Kinasih, Persembahan Terbaik Eddy Betty di JFFF Awards 2018

Puncak acara fashion show Jakarta Fashion Food Festival 2018 atau biasa disebut JFFF, berlangsung meriah dan istimewa, dengan menghadirkan desainer kenamaan Indonesia, Eddy Betty. Acara digelar pada Kamis, 26 April 2018 dan bertempat di ballroom Hotel Harris Convention, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pria kelahiran Jambi, 6 Juli 1970 ini mengelar show tunggal dengan mengangkat tema “Kinasih”. Tema ini terinspirasi dari frase “yang terkasih”. Frase ini dipilih karena menurut Eddy, memiliki makna yang luas, antara lain sebagai bentuk terima kasih kepada Tuhan, negara, kekasih dan sesama manusia.

Dalam pagelaran tersebut, Eddy Betty menghadirkan 38 karyanya yang terdiri atas 10 busana batik dan 28 kebaya. Eddy memberikan sentuhan bustier dalam busana yang ditampilkan. Selain itu, Eddy juga berkolaborasi dengan produsen batik kenamaan Indonesia yaitu Batik Sida Mukti. Motif cerah dan lembut ia hadirkan dengan harapan mampu mengikuti perkembangan tren mode saat ini.

Eddy Betty sendiri dikenal sebagai designer busana pertama yang menerapkan bahan tembus pandang sejenis tulle dengan tekhnik baru. Eddy Betty mulai menimba ilmu tata busananya pada Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budiharjo di tahun 1989. Ia kemudian melanjutkan sekolah mode berikutnya pada tahun 1989-1996 di 2 sekolah mode berbeda di Paris, Perancis, yaitu Fleuri de la Porte dan Chambre Syndicale de La Couture Parisienne.

Meskipun cukup lama berkiprah di dunia fashion tanah air, Eddy mengaku tidak setiap tahun ia mengelar fashion show. Namun untuk di JFFF 2018, ia mengelar show tunggal yang sangat ditunggu-tunggu para pecinta fashion dan kalangan industri mode tanah air.

Istimewanya lagi, selain mengelar show tunggalnya, Eddy Betty juga menerima penghargaan Fashion Icon Awards 2018 dari JFFF Awards 2018 sebagai tokoh designer yang mempopulerkan kebaya bustier untuk kategori Fashion Designer. Selain Eddy Betty ada 2 nama lagi yang menerima penghargaan, yaitu penghargaan Lifetime Achievement diberikan kepada Guruh Sukarno Putra sebagai tokoh pelopor koreografi yang mengkolaborasikan peragaan busana dengan musik dan tarian yang berbasis budaya. Penghargaan terakhir yaitu Fashion Industry dan Support, diberikan kepada Ira Duaty (model senior) sebagai tokoh pengisi suara dalam setiap peragaan busana Indonesia.

Ingin lihat keseruan JFFF Awards 2018, yuk intip link videonya disini.

Penulis : Irwansyah
Editor: Yasinta

Comments

comments