Kolaborasi Fashion Show Terbaru Edward Hutabarat Memadukan Instalasi Bambu ala Rumah Minang, Keren!

senayan-city-2016

Menyambut hari kemerdekaan republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2016, yang jatuh tahun ke 71, Senayan City menghadirkan acara Glorify Indonesia. Acara ini diadakan 29 Juli -28 Agustus 2016. Menghadirkan ruang pamer instalasi bambu, kuliner, buku, film doumenter, fashion dan pameran fotografi tentang “Batik Journey” berkerjasama dengan Bekraf, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia.

Proses memilih Edward Hutabarat berawal saat Pak Very melihat akun Instagram Edward yang peduli dengan batik, dari situlah keinginan menghadirkan karya Edward di Senayan City.

Bagi Edward Hutabarat kehadirannya dalam Batik Journey secara di Senayan City, dikarenakan karena tempat tersebut dapat dijangkau berbagai lapisan masyarakat yang akan berkunjung, sehingga misinya memperkenalkan Batik sebagai mahakarya peradaban bisa dikenal masyarakat.

Dalam prescon hari senin (15/8) hadir Very Setiady (Ceo Senayan City), Triawan Munaf (pihak Bekraf), Edward Hutabarat (Designer) dan Joko Avianto . Dalam kata sambutannya Pak Triawan mengajak bangsa Indonesia lebih mencintai produk lokal .

Bagi Edward dalam mengolah Batik adalah sebuah peradaban yang sudah lama ada di Indonesia, batik baginya bukan fashion namun sebuah ritual yang diperlakukan dengan baik.

Motif Batik yang Edward hadirkan adalah motif Sawunggaling (Motif Ayam). Edward berkolaborasi dengan pengerajin Nurcahyo pengerajin asal Pekalongan, kolaborasi Batik motif bunga-bunga dengan Yamamoto, dan berkolaborasi dengan Joko Avianto designer instalasi bambu dengan motif Rumah Minang dengan menghadirkan 1.500 bambu. Rumah Minang ini akan menjadi tempat untuk runway pagelaran busana Batik karya Edward Hutabarat.

edward-hutabarat

Joko Avianto di tahun 2015 pernah menampilkan karya seninya di Frankfurter Kunstverein, Jerman. Dan press conference ditutup dengan pembagian buku Batik “The Backstage” dengan sampul baru “KENDURI”.

(is)

Comments

comments