Steven Valerian dan Agisha Febila Juara Pertama Putra Putri Batik Nusantara 2017

Malam puncak Putra Putri Batik Nusantara 2017 berlangsung Hari Sabtu, 25 November 2017 bertempat di Balairung Soesilo Soedarman, Kementrian Pariwisata.

Bertindak sebagai ketua panitia pelaksana acara yaitu Sydney Amanda Ramandita (Top 7 Putri Batik Nusantara 2011 yang juga finalis Puteri Indonesia 2014 wakil DKI Jakarta 6). PPBN 2017 diikuti lebih 200 peserta audisi dan terpilih 14 pasang finalis putra dan putri.

“Tahun ini banyak finalis yang kami saring dari berbagai provinsi di Indonesia. Ada dari Kalimantan, Sumatera, Sulawesi dan tentunya dari pulau Jawa”, jawab Sydney.

Karantina yang sudah berlangsung sejak 21 November ini diisi banyak rangkaian agenda, mulai dari sosial challenge bagaimana finalis membuat suatu project yang dikirimkan ke panitia, kisah batikku menceritakan batik dari tiap daerah finalis, kunjungan membatik di museum textil, dan tentunya malam bakat.

Acara malam final dibuka dengan perkenalan finalis satu persatu mengenakan batik casual asal Cirebon dari Danjyo Hijyoji. Dilanjutkan busana malam batik dari designer Raden Sirait.
Finalis dinilai para dewan juri yang terdiri dari: Musa Widyatmodjo (Designer), Tantie Koestantia (Pembina Ikatan Pecinta Batik Nusantara), Titiek Djoko (Yayasan Batik Indonesia), Rini Sanyoto (LSPR), Renitasari Adrian (Director of Djarum Foundation) dan DR. Jacky Mussry (Markplus).

Setelah selesai sesi fashion show, terpilih 7 finalis yang masuk ke dalam Top 7. Mereka satu persatu menjelaskan motif dan makna batik yang dipegang oleh user. Selanjutnya diumumkan babak final 3 besar, kembali di babak final ini finalis menjelaskan motif dan makna batik.

Tidak menunggu lama, dewan juri berunding dan mengumumkan pemenang Putra Putri Batik Nusantara 2017, jatuh kepada Steven Valerian (Jawa Timur) dan Agisha Febila (Jawa Barat), jawaban keduanya memukau dewan juri.

“Kami berdua tidak menyangka bisa menang. Ikut PPBN karena ingin belajar mengenai Batik. Kemenangan ini membuat kami sebagai anak muda untuk peduli dengan Batik, apalagi UNESCO sebentar lagi akan meninjau ulang pengakuan batik sebagai warisan budaya tak benda dari Indonesia”, jawab Steven dan Agisha.

Para pemenang Putra Putri Batik Nusantara 2017 mendapatkan hadiah uang tunai Rp. 50 Juta untuk pemenang pertama, Rp. 25 juta untuk pemenang kedua dan Rp. 15 juta untuk pemenang ketiga dan uang tunai senilai Rp. 10 juta untuk pemenang favorit, berbakat dan persahabatan.

Berikut hasil lengkap malam final Putra Putri Batik Nusantara 2017

Juara pertama : Steven Valerian (Jawa Timur) dan Agisha Febila (Jawa Barat)
Juara kedua: Abdy Azwar Sani (Banten) dan Yasmin Oktavia (Jawa Timur)
Juara ketiga : Dika Fadlika (Jawa Tengah) dan Tita Oxa Anggrea (Jawa Timur)

Top 7 Putra Putri Batik Nusantara 2017

Putra
Risyad Salman (Sumatera Utara)
Uzman Hilvan (DKI Jakarta)
Oki Fadjrin (Sumatera Barat)
Vanny Pujanagarana (Jawa Barat)

Putri
Mahligai Helyati (Kalimantan Selatan)
Cinthia Kusuma (Kalimantan Barat)
Kemala Febrian (DKI Jakarta)
Putrie Edialisha (Palembang)

Spesial Awards Putra Putri Batik Nusantara 2017.
– Berbakat : Abraham Deddy dan Reva Pradistira
– Persahabatan : Guguh Gumelar dan Norberta Yekti
– Favorite : Vanny Pujanagarana dan Mega Ayu Bunga Dewi
– Sosial Project : Risyad Salman dan Putrie Edialisha
– Cerita Batikku : Oki Fadjrin dan Agatha Ratna
– Challenge : Kelompok Hokokai


Penulis : Irwansyah
Editor: Aditiya Yasmin

Comments

comments