Eko Tjandra Desainer Selebriti dan Beauty Pageants

ekotjandra

Eko dan Tjandra adalah dua sosok pria dibalik label fashion Olanye by Eko Tjandra. Hadir dengan tampilan yang bersahaja, duo ini juga bercerita tentang terbentuknya Olanye.

Kedua pria ini mulanya adalah teman di lomba tarik suara TVRI. Pertemanan yang dimulai sejak 8 tahun lalu itu kemudian berkembang ke arah bisnis fashion karena baik Eko maupun Tjandra punya ketertarikan pada dunia fashion. Dalam kolaborasi profesional di Olanye, Eko berperan sebagai desainer koleksi sedangkan Tjandra bertugas dalam hal marketing.

Sebelum dikenal luas sebagai designer Beauty Pageants, Eko Tjandra lenih dahulu dikenal sebagai desainer untuk para selebiritis Indonesia. Beberapa rancangannya pernah dipakai Hudson, Vicky Shu, Melly Goeslaw, Mulan Jameela, Krisdayanti, Vina Panduwinata, Ayu Ting-ting, Sazkia Gothic, Asti Ananta, dan masih banyak lagi.

Pria asal Bojonegoro ini semakin serius untuk menggeluti dunia fashion sejak dirinya hijrah ke Jakarta. Eko dan Tjandra mendirikan Olanye pada awalnya bukan dikhususkan untuk kostum panggung, melainkan cocktail dress. Semua berubah sejak kostum panggung Olanye dipakai oleh Hudson yang saat itu menjadi peserta kontes Indonesia Mencari Bakat.

Ditemui di gallery dan workshop yang berada di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Indonesian Pageants berkesempatan bertemu dengan Mas Eko. Gallery dan workshop sangat berdekatan hanya berjarak dua rumah saja, di galeri terpajang hasil karya yang pernah dipakai dan mengharumkan nama Indonesia.

Ada best Evening Gown Miss Grand International 2014 yang dibawakan oleh Margenie Winarti Top 10 Miss Grand International 2014. Evening gown berwarna gold dengan material bahan lateks. Gaun ini sempat tiga kali berganti bahan dan warna, di percobaan ketiga Eko Tjandra merasa puas.

130

“Evening Gown ini kalau dilihat dari dekat biasa saja, namun saat terkena sorot lampu panggung langsung berubah menjadi warna gold”, jawabnya.

Kebetulan lagi evening gown mirip dengan logo Miss Grand International, dibalik ada kejadian yang unik, menurut EkoTjandra, sesaat sebelum malam final Miss Grand International 2014, Margenie Winarti sempat mendapatkan intimidasi dari seorang panitia yang meremehkan evening gown yang ia pakai dan bilang mirip pakaian senam.

Selain dipakai Miss Grand Indonesia, karya rancangannya pernah dipakai Puteri Indonesia, Putri Pariwisata Indonesia, Miss Earth Indonesia, Miss Scuba Indonesia dan Miss Tourism International Indonesia. Selain merancang Evening Gown EkoTjandra juga merancang national costume, beberapa pernah meraih best national costume di ajang kecantikan dunia.
Best National Costume Miss Scuba International 2013 di Malaysia dibawakan oleh Nadhira Suryadi Miss Scuba Indonesia 2013. National costume ini merupakan modifikasi budaya Sumatera Barat yakni Minangkabau.

cymera_20161107_172811

Kemudian Best National Costume Miss Scuba International 2014 di Malaysia dibawakan oleh Rima Saradiani Demensah (Miss Scuba Indonesia 2014). National costume tersebut modifikasi kostum Tapanuli Selatan-Sumatera Utara bertema “Batak Mandailing”.
Best National Costume Miss Earth 2014 region Asia dibawakan oleh Anissa Ananda Nusyirwan (Miss Earth Indonesia 2014). National costume ini merupakan modifikasi budaya Sumatera Barat dengan tema “The Glory Of Sparkling Minang”. Best National Costume Supermodel International 2014 dibawakan oleh Sophia Fionnita (Supermodel Indonesia 2014) dengan tema “The Enchanting Princess of Borneo”.

Best National Costume Miss Eco Universe 2016 dibawakan oleh Olvah Alhamid (Miss Eco Universe Indonesia 2016 dan Top 5 Puteri Indonesia 2015). Kostum ini mengambil tema Bird of Paradise dengan ragam makna di setiap elemen national costume tersebut. Headpiece melambangkan Honai rumah adat Papua, bagian sayapnya di kanan dan kiri dibuat panjang dengan ukuran sepanjang 1,25m. Busana yang Olvah pakai terbuat dari bahan berwarna dasar Gold melambangkan Papua yang kaya akan sumber daya alam. Bunga Anggrek hitam di bagian dada bagian kanan dan kiri, ingin memperkenalkan kepada dunia bahwa Anggrek hitam sebagai bunga termahal dan berasal dari Papua. Alat musik Tifa instrumen tradisional bagian kanan dan kiri pinggul dimana Papua kaya akan seni dan budaya. Burung Cenderawasih di tangan melambangkan kecantikan Papua, yang harus kita jaga dan lestarikan populasinya.

national-costume-olimpiade-rio-2016

Dan yang paling banyak menjadi perbincangan di sosial media baik di dalam negeri dan luar negeri adalah national costume untuk defile Indonesia pada parade pembukaan Olimpiade Rio 2016 di Brazil. Terinspirasi dari budaya Lampung, Eko Tjandra menghadrikan kebudayaan khas propinsi Lampung seperti kain tapis Lampung dan menara Siger pada aksesori di kepala. Busana ini dirancang dengan paduan warna mencolok seperti merah, hitam dan emas.

National costume untuk defile Indonesia tersebut mendapatkan pujian dari luar negeri, sebut saja, Ash Almond di akun @ashalmond. Dia menuliskan pertanyaan menarik, ‘Which country is to win the #OpeningCeremony best costumes gold medal? #Rio2016 Answer: Indonesia.

“Perkenalanku di dunia Beauty Pageants, berawal saat menjadi official Miss Scuba Indonesia 2013, setelah itu terus sampai sekarang dipercayakan untuk membuat evening goewn dan national costume untuk Beauty Pageants Indonesia” ungkapnya

Eko Tjandra terus berkarya dengan mengadakan pagelaran fashion show terakhir di Jogya Fashion Week 2016, di penghujung tahun 2016 tepatnya bulan Desember ia akan membuatkan evening gown dan national costume untuk Dikna Faradiba (Putri Pariwisata Indonesia 2015) yang akan mengikuti Miss Tourism International 2016 di Malaysia.

Ingin lihat exclusive interview Eko Tjandra desainer selebriti dan beauty pageants, yuk klik link videonya dibawah ini.

(is)

Comments

comments