnya juga beragam ada motif Batik parang, geometri, tumbuhan, bunga, satwa dan ragam motif lainnya yang mengandung makna dan filosopi didalamnya.

Oleh karena itu UNESCO telah menetapkan Batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009. Kini setiap tanggal 2 Oktober seluruh bangsa Indonesia memperingati Hari Batik Nasional.

(is)

Comments

comments