Serunya Nobar Guru Bangsa : Tjokroaminoto Bersama Eljohn Pageant dan Koko Cici Jakarta

cumu3

Untuk kedua kalinya Koko Cici Jakarta mengadakan Nonton Bareng Film Nasional Indonesia, setelah tahun lalu nobar melalui film Soekarno, maka tahun ini nobar mengenai film Guru Bangsa: Tjokroaminoto yang diadakan di XXI Citraland, senin (13/4).

Dalam nobar tersebut turut dihadiri Koko Cici Jakarta, Johnnie Sugiarto founder Eljohn Pageant, Syarifah Fajri Putri Pariwisata Indonesia 2014, Yolanda Viyanditya 1st Ru Putri Pariwisata Indonesia 2014, Valentina Catton 2nd Ru Miss Earth Indonesia 2014, Ilona Cecilia Budiman Miss Intercontinental Indonesia 2014, Komunitas Tionghoa dan kehadiran pemain film Tanta Ginting yang berperan sebagai Soemaun.

cumu2

Mengisahkan perjalanan seorang Guru Bangsa yang bernama lengkap Raden Hadji Oemar Said Tjokroaminoto (Reza Rahadian), pahlawan nasional sekarang lebih dikenal dengan nama H.O.S Cokroaminoto, lahir Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, 16 Agustus 1882. Ia merupakan seorang pemimpin salah satu organisasi yaitu Sarekat Islam (SI)

Setelah lepas dari era tanam paksa di akhir tahun 1800, Hindia Belanda (Indonesia) memasuki babak baru yang berpengaruh ke kehidupan masyarakatnya. Yaitu dengan gerakan Politik Etis yang dilakukan oleh pemerintah Belanda. Tetapi kemiskinan masih banyak terjadi. Rakyat masih banyak yang belum mengenyam pendidikan dan kesenjangan sosial antar etnis dan kasta masih terlihat jelas.

Tjokro berjuang dengan membangun organisasi Sarekat Islam, organisasi resmi bumiputera pertama yang terbesar, sehingga bisa mencapai 2 juta anggota. Kepiawaiannya membawa Agus Salim (Ibnu Jamil) untuk bergabung dengannya, Ia berjuang untuk menyamakan hak dan martabat masyarakat bumiputera di awal 1900 yang terjajah. Perjuangan ini berbenih menjadi awal-awal lahirnya tokoh dan gerakan kebangsaan.

Tjokro yang intelektual, pandai bersiasat, mempunyai banyak keahlian, termasuk jago silat, ahli mesin dan hukum, penulis surat kabar yang kritis, orator ulung yang mampu menyihir ribuan orang dari mimbar pidato, membuat pemerintah Hindia Belanda khawatir, dan membuat mereka bertindak untuk menghambat laju gerak Sarekat Islam yang pesat.

Perjuangan Tjokro lewat organisasi Sarekat Islam untuk memberikan penyadaran masyarakat, dan mengangkat harkat dan martabat secara bersamaan, juga terancam oleh perpecahan dari dalam organisasi itu sendiri.

Sementara itu rumah Tjokro di Gang Peneleh, Surabaya. Di rumah sederhana yang berfungsi sebagai rumah kos yang di bina oleh istrinya, Suharsikin (Putri Ayudya), sebagai seorang isteri dengan memiliki 6 orang anak, Suharisikin tidak berdiam diri saja membantu sang suami dalam perjuangannya, ia pun berjualan kain batik yang dibantu simbok (Christine Hakim).

Ditempat lain pihak ada sosok Stella (Chelsea Islan) jurnalis wanita muda penuh semangat dan percaya diri, selalu menulis tentang kehebatan perjuangan Tjokroaminoto, namun binggung akan identitas dirinya.

Tjokro juga mempunyai banyak murid-murid muda yang pada akhirnya menetas, dan mempunyai jalan perjuangannya masing-masing, meneruskan cita-cita Tjokro yang mulia untuk mempunyai bangsa yang bermartabat, terdidik, dan sejahtera. Salah satu muridnya di Peneleh adalah Bapak Proklamator Indonesia, Soekarno (Deva Mahendra). Perjuangan Tjokro membuat pihak Hindia Belanda gerah, iapun ditangkap dan ditahan, namun dalam kegelisahannya ada satu kata yang selalu ia ucapkan “Hidjrah”.

Usai nobar Tanta Ginting yang berperan sebagai Soemaun mengatakan bahwa ada satu adegan yang membuat ia sangat emosional, “Saat adegan rapat anggota Sarekat Islam, itu sangat terbawa emosi sekali, bisa dibayangkan kejadian saat jaman itu, antara kondisi perekonomian rakyat dan politik benar-benar memanas”.

Nobar Tjokroaminoto memberikan pengalaman tersendiri bagi Syarifah Fajri Putri Pariwisata Indonesia 2014 dan Yolanda Viyanditya 1st Ru Putri Pariwisata Indonesia 2014 “Seru film ini membuka wawasan bagaimana seorang bapak bangsa membangun Indonesia dan pantas anak muda melihat film ini, karena kita tahu bagaimana perjuangan beliau”.

Tjokroaminoto dibintangi Reza Rahadian, Christine Hakim, Alex Abbad, Egi Fedly, Chelsea Islan, Maia Estianty, Alex Komang, Ibnu Jamil, Deva Mahendra, Tanta Ginting, Putri Ayudya (Top 10 dan Puteri Indonesia Intelegensia 2011), Sujiwo Tejo, Didi Petet, Christoffer Nelwan dan Arjan Onderdenwijngaard, dengan sutradara Garin Nugroho dan produser Christine Hakim, tayang 9 April 2015.

(is)

Comments

comments